koranindopos.com – Jakarta. – Debat kedua Calon Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Bogor berlangsung sengit dengan berbagai isu yang dibahas, salah satunya mengenai pemekaran wilayah. Pasangan calon nomor urut 02, Bayu Syahjohan – Musyafaur Rahman, diberi kesempatan pertama untuk menyampaikan kalimat penutup mereka pada sesi tersebut.
Dalam kesempatan itu, Musyafaur Rahman, yang lebih dikenal dengan sebutan Kang Mus, menegaskan komitmennya untuk memperjuangkan pemekaran wilayah, khususnya untuk Bogor Barat dan Bogor Timur. Ia mengungkapkan bahwa mimpi-mimpi warga kedua wilayah tersebut terkait pemekaran akan menjadi salah satu fokus utama dalam kepemimpinan mereka jika terpilih.
“Ada mimpi-mimpi warga atau rakyat Bogor Timur dan Bogor Barat terkait pemekaran. Kalau kami dipercaya menjadi Bupati dan Wakil Bupati Bogor, kami akan berjuang mewujudkan mimpi-mimpi tersebut,” ujar Kang Mus dengan penuh semangat.
Kang Mus menjelaskan, untuk mewujudkan pemekaran wilayah yang menjadi harapan warga Bogor Barat dan Bogor Timur, dirinya bersama Bayu Syahjohan akan langsung menghadap Presiden terpilih untuk menyampaikan aspirasi rakyat. Mereka berjanji akan berjuang untuk mencabut moratorium pemekaran wilayah yang saat ini masih berlaku.
“Kami siap untuk menghadap kepada bapak Presiden terpilih untuk menyampaikan aspirasi atau mimpi tersebut, yakni mencabut moratorium pemekaran wilayah,” tegas Kang Mus, yang disambut tepuk tangan dari hadirin.
Menurutnya, pemekaran wilayah bukanlah sekadar isu administratif, melainkan sebuah langkah penting untuk meningkatkan kualitas hidup dan pelayanan kepada masyarakat. Ia meyakini bahwa pemekaran akan membawa dampak positif bagi pembangunan daerah dan kesejahteraan masyarakat.
Tidak hanya soal pemekaran wilayah, Kang Mus juga menyampaikan komitmennya untuk membawa perubahan yang lebih baik di Kabupaten Bogor secara keseluruhan. “Kami hadir di sini untuk perubahan yang lebih baik bagi rakyat Kabupaten Bogor. Janji kami tercatat dalam kontrak politik dengan rakyat Kabupaten Bogor,” katanya.
Kang Mus kemudian mengajak seluruh masyarakat Kabupaten Bogor untuk bersama-sama mewujudkan perubahan tersebut. “Karena itu, kita harus bareng-bareng menang, berubah bareng-bareng, dan ada yang didapat rakyat Bogor, yakni perubahan ke arah yang lebih baik,” ujarnya.
Di sisi lain, Calon Bupati Bayu Syahjohan menegaskan pentingnya partisipasi masyarakat dalam Pilkada. Ia mengimbau warga untuk datang ke Tempat Pemungutan Suara (TPS) pada 27 November 2024 dan menyalurkan hak pilih mereka dengan bijak. “Kami harap masyarakat Kabupaten Bogor bisa hadir ke TPS dan menyalurkan hak pilih,” ujarnya.
Bayu juga mengingatkan masyarakat untuk tidak tergoda dengan politik uang atau sembako yang hanya memberikan keuntungan sesaat. “Jangan tergoda oleh politik uang, sembako, atau pun barang lainnya. Karena nanti kita yang akan menyesal seumur hidup,” tegasnya.
Dengan mengedepankan visi untuk pembangunan yang berkelanjutan, Bayu Syahjohan mengajak warga untuk memilih pemimpin yang memiliki komitmen jangka panjang dan benar-benar memperhatikan kepentingan rakyat. “Cari pemimpin yang baik, yang akan kembali pada rakyatnya,” pungkasnya.(dhil)










