Sabtu, 24 Oktober 2026
  • Masuk
Indopos
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Indopos
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Home Edukatif & Inspiratif

Pemerintah Targetkan Tuntaskan 645 Ribu Anak Tidak Sekolah pada 2045, Kemendikdasmen Siapkan Sejumlah Langkah Strategis

Editor : Affandy oleh Editor : Affandy
3 Juni 2026
in Edukatif & Inspiratif
A A
0
Pemerintah Targetkan Tuntaskan 645 Ribu Anak Tidak Sekolah pada 2045, Kemendikdasmen Siapkan Sejumlah Langkah Strategis

Foto: dok youtube bappenas

Share on FacebookShare on Twitter

Koranindopos.com – Jakarta – Pemerintah terus memperkuat upaya untuk mengatasi persoalan Anak Tidak Sekolah (ATS) yang masih menjadi tantangan dalam pembangunan sumber daya manusia Indonesia. Komitmen tersebut ditegaskan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu’ti, dalam peluncuran Peraturan Presiden Nomor 3 Tahun 2026 tentang Penanganan Anak Tidak Sekolah.

Melalui regulasi tersebut, pemerintah menargetkan sebanyak 645 ribu anak tidak sekolah dapat ditangani secara bertahap hingga tahun 2045. Langkah ini menjadi bagian dari upaya memastikan setiap anak Indonesia memperoleh hak atas pendidikan yang layak dan berkualitas.

Dalam sambutannya, Abdul Mu’ti menegaskan bahwa pendekatan pemerintah dalam menangani ATS tidak hanya berfokus pada pendidikan formal di sekolah, tetapi juga mengedepankan konsep pembelajaran yang lebih luas dan inklusif.

“Paradigma kami tidak hanya berbasis pada pendidikan sekolah atau schooling, tetapi pendidikan learning dengan broad base education,” ujar Abdul Mu’ti dalam acara yang disiarkan melalui kanal YouTube Bappenas, Rabu (3/6/2026).

Artikel Terkait

ITS Buka Rekrutmen Dosen Tetap Non-PNS 2026: Cek Syarat, Formasi, dan Cara Daftar

Menebarkan Kebaikan, Menghadirkan Harapan Bersama Yayasan Tempo Scan Kasih Mulia

Banggakan Indonesia, 16 Ilmuwan BRIN Masuk Daftar Top 2% Scientists 2026

Masalah anak tidak sekolah masih menjadi perhatian serius pemerintah karena dapat berdampak pada kualitas sumber daya manusia di masa depan. Berbagai faktor menjadi penyebab anak putus sekolah atau tidak mengakses pendidikan, mulai dari keterbatasan ekonomi, kondisi geografis, faktor sosial, hingga kurangnya akses terhadap layanan pendidikan yang memadai.

Melalui Perpres Nomor 3 Tahun 2026, pemerintah berupaya memperkuat koordinasi lintas kementerian, pemerintah daerah, serta berbagai pemangku kepentingan untuk memastikan penanganan ATS dilakukan secara lebih terintegrasi dan berkelanjutan.

Menurut Abdul Mu’ti, perubahan paradigma menjadi salah satu kunci dalam menyelesaikan persoalan ATS. Pendidikan tidak lagi dipandang semata-mata sebagai aktivitas yang berlangsung di ruang kelas formal, melainkan sebagai proses pembelajaran yang dapat berlangsung melalui berbagai jalur dan metode.

Pendekatan ini memungkinkan anak-anak yang tidak dapat mengakses sekolah formal tetap memperoleh kesempatan belajar melalui pendidikan nonformal, pendidikan kesetaraan, pelatihan keterampilan, hingga berbagai program pembelajaran berbasis masyarakat.

Dengan demikian, pemerintah berharap semakin banyak anak yang dapat kembali memperoleh akses pendidikan sesuai dengan kebutuhan dan kondisi masing-masing.

Untuk mendukung target penuntasan ATS hingga 2045, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah telah menyiapkan sejumlah langkah strategis yang berfokus pada perluasan akses pendidikan dan peningkatan kualitas layanan pembelajaran.

Langkah tersebut mencakup penguatan pendidikan formal maupun nonformal, peningkatan kolaborasi dengan pemerintah daerah, pemanfaatan teknologi pendidikan, serta pengembangan program yang lebih fleksibel bagi anak-anak yang mengalami hambatan untuk bersekolah secara reguler.

Selain itu, pemerintah juga berupaya memperkuat sistem pendataan agar anak-anak yang berisiko putus sekolah dapat teridentifikasi lebih cepat dan memperoleh pendampingan yang tepat.

Penanganan Anak Tidak Sekolah menjadi bagian penting dari agenda pembangunan nasional menuju Indonesia Emas 2045. Pemerintah menilai bahwa peningkatan akses pendidikan merupakan investasi jangka panjang yang akan menentukan kualitas generasi mendatang.

Dengan semakin banyak anak yang memperoleh kesempatan belajar, diharapkan tingkat literasi, keterampilan, dan daya saing sumber daya manusia Indonesia dapat terus meningkat.

Keberhasilan program ini juga diharapkan mampu mengurangi kesenjangan pendidikan antarwilayah dan kelompok masyarakat, sehingga seluruh anak Indonesia memiliki kesempatan yang sama untuk berkembang dan meraih masa depan yang lebih baik.

Melalui implementasi Perpres Nomor 3 Tahun 2026, pemerintah optimistis target penanganan 645 ribu Anak Tidak Sekolah dapat tercapai secara bertahap, sekaligus memperkuat fondasi pembangunan sumber daya manusia menuju Indonesia yang lebih maju dan berdaya saing pada tahun 2045.(dhil)

Topik: Kemendikdasmenpemerintah

TerkaitBerita

ITS Buka Rekrutmen Dosen Tetap Non-PNS 2026: Cek Syarat, Formasi, dan Cara Daftar
Edukatif & Inspiratif

ITS Buka Rekrutmen Dosen Tetap Non-PNS 2026: Cek Syarat, Formasi, dan Cara Daftar

oleh Editor : Affandy
24 Oktober 2026
Menebarkan Kebaikan, Menghadirkan Harapan Bersama Yayasan Tempo Scan Kasih Mulia
Edukatif & Inspiratif

Menebarkan Kebaikan, Menghadirkan Harapan Bersama Yayasan Tempo Scan Kasih Mulia

oleh Editor : Affandy
20 Oktober 2026
Banggakan Indonesia, 16 Ilmuwan BRIN Masuk Daftar Top 2% Scientists 2026
Edukatif & Inspiratif

Banggakan Indonesia, 16 Ilmuwan BRIN Masuk Daftar Top 2% Scientists 2026

oleh Editor : Affandy
19 Oktober 2026
Atasi Krisis Sampah Plastik, Dosen Undip Ciptakan Dipofuel Gen 3: Mesin Pirolisis Pengubah Limbah Jadi Bahan Bakar
Edukatif & Inspiratif

Atasi Krisis Sampah Plastik, Dosen Undip Ciptakan Dipofuel Gen 3: Mesin Pirolisis Pengubah Limbah Jadi Bahan Bakar

oleh Editor : Affandy
17 Oktober 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Direkomendasikan

Kawal Hak Cipta Hingga Modal Digital, Ini Poin Penting Konsensus Jakarta Vision

Kawal Hak Cipta Hingga Modal Digital, Ini Poin Penting Konsensus Jakarta Vision

24 Oktober 2026
ITS Buka Rekrutmen Dosen Tetap Non-PNS 2026: Cek Syarat, Formasi, dan Cara Daftar

ITS Buka Rekrutmen Dosen Tetap Non-PNS 2026: Cek Syarat, Formasi, dan Cara Daftar

24 Oktober 2026
Mitos atau Fakta: Benarkah Rutin Latihan Pilates Bisa Menambah Tinggi Badan?

Mitos atau Fakta: Benarkah Rutin Latihan Pilates Bisa Menambah Tinggi Badan?

24 Oktober 2026
Dukung Bahlil dan Arahan Prabowo, Menperin Minta Tambahan Pasokan Gas Domestik untuk Industri di Jabar dan Lampung

Dukung Bahlil dan Arahan Prabowo, Menperin Minta Tambahan Pasokan Gas Domestik untuk Industri di Jabar dan Lampung

24 Oktober 2026

Terpopuler

  • Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    5051 shares
    Share 2020 Tweet 1263
  • Mayoritas Menteri Disentil Presiden, Menag Ingatkan Bawahannya Membeli Produk Dalam Negeri

    1092 shares
    Share 437 Tweet 273
  • Singapura Ancam Tutup Bisnis Tujuh Perusahaan Dalang Karhutla

    320 shares
    Share 128 Tweet 80
  • MU Hanya Dua Kali Menang, Nasib Michael Carrick di Ujung Tanduk

    313 shares
    Share 125 Tweet 78
  • The Pizza Company Buka Gerai Pertama di Jakarta Utara, Bidik Pasar Kelapa Gading

    315 shares
    Share 126 Tweet 79
  • Tentang Kami
  • Redaksi Indopos
  • Pedoman Media Siber
  • Sitemap
Kontak Kami : 0899 064 8218

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya