Koranindopos com, Jakarta – Astra Tol Cipali terus berkomitmen memberikan pelayanan terbaik bagi pengguna jalan tol dengan mengutamakan aspek keamanan dan kenyamanan.
Melalui strategi keselamatan berbasis kerangka 3E (Education, Engineering, dan Enforcement), berbagai upaya telah dilakukan untuk menekan angka kecelakaan di sepanjang ruas tol Cipali. Hasilnya, pada semester I tahun 2024, angka kecelakaan menurun 4%, sementara fatalitas kecelakaan turun hingga 22% dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
Komitmen Astra Tol Cipali dalam Keselamatan Berkendara
Menurut Ardam Rafif Trisilo, Sustainability Management & Corporate Communications Dept Head Astra Tol Cipali, pihaknya akan terus mengupayakan berbagai langkah untuk menciptakan perjalanan yang lebih aman. Salah satu inisiatif yang dilakukan adalah membagikan BUSALI (Buku Saku Cipali), panduan keselamatan berkendara bagi pengguna tol.
“Kami akan selalu mengupayakan layanan jalan tol yang aman dan nyaman untuk seluruh pengguna jalan Tol Cipali melalui berbagai upaya menurunkan angka kecelakaan dan fatalitas. Hal ini sejalan dengan Sustainable Development Goals (SDGs), demi menciptakan kehidupan sehat dan meningkatkan kesejahteraan,” ujar Ardam.
Penambahan Lajur Tol Cipali Rampung Desember 2024
Untuk meningkatkan kapasitas dan kelancaran arus lalu lintas, Astra Tol Cipali juga tengah menyelesaikan proyek pelebaran jalan tol. Penambahan lajur ini direncanakan rampung pada Desember 2024, sehingga diharapkan dapat meminimalkan risiko kecelakaan akibat kepadatan kendaraan.
Langkah-Langkah Strategis Astra Tol Cipali diantaranya adalah dengan Edukasi Keselamatan. Astra Tol Cipali bersama dinas perhubungan dan kepolisian aktif mengadakan kampanye keselamatan di rest area dan lokasi strategis lainnya. Melalui media sosial, mereka juga menyampaikan imbauan penting terkait keselamatan berkendara.
Upaya juga dilakukan melalui metode engineering, yang antara lain dilakukan melalui pemasangan berbagai fasilitas keselamatan seperti 164 KM guardrail, 90,6 KM wire rope, dan 18.600 guide post.
Rekayasa Teknik (Engineering)
Astra Tol Cipali telah memasang berbagai fasilitas keselamatan seperti:
Guardrail: Pagar Pengaman Jalan.
Alat keselamatan jalan yang terbuat dari baja lembaran yang dibentuk/diforming dengan mesin cold-roll sehingga menghasilkan beam baja profil atau disebut W-Beam. Ketebalan baja juga telah ditentukan untuk menghindari risiko terburuk bagi kendaraan yang menabraknya.
Wire Rope: Dengan daya tahan hingga 80 ton untuk meredam benturan dengan elastisitas tinggi.
Sebagai pembatas jalan semi-kaku yang berfungsi optimal untuk mengamankan kendaraan yang keluar jalur. Wire rope, dengan konstruksi beberapa sling baja, mampu menahan beban hingga 80 ton, menawarkan elastisitas yang lebih tinggi dalam meredam benturan dibandingkan guard rail.
Pembatas Beton: Didesain mampu menahan benturan hingga 13 ton di lokasi rawan kecelakaan.
Pembatas beton merupakan pagar pengaman kaku yang efektif dipasang pada area-area yang tidak memiliki penampang jalur, lokasi curam, atau median jalan dengan ruang terbatas seperti pada lajur ketiga. Pembatas beton dirancang untuk menahan benturan langsung dengan beban sekitar 13 ton, sehingga memberikan perlindungan maksimal meski tanpa daya lentur.
Guide Post dan Speed Reducer: Sebagai panduan dan pengontrol kecepatan di sepanjang tol.
CCTV: Sebanyak 295 unit terpasang di setiap 1 km ruas tol untuk memantau kondisi lalu lintas secara real-time.
Astra Tol Cipali juga melakukan pemasangan speed reducer di 20 titik untuk menjaga batas kecepatan di sepanjang ruas tol Cipali. Untuk meningkatkan pemantauan keamanan dan kondisi lalu lintas, Astra Tol Cipali juga menyiagakan 295 CCTV yang tersebar di minimal setiap 1 KM ruas tol dan rest area.
Penegakan Hukum (Enforcement)
Astra Tol Cipali bekerja sama dengan pihak berwenang dalam operasi ODOL (Over Dimension & Over Load) serta penertiban parkir liar. Selain itu, patroli rutin dilakukan di titik rawan kecelakaan (black spot) untuk mencegah insiden.
Dukung Pembangunan Berkelanjutan
Melalui upaya yang berkelanjutan, Astra Tol Cipali berharap dapat memberikan kontribusi positif bagi pembangunan infrastruktur Indonesia. Langkah ini sejalan dengan visi Astra untuk sejahtera bersama bangsa serta mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) di Indonesia.
“Dengan kombinasi pendekatan edukasi, rekayasa teknik, dan penegakan hukum, Astra Tol Cipali terus berinovasi demi menciptakan pengalaman berkendara yang lebih aman dan nyaman bagi seluruh pengguna jalan tol”, pungkas Ardam.










