Minggu, 21 Juni 2026
  • Masuk
Indopos
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Indopos
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Olahraga
  • Opini
  • More
Home Kesehatan

Suka Minum Air Kelapa? 6 Kelompok Ini Justru Harus Batasi Konsumsinya

Editor : Hanasa oleh Editor : Hanasa
18 September 2025
in Kesehatan
A A
0
air kelapa

Foto: Getty Images/iStockphoto/PitchyPix

Share on FacebookShare on Twitter

Artikel Terkait

Bersama Menjaga Senyum Anak Indonesia, Ratusan Siswa SLB Dapatkan Pemeriksaan Gigi Gratis

Targetkan 5.000 Peserta di Tengah Tren Lari yang Terus Meningkat, BrookFarm Almond Run 2026 Digelar 23 Agustus di GBK

BMKG Prediksi Puncak Musim Kemarau Terjadi Juli-September 2026, Masyarakat Diminta Waspada

koranindopos.com, JAKARTA – Air kelapa memang menyehatkan, tapi tidak semua orang cocok mengonsumsinya secara rutin. 6 kelompok orang ini, misalnya, disarankan membatasi asupan air kelapa.
Air kelapa terkenal sebagai salah satu sumber hidrasi menyehatkan, disamping air putih, teh, ataupun kopi. Rasanya yang manis sedikit gurih membuat banyak orang pilih minum air kelapa sehari-hari.

Air kelapa juga punya banyak manfaat kesehatan. Salah satunya menjaga keseimbangan elektrolit berkat kandungan kalium, natrium, dan magnesium di dalamnya.

Air kelapa juga merupakan sumber antioksidan alami yang bantu melindungi sel-sel tubuh dari kerusakan akibat radikal bebas. Meminumnya turut berkhasiat meningkatkan energi dalam waktu singkat karena kandungan karbohidrat alaminya.

Namun, tak semua orang cocok minum air kelapa sehari-hari. Beberapa bakal merasakan efek samping akibat intoleransi, seperti kembung, mual, nyeri perut, dan diare.

Hal ini bisa disebabkan kandungan gula alami atau elektrolit pada air kelapa yang sulit dicerna beberapa orang. Berikut 6 kelompok orang yang perlu membatasi konsumsi air kelapa:

1. Penderita gangguan ginjal

Dikutip dari Economic Times (1/8/2025), air kelapa kaya akan kalium yang dapat menjadi masalah bagi penderita penyakit ginjal kronis (PGK). Ketika ginjal terganggu, ginjal akan kesulitan menyaring kelebihan kalium yang berpotensi menyebabkan hiperkalemia.

Kondisi tidak seimbangnya elektrolit tersebut dapat menyebabkan kelelahan, detak jantung tidak teratur, dan bahkan komplikasi jantung. Bagi penderita tersebut, minum air kelapa dapat memperburuk kondisi mereka.

2. Orang dengan tekanan darah rendah

Jika tekanan darah sudah rendah, maka kamu tidak disarankan minum air kelapa. Sebab secara alami konsumsi air kelapa dapat menurunkan tekanan darah akibat kandungan elektrolitnya, terutama kalium.

Mengonsumsinya secara teratur dapat menyebabkan gejala seperti pusing, pingsan, atau penglihatan kabur, terutama jika dikombinasikan dengan obat tekanan darah. Jadi, mereka yang punya tekanan darah rendah disarankan berhati-hati jika ingin minum air kelapa secara teratur.

3. Penderita diabetes

Meskipun sifatnya alami, air kelapa mengandung gula yang dapat meningkatkan kadar glukosa darah. Penderita diabetes, terutama yang menggunakan insulin atau obat oral, harus berhati-hati.

Konsumsi air kelapa berlebihan dapat mengganggu kontrol gula darah dan efektivitas obat. Karena itu, penderita diabetes dianjurkan selalu periksa kadar gula darah setelah mengonsumsi air kelapa dan batasi asupan hingga jumlah kecil jika disarankan oleh dokter atau ahli gizi.

4. Pengidap alergi kacang

Meskipun tergolong buah, kelapa terkadang dianggap sebagai alergen kacang pohon, seperti almond, walnut, mete, hazelnut, dan pistachio. Orang dengan alergi kacang pohon mungkin bereaksi jika minum air kelapa. Gejalanya antara lain ruam kulit, masalah pencernaan, atau dalam kasus yang jarang terjadi, anafilaksis.

Penting untuk memastikan kamu alergi atau tidak terhadap kelapa. Caranya dengan melakukan tes alergi atau konsultasi pada pakar kesehatan.

5. Atlet

Air kelapa memang bagus dikonsumsi usai olahraga, tapi tidak untuk atlet dengan daya tahan tinggi. Konsumsinya mungkin akan kurang efektif.

Meskipun mengandung kalium, air kelapa kekurangan natrium, elektrolit esensial yang hilang saat berkeringat deras. Ketidakseimbangan ini dapat menyebabkan kram atau hiponatremia. Jika kamu seorang atlet, maka pilihlah minuman rehidrasi seimbang yang mengandung natrium dan karbohidrat setelah latihan fisik.

6. Orang yang jalani diet rendah natrium

Beberapa merek air kelapa komersial menambahkan natrium untuk rasa atau pengawet. Karena itu, penderita hipertensi, penyakit jantung, atau masalah hati yang menjalani diet rendah natrium harus membaca label dengan saksama.

Bahkan air kelapa alami pun mengandung sedikit natrium dan mungkin tidak ideal untuk semua orang. Konsultasikan dengan ahli gizi untuk mengetahui apa yang aman untuk kondisi tubuhmu. (detikHealth/sh)

Topik: Air Kelapa

TerkaitBerita

Bersama Menjaga Senyum Anak Indonesia, Ratusan Siswa SLB Dapatkan Pemeriksaan Gigi Gratis
Kesehatan

Bersama Menjaga Senyum Anak Indonesia, Ratusan Siswa SLB Dapatkan Pemeriksaan Gigi Gratis

oleh Editor : Affandy
20 Juni 2026
Targetkan 5.000 Peserta di Tengah Tren Lari yang Terus Meningkat, BrookFarm Almond Run 2026 Digelar 23 Agustus di GBK
Kesehatan

Targetkan 5.000 Peserta di Tengah Tren Lari yang Terus Meningkat, BrookFarm Almond Run 2026 Digelar 23 Agustus di GBK

oleh Editor : Affandy
18 Juni 2026
BMKG Prediksi Puncak Musim Kemarau Terjadi Juli-September 2026, Masyarakat Diminta Waspada
Kesehatan

BMKG Prediksi Puncak Musim Kemarau Terjadi Juli-September 2026, Masyarakat Diminta Waspada

oleh Editor : Affandy
18 Juni 2026
Anniversary ke-4, MORAZEN Yogyakarta Gelar Program Kesehatan untuk Masyarakat dan Mitra
Kesehatan

Anniversary ke-4, MORAZEN Yogyakarta Gelar Program Kesehatan untuk Masyarakat dan Mitra

oleh Editor : Hana
18 Juni 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bank Jakarta

Direkomendasikan

Saatnya Mahasiswa Kembali Membahas Arah Pembangunan Indonesia

Saatnya Mahasiswa Kembali Membahas Arah Pembangunan Indonesia

21 Juni 2026
Jakarta Masuk 53 Kota Terbaik Dunia 2026, Rano Karno: Jadi Pemacu Semangat untuk Terus Berbenah

Jakarta Masuk 53 Kota Terbaik Dunia 2026, Rano Karno: Jadi Pemacu Semangat untuk Terus Berbenah

21 Juni 2026
iOS 27 Hadirkan Fitur Baru, Volume Alarm iPhone Kini Bisa Diatur Terpisah dari Nada Dering

iOS 27 Hadirkan Fitur Baru, Volume Alarm iPhone Kini Bisa Diatur Terpisah dari Nada Dering

21 Juni 2026
Iran Mulai Ekspor 20 Juta Barel Minyak, Harga Minyak Dunia Langsung Turun

Iran Mulai Ekspor 20 Juta Barel Minyak, Harga Minyak Dunia Langsung Turun

21 Juni 2026

Terpopuler

  • Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    3508 shares
    Share 1403 Tweet 877
  • Mayoritas Menteri Disentil Presiden, Menag Ingatkan Bawahannya Membeli Produk Dalam Negeri

    432 shares
    Share 173 Tweet 108
  • Satu Pelari Meninggal di BTN Jakarta International Marathon 2026, Risiko Lomba Jarak Jauh Kembali Jadi Sorotan

    313 shares
    Share 125 Tweet 78
  • Konsumen Protes Modernland Cilejit, Progres Podomoro Tenjo Signifikan

    370 shares
    Share 148 Tweet 93
  • Jetour T1 i-DM Resmi Meluncur di Indonesia, SUV Plug-in Hybrid Siap Tantang Kompetitor di Segmen Urban Adventure

    310 shares
    Share 124 Tweet 78
  • Tentang Kami
  • Redaksi Indopos
  • Pedoman Media Siber
  • Sitemap
Kontak Kami : 0899 064 8218

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya