Selasa, 10 Maret 2026
  • Masuk
Indopos
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Opini
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Opini
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Indopos
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Olahraga
  • More
Home Kesehatan

Tips Pertolongan Pertama Saat Anak Kejang

Editor : Hanasa oleh Editor : Hanasa
30 Oktober 2025
in Kesehatan
0
anak kejang

Ilustrasi. (Foto: Getty Images/iStockphoto/PeopleImages)

Share on FacebookShare on Twitter

koranindopos.com, JAKARTA – Anak yang mengalami kejang demam seringkali membuat orang tua panik. Pertolongan pertama seperti apa sih yang perlu dilakukan? Dokter spesialis anak Brawijaya Hospital Taman Mini dr Rizky Amrullah Nasution, SpA menerangkan saat anak mengalami kejang, sebaiknya tidak memasukkan benda apapun ke dalam mulut anak. Tak jarang, orang tua memasukkan benda seperti sendok agar lidah anak tidak tergigit.

Padahal, menurut dr Rizky hal tersebut sebaiknya tidak perlu dilakukan.

“Paling penting juga orang tua kadang-kadang suka masukin barang apa aja masuk ke mulut gitu ya, sendok, tangan, supaya nggak kegigit. Nah itu, nggak boleh ya. Pijat juga nggak. Observasi aja, pastikan dia bernapas dengan baik,” ujar dr Rizky dalam dalam acara Healthtalk, Brawijaya Hospital Taman Mini, Jakarta Timur, Rabu (29/10/2025).

“Misalnya kia masukin barang ke mulut, misalnya sendok patah, ketelan, nanti ada masalah lain. Kita masukin jari, kegigit, berdarah, dia nelen darah kita risiko infeksi juga. Jadi tidak perlu memasukkan benda apapun,” sambungnya.

Artikel Terkait

Lewat Hari #KasihNyamannya, Vicks Baby Balm Rayakan Sentuhan Penuh Cinta untuk Si Kecil

Menkes Soroti Cyberbullying, Pemerintah Wacanakan Larangan Media Sosial untuk Anak di Bawah 16 Tahun

Vicks Baby Balm Gelar Hari #KasihNyamannya dan Perkenalkan Ritual “Oles, Pijat, LOVE”

Lantas bagaimana langkah pertolongan yang benar? dr Rizky menjelaskan langkah pertama yang harus dilakukan orang tua adalah memindahkan anak ke tempat rata dan aman. Pastikan tidak ada benda tajam di sekitarnya agar anak tidak terluka.

Kedua, pastikan anak bernapas dengan baik. Ketika mengalami kejang, anak akan memunculkan reaksi sulit bernapas. Caranya bisa dilakukan dengan melonggarkan pakaian yang sedang digunakan.

“Kalau dia pakai kemeja, bisa dilepaskan kancingnya, dilonggarkan. Kalau pakai kaos, bisa dilonggarkan kaosnya supaya napasnya nggak tertutup pakaian,” ujarnya.

Ketika anak sedang mengalami kejang, seringkali lendir muncul dalam jumlah banyak di saluran pernapasan. Ini berisiko membuat anak tersedak.

Selain melonggarkan pakaian, orang tua bisa memiringkan posisi tubuh anak agar lendir bisa keluar. Harapannya, lendir yang memenuhi saluran napas tidak memasuki paru-paru.

Selama kejang, orang tua juga disarankan untuk merekam anak. Ini perlu dilakukan untuk mengetahui jenis kejang yang dialami anak. dr Rizky menuturkan beda jenis kejang, membutuhkan penanganan yang berbeda.

“Saat ke rumah sakit, dokternya akan nanya seperti apa kejangnya, penanganan beda-beda. Kemudian kan kalau di video itukan ada durasinya ya merekam, ini berhubungan juga dengan jenis kejang yang ke depannya berbahaya atau tidak ke anak,” katanya.

dr Rizky menjelaskan ada golden period kejang anak selama 3 menit. Selama proses pertolongan pertama, disarankan untuk sembari mencari pertolongan medis atau pergi ke rumah sakit secara langsung.

“Kalau sebelumnya pasien sudah pernah kejang dan pernah berobat ke dokter, biasanya dokter meresepkan obat anti kejang yang masuk ke dubur. Itu bisa diberikan ketika kejangnya lebih dari 3 menit,” katanya.

“Seandainya kejang pertama kali, wajib panggil bantuan, atau bawa ke IGD terdekat segera,” tandas dr Rizky. (detikHealth/sh)

Sebelumnya

Prudential Indonesia Ajak Generasi Muda Jawa Timur Melek Finansial Lewat FinExpo 2025

Selanjutnya

Pemerintah Akan Lengkapi Daerah yang Belum Miliki Balai Rehabilitasi Narkoba

TerkaitBerita

Vicks Baby Balm
Kesehatan

Lewat Hari #KasihNyamannya, Vicks Baby Balm Rayakan Sentuhan Penuh Cinta untuk Si Kecil

oleh Editor : Hanasa
9 Maret 2026
Menkes Soroti Cyberbullying, Pemerintah Wacanakan Larangan Media Sosial untuk Anak di Bawah 16 Tahun
Kesehatan

Menkes Soroti Cyberbullying, Pemerintah Wacanakan Larangan Media Sosial untuk Anak di Bawah 16 Tahun

oleh Editor : Affandy
9 Maret 2026
Vicks Baby Balm
Kesehatan

Vicks Baby Balm Gelar Hari #KasihNyamannya dan Perkenalkan Ritual “Oles, Pijat, LOVE”

oleh Editor : Hanasa
4 Maret 2026
​Keseimbangan Batin dan Fisik, Cara Reisa Broto Asmoro dan Akri Patrio Sambut Puasa Bersama Tropical
Kesehatan

​Keseimbangan Batin dan Fisik, Cara Reisa Broto Asmoro dan Akri Patrio Sambut Puasa Bersama Tropical

oleh Editor : Akula
2 Maret 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bank Jakarta

Direkomendasikan

Kemenhut Melalui Ditjen Gakkumhut Lanjutkan Operasi Merah Putih 2026

Kemenhut Melalui Ditjen Gakkumhut Lanjutkan Operasi Merah Putih 2026

10 Maret 2026
Menaker Yassierli Bekali Pramuka agar Siap Kerja di Era AI

Menaker Yassierli Bekali Pramuka agar Siap Kerja di Era AI

10 Maret 2026
Mirae Asset Sekuritas Indonesia

Kenaikan Harga Minyak Berpotensi Guncang Pasar, Ini Peringatan Mirae Asset Sekuritas

10 Maret 2026
Komut Pertamina Tinjau SPBU Rest Area KM 57, Pastikan Stok BBM Aman Jelang Mudik 2026

Komut Pertamina Tinjau SPBU Rest Area KM 57, Pastikan Stok BBM Aman Jelang Mudik 2026

10 Maret 2026

Terpopuler

  • Isuzu Panther Reborn

    Isuzu Panther Reborn 2026 Hadir di Indonesia, Harga Mulai Rp 288 Jutaan dengan Skema Kredit Fleksibel

    524 shares
    Share 210 Tweet 131
  • Honda X-Tracker 2026: Motor Bebek Trail Rp16 Jutaan dengan ABS yang Siap Taklukkan Segala Medan

    318 shares
    Share 127 Tweet 80
  • Tuntut Keadilan, Ratusan Korban Dugaan Penipuan Timothy Ronald Geruduk Bareskrim Polri

    317 shares
    Share 127 Tweet 79
  • Harga Denza D9 Bekas, Segini Pasarannya

    321 shares
    Share 128 Tweet 80
  • PLN Gandeng GoTo dalam Penyediaan Kendaraan Kedinasan

    320 shares
    Share 128 Tweet 80
  • Tentang Kami
  • Redaksi Indopos
  • Pedoman Media Siber
  • Sitemap
Kontak Kami : 0899 064 8218

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Opini
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya