Selasa, 16 Juni 2026
  • Masuk
Indopos
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Indopos
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Olahraga
  • Opini
  • More
Home Nasional

The 2nd Made in INDONESIA EXPO 2025, Pintu Gerbang Membangun Bisnis di Timur Tengah”

Editor : Hanasa oleh Editor : Hanasa
27 November 2024
in Nasional
A A
0
Made in INDONESIA EXPO 2025
Share on FacebookShare on Twitter

Koranindopos.com – Jakarta. PT. Wahyu Promo Citra bersama Indonesia Saudi Arabia Business Council (ISABC) atas dukungan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Riyadh – Arab Saudi, Kementerian Perdagangan RI kembali akan menyelenggarakan The 2nd Made in INDONESIA EXPO, pada 17-19 April 2025, di Arena Venue – Riyadh, Arab Saudi.

Hal ini disampaikan Direktur Utama PT. Wahyu Promo Citra, Sukur Saka usai kegiatan Pemaparan Potensi Perdagangan ke Arab Saudi dan sosialisasi The 2nd Made in INDONESIA EXPO 2025 yang diselenggarakan oleh Kementerian Perdagangan di Auditorium 1 Gedung Utama lantai 1, Kementrian Perdagangan RI, Selasa (26/11/2024).

“Hari ini kami dan ISABC diundang Kemendag untuk memaparkan rencana penyelenggaraan pameran kedua Made in INDONESIA EXPO 2025. Rencananya pameran tersebut akan dibuka oleh Presiden RI, Prabowo Subianto,” katanya.

Selain itu, lanjut Sukur Saka, sejumlah Menteri Kabinet Merah Putih juga akan turut hadir. Diantaranya Menteri Perdagangan, Menteri Pariwisata, Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), Menteri Agama, Menteri BUMN, Menteri Pertahanan, dan Menteri UKM. Sukur Saka juga memaparkan sejumlah kegiatan administrasi yang telah disiapkan terkait pameran tersebut.

Artikel Terkait

Demokrasi yang Kian Sempit: Ketika Suara Publik Berhadapan dengan Tembok Pengamanan

Kabinet Merah Putih Berkumpul di Rumah Prabowo Malam Ini

Dari Mimbar Bebas ke FYP: Ketika Suara Mahasiswa Bertransformasi di Era Digital

Kegiatan pameran ini, akan dikemas kreatif dengan menampilkan produk-produk unggulan Indonesia, talkshow bisnis, dan business matching. Penyelenggara juga bekerja sama dengan KADIN Indonesia dan KADIN Arab Saudi untuk melaksanakan Indonesian Saudi Business Forum 2025, dalam rangka mendukung Program Asta Cita Presiden RI, Prabowo Subianto.

Pameran ini, terang Sukur Saka akan menempati area seluas 6.000 meter persegi. Ditargetkan akan diikuti oleh 180 exibhitor. Untuk transaksinya ditarget Rp 2,5 triliun rupiah.

“Dari 180 stan yang ditargetkan, 40 persennya telah menyatakan komitmen. Salah satunya komitmen dari Pemprov Sulawesi Salatan. Sedangkan untuk target transaksi, awalnya ditarget Rp 500 miliar. Namun karena ada dukungan dari Kementerian Pertahanan yang akan mendorong BUMN dari sektor alutsista untuk ikut serta dalam pamaren ini serta dukungan dari kementerian Pertanian, maka target transaksinya naik menjadi Rp 2,5 triliun” ungkap Sukur Saka.

Sebelumnya, terang Sukur Saka, PT. Wahyu Promo Citra dan Indonesia Saudi Arabia Business Council (ISABC) telah bekerja sama dan mencatatkan prestasi bisnis memukau selama penyelengaaraan pameran Made in INDONESIA EXPO, di Jeddah, Saudi Arabia, tahun 2018.
“Terbukti pada pameran pertama Made in INDONESIA EXPO yang diadakan, hampir semua produk yang dipasarkan di pameran tersebut habis terjual. Bahkan di hari terakhir pameran, sebagian peserta sudah tidak memiliki stock lagi untuk dipasarkan karena sudah habis terjual. Terjadi 15 kesepakatan bisnis dan transaksi langsung mencapai 200 miliar,” ungkap Sukur Saka.

13e0b04b f878 449d ac55 2fdccb554a6b - The 2nd Made in INDONESIA EXPO 2025, Pintu Gerbang Membangun Bisnis di Timur Tengah”Sedangkan Presiden Indonesia Saudi Arabia Business Council (ISABC), Muhammad Hasan Gaido, mengatakan bahwa surat kepada Presiden Prabowo, telah diterima oleh Kementerian Sekretaris Negara, tanggal15 November 2024, dan surat ke Menteri terkait sudah dikirimkan, begitu juga surat undangan kepada mitra strategis untuk mengikuti pameran baik yang tampil dalam bentuk anjungan, booth, sponsor dan business matching serta menjadi peserta talkshow, di acara pameran tersebut sudah dikirimkan.

Selain itu dia juga mengungkapkan bahwa Pameran The 2nd Made in INDONESIA EXPO 2025 ini sejalan dengan visi Saudi 2030 sebagai peta jalan arab Saudi menuju masa depan yang berkelanjutan secara ekonomi, dimana penduduknya dapat menikmati hak yang sama dan kedudukan yang tinggi. Ini menjadi program yang dikawal langsung oleh putra mahkota Muhammad Bin Salman, yang diluncurkan pada tahun 2017, dalam rangka mencapai 13 program strategisnya.

Di antara 13 program strategis tersebut, terangnya, adalah menjadikan Riyadh sebagai salah satu dari 10 kota ekonomi terbesar di dunia; Asir akan menjadi tujuan wisata global; Al-Ula akan menjadi museum arkeologi terbesar di dunia ; Jeddah akan menjadi salah satu dari 100 kota teratas di dunia; Makkah Al-Mukarramah akan menjadi kota pintar pertama di dunia Islam; Gerbang Diriyah yang bersejarah akan menjadi destinasi wisata dunia; Amala akan menjadi kota rumah sakit terbesar di dunia; Kepulauan Laut Merah akan menjadi proyek pulau wisata terbesar di dunia, NEOM adalah proyek terbesar dalam sejarah manusia dan sebagainya.

“Pameran ini tentu akan sangat berguna bagi pengusaha Indonesia yang ingin memasarkan produk unggulan mereka ke Arab Saudi. Kami berharap semua pihak dapat mengoptimalkan kesempatan untuk menjadi bagian dari peserta pameran dan bisnis matching untuk menemukan kebutuhan buyer yang tepat,” kata Hasan Gaido.

Apalagi, lanjut Presiden ISABC itu, beberapa tahun terakhir ini minat masyarakat Arab Saudi terhadap berbagai produk Indonesia sangat tinggi. Namun terkendala dengan kurangnya pelaku usaha Indonesia yang menyuplay kebutuhan produk yang dibutuhkan.

Saat ini kebijakan antara kedua negara sangat kondusif dalam memberikan peluang masuknya produk Indonesia ke Arab Saudi. Diantaranya, penerapan kebijakan mandatori pada pemenuhan ketering, akomodasi dan transportasi jamaah haji dan umroh Indonesia.

“Dalam kebijakan tersebut, Muassasah yang bekerjasama dalam penanganan haji dan umroh Indonesia, disyaratkan wajib menggunakan produk-produk dari Indonesia. Tentu ini peluang bagi pelaku usaha dan UMKM bisa ekspor demi memenuhi keperluan Haji dan Umrah tersebut,” kata tambahnya.

Sementara itu, Dirjen Pengembangan Ekspor Nasional (PEN) Kemendag RI, Mardyana Listyowati mengungkapkan, saat ini negara-negara tujuan ekspor utama Indonesia seperti Amerika Serikat dan Uni Eropa sedang mengalami perlambatan ekonomi yang berdampak pada menurunnya daya beli masyarakat di negara-negara tersebut sehingga berdampak pada menurunnya permintaan produk impor ke sejumlah negara tersebut.

Di sisi lain, negara-negara di Timur Tengah dan Afrika yang perekonomiannya relatif lebih stabil masih memerlukan upaya maksimal kita untuk lebih meningkatkan hubungan dagang dengan Indonesia.

Masih banyak ruang bagi kedua negara untuk menjalin kerja sama dengan memanfaatkan peluang yang ada. Oleh karena itu, kita perlu berkolaborasi dan bersinergi memaksimalkan potensi yang belum tergali. Salah satunya, melalui pameran ini,” tutur Dirjen Mardyana Listyowati.

Sejauh ini, Indonesia telah menghasilkan berbagai produk unggulan ekspor yang kompetitif dan bernilai tinggi ke Arab Saudi, meliputi: produk otomotif, minyak sawit, produk olahan makanan, perikanan, ban, kayu lapis, dan pulp & paper. Selain itu, produk lain seperti furnitur & dekorasi rumah, tekstil, dan bahan bangunan juga banyak menarik perhatian masyarakat Arab Saudi. (why)

Untuk mengikuti dan informasi Pameran Indonesia Expo 2025, bisa menghubungi:
1. M. Budi Negoro – 0811917364
2. Khaerulloh – 082129177240

Topik: Kementerian PerdaganganMade in INDONESIA EXPO 2025PT. Wahyu Promo Citra

TerkaitBerita

Demokrasi yang Kian Sempit: Ketika Suara Publik Berhadapan dengan Tembok Pengamanan
Nasional

Demokrasi yang Kian Sempit: Ketika Suara Publik Berhadapan dengan Tembok Pengamanan

oleh Editor : Affandy
15 Juni 2026
PERTEMUAN KABINET: Presiden RI Prabowo Subianto (kanan) duduk berhadapan dengan para anggota Kabinet Merah Putih di Kertanegara, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan pada Minggu (14/6/2026) malam. (Foto: Instagram @sekretariat.kabinet)
Nasional

Kabinet Merah Putih Berkumpul di Rumah Prabowo Malam Ini

oleh Editor : Memoarto
14 Juni 2026
Dari Mimbar Bebas ke FYP: Ketika Suara Mahasiswa Bertransformasi di Era Digital
Nasional

Dari Mimbar Bebas ke FYP: Ketika Suara Mahasiswa Bertransformasi di Era Digital

oleh Editor : Affandy
14 Juni 2026
Ramai Sorotan terhadap KBIHU Nakal pada Haji 2026, DPR Desak Audit Menyeluruh dan Pengawasan Diperketat
Nasional

Ramai Sorotan terhadap KBIHU Nakal pada Haji 2026, DPR Desak Audit Menyeluruh dan Pengawasan Diperketat

oleh Editor : Affandy
13 Juni 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bank Jakarta

Direkomendasikan

SPMB Jakarta 2026 Masuki Tahap Pemilihan Sekolah, Calon Murid Diminta Pastikan Akun Sudah Aktif

SPMB Jakarta 2026 Masuki Tahap Pemilihan Sekolah, Calon Murid Diminta Pastikan Akun Sudah Aktif

15 Juni 2026
Satu Pelari Meninggal di BTN Jakarta International Marathon 2026, Risiko Lomba Jarak Jauh Kembali Jadi Sorotan

Satu Pelari Meninggal di BTN Jakarta International Marathon 2026, Risiko Lomba Jarak Jauh Kembali Jadi Sorotan

15 Juni 2026
Dolar AS Masih Bertahan di Level Rp 17.700 Pagi Ini

Rupiah Menguat, Dolar AS Tertekan ke Level Rp 17.773 pada Awal Perdagangan

15 Juni 2026
Harga Emas Antam Turun Rp10.000 per Gram, Kini di Level Rp2,733 Juta

Harga Emas Antam Menguat, Tembus Rp 2,729 Juta per Gram

15 Juni 2026

Terpopuler

  • Isuzu Panther Mini, Legenda MPV Diesel yang Kembali Hadir dengan Mesin Tangguh dan Hemat BBM

    Isuzu Panther Mini, Legenda MPV Diesel yang Kembali Hadir dengan Mesin Tangguh dan Hemat BBM

    497 shares
    Share 199 Tweet 124
  • Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    3492 shares
    Share 1397 Tweet 873
  • Angka Kematian Ibu di Indonesia Tertinggi Se-Asia Tenggara

    329 shares
    Share 132 Tweet 82
  • Polisi Sita 276 Cartridge Vape Mengandung Narkotika Etomidate Senilai Rp1,5 Miliar

    333 shares
    Share 133 Tweet 83
  • Mayoritas Menteri Disentil Presiden, Menag Ingatkan Bawahannya Membeli Produk Dalam Negeri

    417 shares
    Share 167 Tweet 104
  • Tentang Kami
  • Redaksi Indopos
  • Pedoman Media Siber
  • Sitemap
Kontak Kami : 0899 064 8218

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya