Koranindopos.com – JAKARTA -Sony resmi menghadirkan Sony FlexStrike, fight stick nirkabel pertama yang dirancang khusus untuk ekosistem PlayStation. Perangkat gaming terbaru ini meluncur secara global pada 6 Agustus 2026 dan menjadi salah satu aksesori paling dinantikan oleh para penggemar game fighting di seluruh dunia.
Dibanderol sekitar Rp4,2 juta di Indonesia, FlexStrike menawarkan pengalaman bermain layaknya mesin arcade atau “dingdong” dengan tingkat presisi tinggi, konektivitas berlatensi rendah, serta desain yang ditujukan untuk kebutuhan kompetitif di platform PlayStation 5 dan PC.
Sebelum resmi diperkenalkan ke publik dengan nama FlexStrike, perangkat ini dikenal melalui proyek internal Sony yang diberi kode nama Project Defiant. Setelah melalui proses pengembangan yang cukup panjang, Sony akhirnya menghadirkan produk tersebut sebagai solusi bagi pemain game fighting yang menginginkan kontrol lebih akurat dibandingkan gamepad konvensional.
FlexStrike hadir dengan bentuk persegi panjang datar yang mengingatkan pada panel arcade klasik. Tata letak ini dirancang agar memberikan kenyamanan sekaligus respons yang cepat saat memainkan berbagai judul game fighting populer.
Sony menempatkan joystick mekanis di sisi kiri dan deretan tombol aksi di sisi kanan, mengikuti konsep kontrol arcade yang telah lama digunakan dalam kompetisi game fighting profesional.
Meski mengadopsi tata letak tombol yang terinspirasi dari kontroler DualSense, jarak antar tombol dibuat lebih luas untuk memudahkan pemain melakukan kombinasi serangan, kombo, maupun gerakan khusus dengan cepat dan akurat.
Desain ergonomis tersebut menjadikan FlexStrike sebagai perangkat yang cocok bagi pemain kasual maupun atlet esports yang membutuhkan kontrol presisi dalam pertandingan kompetitif.
Salah satu keunggulan utama Sony FlexStrike adalah dukungan konektivitas ganda yang memberikan fleksibilitas bagi pengguna.
Perangkat ini mendukung teknologi PlayStation Link wireless yang menawarkan latensi sangat rendah sehingga respons kontrol dapat terasa hampir seketika saat bermain. Teknologi tersebut menjadi faktor penting dalam game fighting yang sangat mengandalkan ketepatan waktu dan kecepatan input.
Bagi pemain yang menginginkan kestabilan maksimal, Sony juga menyediakan koneksi kabel melalui USB-C. Opsi ini memungkinkan pengguna mendapatkan performa optimal tanpa khawatir gangguan sinyal selama bermain.
Tidak hanya mengandalkan koneksi nirkabel, FlexStrike juga dibekali baterai isi ulang yang memungkinkan pengguna bermain tanpa harus terus terhubung ke kabel.
Fitur ini memberikan kebebasan lebih bagi pemain untuk menggunakan perangkat di berbagai lokasi, baik saat bermain di rumah, mengikuti turnamen, maupun menghadiri acara komunitas game.
Kehadiran Sony FlexStrike menunjukkan keseriusan PlayStation dalam mendukung komunitas fighting game yang terus berkembang. Dengan kombinasi joystick mekanis berkualitas, tombol responsif, konektivitas ultra-low latency, serta kompatibilitas dengan PS5 dan PC, perangkat ini diharapkan mampu memenuhi kebutuhan para pemain yang mengutamakan performa dan akurasi.
Dengan harga sekitar Rp4,2 juta, Sony FlexStrike menawarkan pengalaman bermain ala arcade modern yang memadukan teknologi terbaru dengan desain klasik yang telah lama menjadi favorit para penggemar game fighting. Kehadirannya sekaligus menandai langkah baru PlayStation dalam menghadirkan aksesori premium bagi gamer kompetitif di seluruh dunia.(dhil)










