Selasa, 16 Juni 2026
  • Masuk
Indopos
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Indopos
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Olahraga
  • Opini
  • More
Home Edukatif & Inspiratif

Pemerintah Targetkan Tuntaskan 645 Ribu Anak Tidak Sekolah pada 2045, Kemendikdasmen Siapkan Sejumlah Langkah Strategis

Editor : Affandy oleh Editor : Affandy
3 Juni 2026
in Edukatif & Inspiratif
A A
0
Pemerintah Targetkan Tuntaskan 645 Ribu Anak Tidak Sekolah pada 2045, Kemendikdasmen Siapkan Sejumlah Langkah Strategis

Foto: dok youtube bappenas

Share on FacebookShare on Twitter

Koranindopos.com – Jakarta – Pemerintah terus memperkuat upaya untuk mengatasi persoalan Anak Tidak Sekolah (ATS) yang masih menjadi tantangan dalam pembangunan sumber daya manusia Indonesia. Komitmen tersebut ditegaskan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu’ti, dalam peluncuran Peraturan Presiden Nomor 3 Tahun 2026 tentang Penanganan Anak Tidak Sekolah.

Melalui regulasi tersebut, pemerintah menargetkan sebanyak 645 ribu anak tidak sekolah dapat ditangani secara bertahap hingga tahun 2045. Langkah ini menjadi bagian dari upaya memastikan setiap anak Indonesia memperoleh hak atas pendidikan yang layak dan berkualitas.

Dalam sambutannya, Abdul Mu’ti menegaskan bahwa pendekatan pemerintah dalam menangani ATS tidak hanya berfokus pada pendidikan formal di sekolah, tetapi juga mengedepankan konsep pembelajaran yang lebih luas dan inklusif.

“Paradigma kami tidak hanya berbasis pada pendidikan sekolah atau schooling, tetapi pendidikan learning dengan broad base education,” ujar Abdul Mu’ti dalam acara yang disiarkan melalui kanal YouTube Bappenas, Rabu (3/6/2026).

Artikel Terkait

SPMB Jakarta 2026 Masuki Tahap Pemilihan Sekolah, Calon Murid Diminta Pastikan Akun Sudah Aktif

SPMB SMA Banten 2026 Resmi Dimulai, Jalur Domisili Lingkungan Sekolah Dibuka Lebih Dulu

10 Jurusan Kuliah yang Sulit Digantikan AI, Tetap Menjanjikan di Era Teknologi

Masalah anak tidak sekolah masih menjadi perhatian serius pemerintah karena dapat berdampak pada kualitas sumber daya manusia di masa depan. Berbagai faktor menjadi penyebab anak putus sekolah atau tidak mengakses pendidikan, mulai dari keterbatasan ekonomi, kondisi geografis, faktor sosial, hingga kurangnya akses terhadap layanan pendidikan yang memadai.

Melalui Perpres Nomor 3 Tahun 2026, pemerintah berupaya memperkuat koordinasi lintas kementerian, pemerintah daerah, serta berbagai pemangku kepentingan untuk memastikan penanganan ATS dilakukan secara lebih terintegrasi dan berkelanjutan.

Menurut Abdul Mu’ti, perubahan paradigma menjadi salah satu kunci dalam menyelesaikan persoalan ATS. Pendidikan tidak lagi dipandang semata-mata sebagai aktivitas yang berlangsung di ruang kelas formal, melainkan sebagai proses pembelajaran yang dapat berlangsung melalui berbagai jalur dan metode.

Pendekatan ini memungkinkan anak-anak yang tidak dapat mengakses sekolah formal tetap memperoleh kesempatan belajar melalui pendidikan nonformal, pendidikan kesetaraan, pelatihan keterampilan, hingga berbagai program pembelajaran berbasis masyarakat.

Dengan demikian, pemerintah berharap semakin banyak anak yang dapat kembali memperoleh akses pendidikan sesuai dengan kebutuhan dan kondisi masing-masing.

Untuk mendukung target penuntasan ATS hingga 2045, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah telah menyiapkan sejumlah langkah strategis yang berfokus pada perluasan akses pendidikan dan peningkatan kualitas layanan pembelajaran.

Langkah tersebut mencakup penguatan pendidikan formal maupun nonformal, peningkatan kolaborasi dengan pemerintah daerah, pemanfaatan teknologi pendidikan, serta pengembangan program yang lebih fleksibel bagi anak-anak yang mengalami hambatan untuk bersekolah secara reguler.

Selain itu, pemerintah juga berupaya memperkuat sistem pendataan agar anak-anak yang berisiko putus sekolah dapat teridentifikasi lebih cepat dan memperoleh pendampingan yang tepat.

Penanganan Anak Tidak Sekolah menjadi bagian penting dari agenda pembangunan nasional menuju Indonesia Emas 2045. Pemerintah menilai bahwa peningkatan akses pendidikan merupakan investasi jangka panjang yang akan menentukan kualitas generasi mendatang.

Dengan semakin banyak anak yang memperoleh kesempatan belajar, diharapkan tingkat literasi, keterampilan, dan daya saing sumber daya manusia Indonesia dapat terus meningkat.

Keberhasilan program ini juga diharapkan mampu mengurangi kesenjangan pendidikan antarwilayah dan kelompok masyarakat, sehingga seluruh anak Indonesia memiliki kesempatan yang sama untuk berkembang dan meraih masa depan yang lebih baik.

Melalui implementasi Perpres Nomor 3 Tahun 2026, pemerintah optimistis target penanganan 645 ribu Anak Tidak Sekolah dapat tercapai secara bertahap, sekaligus memperkuat fondasi pembangunan sumber daya manusia menuju Indonesia yang lebih maju dan berdaya saing pada tahun 2045.(dhil)

Topik: Kemendikdasmenpemerintah

TerkaitBerita

SPMB Jakarta 2026 Masuki Tahap Pemilihan Sekolah, Calon Murid Diminta Pastikan Akun Sudah Aktif
Edukatif & Inspiratif

SPMB Jakarta 2026 Masuki Tahap Pemilihan Sekolah, Calon Murid Diminta Pastikan Akun Sudah Aktif

oleh Editor : Affandy
15 Juni 2026
SPMB SMA Banten 2026 Resmi Dimulai, Jalur Domisili Lingkungan Sekolah Dibuka Lebih Dulu
Edukatif & Inspiratif

SPMB SMA Banten 2026 Resmi Dimulai, Jalur Domisili Lingkungan Sekolah Dibuka Lebih Dulu

oleh Editor : Affandy
10 Juni 2026
10 Jurusan Kuliah yang Sulit Digantikan AI, Tetap Menjanjikan di Era Teknologi
Edukatif & Inspiratif

10 Jurusan Kuliah yang Sulit Digantikan AI, Tetap Menjanjikan di Era Teknologi

oleh Editor : Affandy
8 Juni 2026
Pendaftaran Beasiswa S1/D4 Guru Kemendikdasmen Diperpanjang hingga 19 Juni 2026
Edukatif & Inspiratif

Pendaftaran Beasiswa S1/D4 Guru Kemendikdasmen Diperpanjang hingga 19 Juni 2026

oleh Editor : Affandy
7 Juni 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bank Jakarta

Direkomendasikan

SPMB Jakarta 2026 Masuki Tahap Pemilihan Sekolah, Calon Murid Diminta Pastikan Akun Sudah Aktif

SPMB Jakarta 2026 Masuki Tahap Pemilihan Sekolah, Calon Murid Diminta Pastikan Akun Sudah Aktif

15 Juni 2026
Satu Pelari Meninggal di BTN Jakarta International Marathon 2026, Risiko Lomba Jarak Jauh Kembali Jadi Sorotan

Satu Pelari Meninggal di BTN Jakarta International Marathon 2026, Risiko Lomba Jarak Jauh Kembali Jadi Sorotan

15 Juni 2026
Dolar AS Masih Bertahan di Level Rp 17.700 Pagi Ini

Rupiah Menguat, Dolar AS Tertekan ke Level Rp 17.773 pada Awal Perdagangan

15 Juni 2026
Harga Emas Antam Turun Rp10.000 per Gram, Kini di Level Rp2,733 Juta

Harga Emas Antam Menguat, Tembus Rp 2,729 Juta per Gram

15 Juni 2026

Terpopuler

  • Isuzu Panther Mini, Legenda MPV Diesel yang Kembali Hadir dengan Mesin Tangguh dan Hemat BBM

    Isuzu Panther Mini, Legenda MPV Diesel yang Kembali Hadir dengan Mesin Tangguh dan Hemat BBM

    497 shares
    Share 199 Tweet 124
  • Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    3492 shares
    Share 1397 Tweet 873
  • Angka Kematian Ibu di Indonesia Tertinggi Se-Asia Tenggara

    329 shares
    Share 132 Tweet 82
  • Mayoritas Menteri Disentil Presiden, Menag Ingatkan Bawahannya Membeli Produk Dalam Negeri

    418 shares
    Share 167 Tweet 105
  • Polisi Sita 276 Cartridge Vape Mengandung Narkotika Etomidate Senilai Rp1,5 Miliar

    333 shares
    Share 133 Tweet 83
  • Tentang Kami
  • Redaksi Indopos
  • Pedoman Media Siber
  • Sitemap
Kontak Kami : 0899 064 8218

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya