Kamis, 23 April 2026
  • Masuk
Indopos
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Opini
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Opini
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Indopos
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Olahraga
  • More
Home Edukatif & Inspiratif

Tingkat Literasi Dunia 2024: Pengaruh Ekonomi dan Sistem Pendidikan dalam Meningkatkan Kemampuan Literasi

Editor : Hana oleh Editor : Hana
13 November 2024
in Edukatif & Inspiratif
0
pendidikan
Share on FacebookShare on Twitter

koranindopos.com – Jakarta. Literasi, atau kemampuan seseorang untuk mengolah dan memahami informasi terkait membaca dan menulis, merupakan indikator penting dalam menilai perkembangan pendidikan dan kualitas hidup suatu negara. Menurut laporan World Population Review 2024, tingkat literasi global menunjukkan angka yang cukup tinggi, yaitu mencapai 86,3%. Angka ini memperlihatkan perkembangan positif di banyak negara, terutama yang memiliki ekonomi maju dan sistem pendidikan yang baik.

Meskipun tingkat literasi global cukup tinggi, terdapat perbedaan mencolok antara negara maju dan negara berkembang. Negara-negara maju cenderung memiliki angka literasi yang hampir mencapai 100% karena akses pendidikan yang merata, kualitas pengajaran yang tinggi, serta dukungan infrastruktur yang memadai. Di sisi lain, negara-negara berkembang, terutama yang menghadapi tantangan ekonomi dan infrastruktur pendidikan, sering kali memiliki tingkat literasi yang lebih rendah.

Tingkat literasi diukur melalui tingkat melek huruf di setiap negara. Tingkat melek huruf atau literacy rate merupakan indikator yang digunakan untuk menunjukkan persentase penduduk yang dapat membaca dan menulis. Di negara-negara dengan angka literasi tinggi, sistem pendidikan sangat mendukung peningkatan kemampuan literasi di berbagai jenjang usia. Selain itu, faktor ekonomi yang stabil juga mendorong investasi dalam sektor pendidikan, sehingga mampu meningkatkan kemampuan literasi secara merata.

Indonesia berada dalam kelompok negara yang masih terus berupaya meningkatkan tingkat literasi nasionalnya. Seiring dengan kesadaran pentingnya pendidikan, pemerintah dan berbagai lembaga di Indonesia kini semakin gencar mengampanyekan budaya membaca dan menyediakan akses informasi yang lebih luas kepada masyarakat. Upaya ini diharapkan dapat mendekatkan Indonesia dengan negara-negara yang memiliki tingkat literasi tinggi.

Artikel Terkait

UTBK SNBT 2026 Masih Berlangsung, Jadwal Ujian Dibagi Dua Sesi

Spirit Kartini dari Pesisir Pati: Kisah Ibu Eko Purwanti Berdayakan Perempuan Lewat Olahan Laut

Hari Pertama UTBK SNBT 2026 Diwarnai Kecurangan, dari Teknologi Canggih hingga Joki

Perbedaan dalam tingkat literasi di dunia menunjukkan bahwa pendidikan, ekonomi, dan akses terhadap sumber belajar yang memadai adalah kunci utama dalam meningkatkan kemampuan literasi. Semakin merata akses pendidikan dan infrastruktur yang mendukung literasi, semakin tinggi pula kemampuan literasi masyarakat suatu negara, yang pada akhirnya meningkatkan kesejahteraan dan kualitas hidup.(dhil)

Topik: Pendidikan

TerkaitBerita

UTBK SNBT 2026 Masih Berlangsung, Jadwal Ujian Dibagi Dua Sesi
Edukatif & Inspiratif

UTBK SNBT 2026 Masih Berlangsung, Jadwal Ujian Dibagi Dua Sesi

oleh Editor : Affandy
23 April 2026
Spirit Kartini dari Pesisir Pati: Kisah Ibu Eko Purwanti Berdayakan Perempuan Lewat Olahan Laut
Edukatif & Inspiratif

Spirit Kartini dari Pesisir Pati: Kisah Ibu Eko Purwanti Berdayakan Perempuan Lewat Olahan Laut

oleh Editor : Akula
22 April 2026
Hari Pertama UTBK SNBT 2026 Diwarnai Kecurangan, dari Teknologi Canggih hingga Joki
Edukatif & Inspiratif

Hari Pertama UTBK SNBT 2026 Diwarnai Kecurangan, dari Teknologi Canggih hingga Joki

oleh Editor : Affandy
21 April 2026
Wamendikdasmen Ungkap Alasan Soal TKA Panjang, Dorong Berpikir Tingkat Tinggi
Edukatif & Inspiratif

Wamendikdasmen Ungkap Alasan Soal TKA Panjang, Dorong Berpikir Tingkat Tinggi

oleh Editor : Affandy
20 April 2026
Bank Jakarta

Direkomendasikan

KOMPETISI BAHASA: Penganugerahan penghargaan kepada pemenang kompetisi Bahasa Mandarin dalam Mandarin Champion 2026 di Kampus UBM, Pademangan, Jakarta Utara pada Rabu (22/4/2026). (Foto: Dok/Humas Universitas Bunda Mulia)

Mandarin Champion Kemas Tiga Acara Jadi Satu Ekosistem Berkelanjutan

23 April 2026
Toyota Tacoma 2026 Resmi Hadir, Usung Mesin Hybrid 326 HP dan Teknologi Modern

Toyota Tacoma 2026 Resmi Hadir, Usung Mesin Hybrid 326 HP dan Teknologi Modern

23 April 2026
Mantan Legal Manager Hadapi Proses Hukum, Kuasa Hukum Sampaikan Keberatan

Mantan Legal Manager Hadapi Proses Hukum, Kuasa Hukum Sampaikan Keberatan

23 April 2026
UTBK SNBT 2026 Masih Berlangsung, Jadwal Ujian Dibagi Dua Sesi

UTBK SNBT 2026 Masih Berlangsung, Jadwal Ujian Dibagi Dua Sesi

23 April 2026

Terpopuler

  • Drama Perebutan Anak Berujung Pidana: Agnes Brenda Lee Dituntut 9 Bulan Penjara, Kuasa Hukum Ingin Keadilan yang Berimbang

    Drama Perebutan Anak Berujung Pidana: Agnes Brenda Lee Dituntut 9 Bulan Penjara, Kuasa Hukum Ingin Keadilan yang Berimbang

    372 shares
    Share 149 Tweet 93
  • Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    2852 shares
    Share 1141 Tweet 713
  • Isuzu Panther Reborn 2026 Hadir di Indonesia, Harga Mulai Rp 288 Jutaan dengan Skema Kredit Fleksibel

    645 shares
    Share 258 Tweet 161
  • Gila! Bundesliga Berpeluang Kirim 9 Wakil Ke Kompetisi Eropa

    317 shares
    Share 127 Tweet 79
  • Kasus Bocah Nizam: Tak Hanya Ibu Tiri, Ayah Kandung Kini Resmi Jadi Tersangka

    317 shares
    Share 127 Tweet 79
  • Tentang Kami
  • Redaksi Indopos
  • Pedoman Media Siber
  • Sitemap
Kontak Kami : 0899 064 8218

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Opini
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya