Sabtu, 27 Juni 2026
  • Masuk
Indopos
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Indopos
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Olahraga
  • Opini
  • More
Home Kesehatan

Tips Pertolongan Pertama Saat Anak Kejang

Editor : Hanasa oleh Editor : Hanasa
30 Oktober 2025
in Kesehatan
A A
0
anak kejang

Ilustrasi. (Foto: Getty Images/iStockphoto/PeopleImages)

Share on FacebookShare on Twitter

koranindopos.com, JAKARTA – Anak yang mengalami kejang demam seringkali membuat orang tua panik. Pertolongan pertama seperti apa sih yang perlu dilakukan? Dokter spesialis anak Brawijaya Hospital Taman Mini dr Rizky Amrullah Nasution, SpA menerangkan saat anak mengalami kejang, sebaiknya tidak memasukkan benda apapun ke dalam mulut anak. Tak jarang, orang tua memasukkan benda seperti sendok agar lidah anak tidak tergigit.

Padahal, menurut dr Rizky hal tersebut sebaiknya tidak perlu dilakukan.

“Paling penting juga orang tua kadang-kadang suka masukin barang apa aja masuk ke mulut gitu ya, sendok, tangan, supaya nggak kegigit. Nah itu, nggak boleh ya. Pijat juga nggak. Observasi aja, pastikan dia bernapas dengan baik,” ujar dr Rizky dalam dalam acara Healthtalk, Brawijaya Hospital Taman Mini, Jakarta Timur, Rabu (29/10/2025).

“Misalnya kia masukin barang ke mulut, misalnya sendok patah, ketelan, nanti ada masalah lain. Kita masukin jari, kegigit, berdarah, dia nelen darah kita risiko infeksi juga. Jadi tidak perlu memasukkan benda apapun,” sambungnya.

Artikel Terkait

Ancaman Penyakit Saluran Cerna Meningkat, EMDIC Hadir Sebagai Solusi Total Kaum Urban

Waspadai Gejala IMS yang Sering Diabaikan, Kasus Sifilis dan Gonore Terus Meningkat

Psikiater Ungkap Ciri Psikopat Usai Viral Kasus Penyekapan Sadis di Bandung

Lantas bagaimana langkah pertolongan yang benar? dr Rizky menjelaskan langkah pertama yang harus dilakukan orang tua adalah memindahkan anak ke tempat rata dan aman. Pastikan tidak ada benda tajam di sekitarnya agar anak tidak terluka.

Kedua, pastikan anak bernapas dengan baik. Ketika mengalami kejang, anak akan memunculkan reaksi sulit bernapas. Caranya bisa dilakukan dengan melonggarkan pakaian yang sedang digunakan.

“Kalau dia pakai kemeja, bisa dilepaskan kancingnya, dilonggarkan. Kalau pakai kaos, bisa dilonggarkan kaosnya supaya napasnya nggak tertutup pakaian,” ujarnya.

Ketika anak sedang mengalami kejang, seringkali lendir muncul dalam jumlah banyak di saluran pernapasan. Ini berisiko membuat anak tersedak.

Selain melonggarkan pakaian, orang tua bisa memiringkan posisi tubuh anak agar lendir bisa keluar. Harapannya, lendir yang memenuhi saluran napas tidak memasuki paru-paru.

Selama kejang, orang tua juga disarankan untuk merekam anak. Ini perlu dilakukan untuk mengetahui jenis kejang yang dialami anak. dr Rizky menuturkan beda jenis kejang, membutuhkan penanganan yang berbeda.

“Saat ke rumah sakit, dokternya akan nanya seperti apa kejangnya, penanganan beda-beda. Kemudian kan kalau di video itukan ada durasinya ya merekam, ini berhubungan juga dengan jenis kejang yang ke depannya berbahaya atau tidak ke anak,” katanya.

dr Rizky menjelaskan ada golden period kejang anak selama 3 menit. Selama proses pertolongan pertama, disarankan untuk sembari mencari pertolongan medis atau pergi ke rumah sakit secara langsung.

“Kalau sebelumnya pasien sudah pernah kejang dan pernah berobat ke dokter, biasanya dokter meresepkan obat anti kejang yang masuk ke dubur. Itu bisa diberikan ketika kejangnya lebih dari 3 menit,” katanya.

“Seandainya kejang pertama kali, wajib panggil bantuan, atau bawa ke IGD terdekat segera,” tandas dr Rizky. (detikHealth/sh)

TerkaitBerita

Ancaman Penyakit Saluran Cerna Meningkat, EMDIC Hadir Sebagai Solusi Total Kaum Urban
Kesehatan

Ancaman Penyakit Saluran Cerna Meningkat, EMDIC Hadir Sebagai Solusi Total Kaum Urban

oleh Editor : Akula
26 Juni 2026
Waspadai Gejala IMS yang Sering Diabaikan, Kasus Sifilis dan Gonore Terus Meningkat
Kesehatan

Waspadai Gejala IMS yang Sering Diabaikan, Kasus Sifilis dan Gonore Terus Meningkat

oleh Editor : Affandy
24 Juni 2026
Psikiater Ungkap Ciri Psikopat Usai Viral Kasus Penyekapan Sadis di Bandung
Kesehatan

Psikiater Ungkap Ciri Psikopat Usai Viral Kasus Penyekapan Sadis di Bandung

oleh Editor : Affandy
23 Juni 2026
Bersama Menjaga Senyum Anak Indonesia, Ratusan Siswa SLB Dapatkan Pemeriksaan Gigi Gratis
Kesehatan

Bersama Menjaga Senyum Anak Indonesia, Ratusan Siswa SLB Dapatkan Pemeriksaan Gigi Gratis

oleh Editor : Affandy
20 Juni 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bank Jakarta

Direkomendasikan

SAPA FANS: Icha Yang tampil di acara Jember Meraih Mimpi yang diselenggarakan Pemkab Jember, Jawa Timur. (Foto: Dok./Icha Yang)

Icha Yang Pulang Kampung Langsung Manggung

27 Juni 2026
Wamenaker: Perjanjian Kerja Bersama Cerminkan Hubungan Industrial yang Sehat

Wamenaker: Perjanjian Kerja Bersama Cerminkan Hubungan Industrial yang Sehat

27 Juni 2026
Momen Haru, Billy Syahputra di Lamaran Adik, Kenang Almarhum Olga

Momen Haru, Billy Syahputra di Lamaran Adik, Kenang Almarhum Olga

27 Juni 2026
Suarakan Bahaya Narkoba Lewat Rock, Adnan Ndy Rilis Single ‘Akhirku’ di Hari Anti-Narkotika Internasional

Suarakan Bahaya Narkoba Lewat Rock, Adnan Ndy Rilis Single ‘Akhirku’ di Hari Anti-Narkotika Internasional

27 Juni 2026

Terpopuler

  • Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    3601 shares
    Share 1440 Tweet 900
  • Mayoritas Menteri Disentil Presiden, Menag Ingatkan Bawahannya Membeli Produk Dalam Negeri

    452 shares
    Share 181 Tweet 113
  • Swiss vs Kanada Perebutkan Puncak Klasemen Grup B

    317 shares
    Share 127 Tweet 79
  • Marco Bezzecchi Kena Sanksi Berat Setelah Pukul Marshal

    317 shares
    Share 127 Tweet 79
  • Obat Bebas Tetap Memiliki Risiko, Masyarakat Diminta Lebih Bijak Menggunakannya

    315 shares
    Share 126 Tweet 79
  • Tentang Kami
  • Redaksi Indopos
  • Pedoman Media Siber
  • Sitemap
Kontak Kami : 0899 064 8218

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya