Minggu, 5 Juli 2026
  • Masuk
Indopos
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Indopos
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Olahraga
  • Opini
  • More
Home Ekonomi

Telapak Ungkap Dampak Sosial dan Lingkungan di Industri Hutan dan Pertambangan Nikel

Editor : Akula oleh Editor : Akula
29 November 2023
in Ekonomi, Bisnis
A A
0
Telapak Ungkap Dampak Sosial dan Lingkungan di Industri Hutan dan Pertambangan Nikel
Share on FacebookShare on Twitter

Koranindopos.com – Jakarta. Perkumpulan Telapak, dalam periode September 2022 hingga Agustus 2023, telah menjalankan serangkaian kunjungan lapangan dan kajian dampak sosial serta lingkungan terhadap perusahaan-perusahaan di sektor hutan dan pertambangan di Provinsi Kalimantan Timur, Kalimantan Tengah, dan Maluku Utara. Fokus utama kajian ini adalah terhadap PT. TMK dan PT. TCG, dua perusahaan HPH di bawah naungan Grup Indika Energi.

Dalam kajian dampak sosial dan lingkungan atas operasional PT. TMK dan PT. TCG, Telapak mengidentifikasi sejumlah konflik dengan masyarakat desa di sekitar wilayah konsesi. Konflik meliputi masalah tata batas wilayah, hak pemanfaatan hasil hutan non-kayu, perburuan satwa, dan hak kelola lahan. Sebagai respons, Telapak melakukan kajian awal, pemetaan wilayah, dan menggalakkan upaya penguatan kapasitas masyarakat desa. Upaya yang dilakukan juga termasuk pembentukan kelembagaan ekonomi produktif seperti koperasi produsen.

Khusus untuk PT. TBP, Telapak mengirimkan tim kajian untuk meneliti dugaan pencemaran laut dan dampak lingkungan lainnya. Hasilnya menyatakan tidak ditemukan pembuangan limbah tailing ke laut. Meskipun demikian, Telapak memberikan saran untuk optimalisasi metode pengolahan limbah dan perlindungan sumber air baku. Selain itu, mereka menilai upaya reklamasi lahan dan tanggung jawab sosial perusahaan, tetapi memberikan catatan terkait pendekatan yang terkesan “belas kasihan” dan perlunya perluasan cakupan kegiatan sosial ekonomi.

IMG 20231129 WA0027 scaled - Telapak Ungkap Dampak Sosial dan Lingkungan di Industri Hutan dan Pertambangan Nikel

Artikel Terkait

Malahayati Konsultan Beri Edukasi Rutin Tentang Bahaya Pinjol

Menkeu Purbaya Tinjau Program MBG di Jawa Tengah, Diklaim Ciptakan Lebih dari 193 Ribu Lapangan Kerja

Astra Property Resmikan Arumaya Financial Center, Pionir Kantor Premium Berbasis Work-life Integration

Dalam konteks PT. TBP, Telapak mencatat bahwa perusahaan ini menjadi sorotan berbagai pihak. Dugaan pencemaran laut, penggunaan bahan bakar fosil yang besar, dan dampak banjir menarik perhatian. Namun, setelah kajian lapangan yang dilakukan pada September 2023, Telapak menyimpulkan bahwa PT. TBP sudah menerapkan teknologi sesuai standar, seperti DSTF (Dry Stack Tailing Facility) dan CEMS (Continuous Emissions Monitoring System). Meski demikian, Telapak memberikan saran untuk meningkatkan pemantauan kualitas air dan memperluas jenis tanaman pada kegiatan reklamasi.

Sebagai penutup, Perkumpulan Telapak mengharapkan bahwa kajian sosial ini dapat memberikan kontribusi positif dalam meningkatkan transparansi dan akuntabilitas perusahaan-perusahaan nikel di Indonesia. Melalui kerjasama antara pemerintah, perusahaan, dan masyarakat, diharapkan dapat tercipta keselarasan antara aktivitas industri, pelestarian lingkungan, dan kesejahteraan masyarakat.

Topik: Telapak

TerkaitBerita

EDUKASI RUTIN: CEO PT Malahayati Nusantara Raya Ahmad Maulana Wijaya (kedua dari kanan) memberikan penjelasan tentang bahaya pinjaman online. (FOTO: WAYTRI/KORANINDOPOS.COM)
Ekonomi

Malahayati Konsultan Beri Edukasi Rutin Tentang Bahaya Pinjol

oleh Editor : Memoarto
4 Juli 2026
Menkeu Purbaya Tinjau Program MBG di Jawa Tengah, Diklaim Ciptakan Lebih dari 193 Ribu Lapangan Kerja
Ekonomi

Menkeu Purbaya Tinjau Program MBG di Jawa Tengah, Diklaim Ciptakan Lebih dari 193 Ribu Lapangan Kerja

oleh Editor : Affandy
4 Juli 2026
Astra Property Resmikan Arumaya Financial Center, Pionir Kantor Premium Berbasis Work-life Integration
Properti

Astra Property Resmikan Arumaya Financial Center, Pionir Kantor Premium Berbasis Work-life Integration

oleh Editor : Doe
3 Juli 2026
Pegadaian dan Universitas Andalas Perkuat Kesiapsiagaan Masyarakat Melalui Riset Mitigasi Gempa dan Tsunami
Bisnis

Pegadaian dan Universitas Andalas Perkuat Kesiapsiagaan Masyarakat Melalui Riset Mitigasi Gempa dan Tsunami

oleh Editor : Anggoro
3 Juli 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bank Jakarta

Direkomendasikan

URUS PASPOR: Peserta CFD memanfaatkan layanan PASPORIA dari Kantor Imigrasi Soekarno-Hatta di kawasan Car Free Day Sudirman, Jakarta Selatan, beberaa Waktu lalu. (Sumber: indonesiaberdaulat.com/Imigrasi Soetta)

Yuk! Bikin Paspor Sambil Menikmati CFD Minggu Pagi

5 Juli 2026
Menaker Perkuat Kolaborasi dengan Industri KEK Mandalika melalui MagangHub dan Pelatihan Vokasi

Menaker Perkuat Kolaborasi dengan Industri KEK Mandalika melalui MagangHub dan Pelatihan Vokasi

4 Juli 2026
Bamsoet MPR RI

Bamsoet: KUHP Baru Perkuat Akuntabilitas Korporasi dan Persempit Ruang Kejahatan Ekonomi

4 Juli 2026
BULOG Dukung Gerakan Tanam Padi Serentak di Kawasan Cetak Sawah Merauke

BULOG Dukung Gerakan Tanam Padi Serentak di Kawasan Cetak Sawah Merauke

4 Juli 2026

Terpopuler

  • Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    3707 shares
    Share 1483 Tweet 927
  • Mayoritas Menteri Disentil Presiden, Menag Ingatkan Bawahannya Membeli Produk Dalam Negeri

    483 shares
    Share 193 Tweet 121
  • PPG Prajabatan 2026 Dibuka Juni: 10.000 Kuota, Link Daftar & Syarat Guru Honorer

    323 shares
    Share 129 Tweet 81
  • Konsistensi Jaga Keamanan Pangan Jemaah Haji, PT Halalan Tayyiban Indonesia Raih Penghargaan Bergengsi dari BPOM

    316 shares
    Share 126 Tweet 79
  • Seleksi Sekolah Kedinasan 2026 Belum Dibuka, BKN Minta Calon Peserta Tunggu Pengumuman Resmi

    315 shares
    Share 126 Tweet 79
  • Tentang Kami
  • Redaksi Indopos
  • Pedoman Media Siber
  • Sitemap
Kontak Kami : 0899 064 8218

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya