Kamis, 18 Juni 2026
  • Masuk
Indopos
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Indopos
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Olahraga
  • Opini
  • More
Home Seni dan Budaya

Tarian Soya-Soya, Warisan Budaya Maluku Utara yang Sarat Semangat Kepahlawanan

Editor : Affandy oleh Editor : Affandy
22 November 2025
in Seni dan Budaya, Pendidikan
A A
0
Tarian Soya-Soya

Sejumlah penari sanggar Fonyira Tidore menampilkan tarian Soya-soya pada penyambutan ahli waris Pahlawan Nasional di Kelurahan Tuguwaji Kota Tidore, Kamis (20/11/2025). Soya-soya merupakan tarian perang yang dibawakan penari pria dengan berpakaian prajurit kesultanan menggunakan perisai serta ngana-ngana. MC Tidore/Nhanu Tosofu

Share on FacebookShare on Twitter

koranindopos.com – Jakrta. Tarian Soya-Soya kembali menjadi perhatian publik sebagai salah satu warisan budaya Maluku Utara yang kaya akan nilai sejarah dan semangat kepahlawanan. Tarian tradisional ini berasal dari Kesultanan Ternate dan telah diwariskan turun-temurun sebagai simbol keberanian para prajurit dalam mempertahankan tanah kelahiran.

Soya-Soya awalnya merupakan tarian perang. Dalam sejarahnya, tarian ini diciptakan pada masa Sultan Baabullah pada abad ke-16 untuk menyambut para prajurit yang kembali dari medan perjuangan. Gerakan-gerakannya yang dinamis, tegas, dan penuh energi mencerminkan kegigihan serta tekad kuat para pejuang Ternate dalam mengusir penjajah.

Biasanya, tarian ini dibawakan oleh sekelompok penari laki-laki, meski saat ini perempuan juga banyak ikut menarikan. Para penari mengenakan busana khas prajurit dengan ikat kepala merah, pakaian serba hitam, serta membawa pedang atau tongkat kayu sebagai simbol senjata. Musik pengiringnya menggunakan tifa dan gong yang dimainkan dengan ritme cepat, memperkuat kesan heroik dan membangkitkan adrenalin.

Makna “Soya-soya” sendiri sering dihubungkan dengan seruan semangat dan ajakan untuk terus berjuang. Karena itu, tarian ini kerap ditampilkan dalam berbagai acara adat, penyambutan tamu kehormatan, festival budaya, hingga perayaan Hari Kemerdekaan di Maluku Utara. Kehadirannya memberikan nuansa megah sekaligus mengingatkan masyarakat pada nilai-nilai perjuangan dan persatuan.

Artikel Terkait

80 Jejak Asrul Sani Tersimpan di Perpusnas, Dari Buku hingga Rekaman Audio

Dies Natalis ke-12 Jadi Momen i3L Perluas Peran di Dunia Pendidikan dan Riset

Pergelaran Amal GITA CITRA CITA Satukan Seni dan Kepedulian untuk Anak Pejuang Kanker

Selain bernilai estetika, Tarian Soya-Soya juga menjadi medium pelestarian identitas budaya bagi masyarakat Maluku Utara. Pemerintah daerah bersama para budayawan terus mendorong regenerasi penari muda melalui sanggar-sanggar seni dan kegiatan sekolah, agar tarian ini tetap hidup dan dikenal luas oleh generasi selanjutnya.

Dengan karakter kuat dan filosofi yang mendalam, tarian Soya-Soya tidak hanya sekadar pertunjukan seni, tetapi juga simbol kejayaan sejarah, keberanian, dan kecintaan masyarakat Ternate terhadap tanah leluhur mereka. Tarian ini kini menjadi salah satu ikon budaya Maluku Utara yang memperkaya khazanah seni tradisional Indonesia. (dni)

Topik: Tarian Soya-Soya

TerkaitBerita

80 Jejak Asrul Sani Tersimpan di Perpusnas, Dari Buku hingga Rekaman Audio
Seni dan Budaya

80 Jejak Asrul Sani Tersimpan di Perpusnas, Dari Buku hingga Rekaman Audio

oleh Editor : Akula
9 Juni 2026
Dies Natalis ke-12 Jadi Momen i3L Perluas Peran di Dunia Pendidikan dan Riset
Nasional

Dies Natalis ke-12 Jadi Momen i3L Perluas Peran di Dunia Pendidikan dan Riset

oleh Editor : Akula
27 Mei 2026
GITA CITRA CITA
Seni dan Budaya

Pergelaran Amal GITA CITRA CITA Satukan Seni dan Kepedulian untuk Anak Pejuang Kanker

oleh Editor : Hana
21 Mei 2026
Perpustakaan Baru Cilegon Diharapkan Jadi Pusat Penggerak Literasi Warga
Nasional

Perpustakaan Baru Cilegon Diharapkan Jadi Pusat Penggerak Literasi Warga

oleh Editor : Akula
20 Mei 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bank Jakarta

Direkomendasikan

Jelang Periode Libur Sekolah, Jasa Marga Intensifkan Preservasi Rutin dan Preventif Ruas Jalan Tol 

Jelang Periode Libur Sekolah, Jasa Marga Intensifkan Preservasi Rutin dan Preventif Ruas Jalan Tol 

18 Juni 2026
Peran Generasi Muda dalam Memodernisasi Pertanian di Era Digital

Peran Generasi Muda dalam Memodernisasi Pertanian di Era Digital

18 Juni 2026
Ditjen Dikti Buka Magang 2026 Batch 3, Mahasiswa Bisa Daftar untuk Berbagai Posisi Strategis

Ditjen Dikti Buka Magang 2026 Batch 3, Mahasiswa Bisa Daftar untuk Berbagai Posisi Strategis

18 Juni 2026
BMKG Prediksi Puncak Musim Kemarau Terjadi Juli-September 2026, Masyarakat Diminta Waspada

BMKG Prediksi Puncak Musim Kemarau Terjadi Juli-September 2026, Masyarakat Diminta Waspada

18 Juni 2026

Terpopuler

  • Isuzu Panther Mini, Legenda MPV Diesel yang Kembali Hadir dengan Mesin Tangguh dan Hemat BBM

    Isuzu Panther Mini, Legenda MPV Diesel yang Kembali Hadir dengan Mesin Tangguh dan Hemat BBM

    498 shares
    Share 199 Tweet 125
  • Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    3499 shares
    Share 1400 Tweet 875
  • Mayoritas Menteri Disentil Presiden, Menag Ingatkan Bawahannya Membeli Produk Dalam Negeri

    424 shares
    Share 170 Tweet 106
  • Angka Kematian Ibu di Indonesia Tertinggi Se-Asia Tenggara

    331 shares
    Share 132 Tweet 83
  • Satu Pelari Meninggal di BTN Jakarta International Marathon 2026, Risiko Lomba Jarak Jauh Kembali Jadi Sorotan

    312 shares
    Share 125 Tweet 78
  • Tentang Kami
  • Redaksi Indopos
  • Pedoman Media Siber
  • Sitemap
Kontak Kami : 0899 064 8218

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya