Koranindopos.com – JAKARTA – Menjelang Hari Raya Idul Adha, banyak masyarakat mulai bersiap menerima dan mengolah daging kurban. Namun, pertanyaan yang sering muncul setiap tahun adalah apakah daging kurban perlu dicuci terlebih dahulu sebelum disimpan atau dimasak?
Pakar dari Universitas Gadjah Mada, Nanung Danar Dono, memberikan penjelasan terkait cara penanganan daging kurban yang benar agar tetap higienis dan kualitasnya terjaga
Menurut Nanung, daging kurban yang akan langsung diolah menjadi masakan sebaiknya dicuci menggunakan air bersih terlebih dahulu.
Hal tersebut bertujuan membersihkan kotoran yang mungkin menempel selama proses pemotongan dan distribusi daging.
Namun, proses pencucian perlu dilakukan dengan benar dan tidak terlalu lama agar kualitas daging tetap terjaga.
Berbeda jika daging ingin disimpan terlebih dahulu di kulkas atau freezer. Nanung menjelaskan bahwa daging kurban yang masih bersih sebaiknya tidak dicuci sebelum disimpan.
Mencuci daging sebelum penyimpanan justru dapat meningkatkan kadar air pada permukaan daging dan mempercepat pertumbuhan bakteri jika penanganannya tidak tepat.
Sebagai gantinya, daging cukup dipotong kecil-kecil sesuai kebutuhan, lalu dimasukkan ke wadah tertutup atau plastik penyimpanan sebelum disimpan di kulkas maupun freezer.
Selain soal pencucian, Nanung juga membagikan beberapa tips agar daging kurban lebih empuk saat dimasak.
Berikut beberapa tips yang disarankan:
1. Potong Melawan Serat Daging
Memotong daging melawan arah serat dapat membuat tekstur daging menjadi lebih lembut saat dikunyah.
2. Jangan Langsung Dimasak Setelah Dipotong
Daging sebaiknya didiamkan beberapa saat setelah pemotongan agar proses rigor mortis berkurang sehingga teksturnya tidak terlalu keras.
3. Gunakan Bumbu Marinasi
Marinasi menggunakan nanas, pepaya, atau bahan asam tertentu dapat membantu melunakkan serat daging.
4. Masak dengan Api Kecil
Memasak perlahan menggunakan api kecil membuat serat daging lebih mudah lunak dan bumbu lebih meresap.
5. Simpan dengan Cara Tepat
Penyimpanan yang benar membantu menjaga kualitas daging tetap segar dan tidak mudah rusak.
Penanganan daging kurban yang benar tidak hanya menjaga rasa dan kualitas masakan, tetapi juga penting untuk menjaga keamanan pangan bagi keluarga.
Karena itu, masyarakat diimbau memperhatikan kebersihan selama proses penyimpanan maupun pengolahan agar daging tetap aman dikonsumsi.(Dhil)










