Rabu, 5 Agustus 2026
  • Masuk
Indopos
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Indopos
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Home tidak kategori

Usir 10 Dubes, Erdogan Jadi Sorotan Dunia

Editor : Anggoro oleh Editor : Anggoro
24 Oktober 2021
in tidak kategori, Internasional
A A
0
Usir 10 Dubes, Erdogan Jadi Sorotan Dunia
Share on FacebookShare on Twitter
WhatsApp Image 2021 10 24 at 18.22.47 - Usir 10 Dubes, Erdogan Jadi Sorotan Dunia
REUTERS/HO-PRESIDENTIAL PRESS OFFICE/AA
USIR DUBES: Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan.

TURKI, koranindopos.com- Insiden pengusiran sepuluh duta besar (dubes) negara asing oleh Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan pada Sabtu (23/10/2021) menjadi perhatian publik dunia. Di antara mereka adalah duta besar Jerman dan Amerika Serikat. 

Sebagaimana dilansir AFP, Erdogan tersinggung dengan pernyataan bersama para dubes tersebut yang mengkritik terhadap penahanan tokoh aktivis, Osman Kavala pada Senin lalu (17/10/2021). Dalam pernyataan bersama itu, AS, Jerman, Kanada, Denmark, Finlandia, Prancis, Belanda, Selandia Baru, Norwegia, dan Swedia menyerukan penyelesaian yang adil dan cepat untuk kasus Kavala.

Akibat aksi itu, Kementerian Luar Negeri Turki memanggil sepuluh duta besar negara tadi pada Selasa (18/10). Pada Sabtu (23/10), Erdogan mengumumkan bahwa dirinya telah mengusir sepuluh duta besar negara yang ikut serta mendukung Kavala. ”Saya telah memerintahkan menteri luar negeri kami untuk mengumumkan sepuluh duta besar negara asing tersebut akan di-persona nongrata secepatnya,” ujar Erdogan Sabtu (23/10/2021).

Walaupun demikian, Erdogan tak menyebut waktu tepat kesepuluh duta besar tersebut resmi diusir. Namun, Erdogan menegaskan, “Mereka harus pergi dari sini pada hari mereka tidak lagi bisa di Turki.”

Artikel Terkait

Hasil Jajak Pendapat Sebut Warga Israel Ragu Netanyahu Menang Pemilu

Serangan Brutal Israel Tewaskan 11 Orang di Gaza

Tiga Pilot Jet Tempur Iran Hilang Misterius di Qatar

Kavala sendiri merupakan filantropis sekaligus aktivis kelahiran Paris. Turki menahan pria 64 tahun itu sejak 2017 tanpa vonis hukuman. Meski tidak terlalu dikenal secara internasional, Kavala telah dinilai menjadi simbol bagi para pendukungnya di tengah tindakan keras rezim Erdogan dalam merespons upaya kudeta gagal 2016 lalu.

Dikutip dari New York Times, Kavala menjadi tahanan politik yang paling terkemuka di Turki. Penangkapannya sendiri dilakukan karena pemerintah beranggapan Kavala mencoba menggulingkan pemerintahan Erdogan. Ia dituduh membiayai dan mengatur protes antipemerintah yang berlangsung pada 2013 yang dimulai di Taman Gezi.

Erdogan menilai, protes yang terjadi merupakan upaya untuk menggulingkan kekuasaannya, bukan protes yang terjadi secara spontan. Erdogan juga mengklaim dirinya berhasil menggagalkan ‘kelicikan’ yang mencoba membebaskan Kavala.

Sementara itu, Kavala menilai, penangkapannya merupakan bagian dari drama politik Erdogan yang masih ingin berkuasa atas Turki. Kavala juga berpendapat bahwa hakim dan jaksa bersikap sesuai dengan wacana politik Erdogan.

“Karena saya adalah aktor utama dalam dakwaan fiktif dan juga satu-satunya terdakwa yang ditangkap dalam kasus ini, saya yakin situasi saya dinilai sebagai contoh kasus istimewa yang terjadi karena alasan politik,” tutur Kavala. (cnni/brg)

TerkaitBerita

PUTUS ASA: Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menghadiri sebuah sesi sidang di parlemen Israel, Knesset, di Yerusalem, pada 17 Juli 2024. (Foto Ilustrasi: AP/Ohad Zwigenberg)
Internasional

Hasil Jajak Pendapat Sebut Warga Israel Ragu Netanyahu Menang Pemilu

oleh Editor : Memoarto
5 Agustus 2026
KEJAHATAN KEMANUSIAAN: Seorang perempuan Palestina membawa logistik bantuan dari Yayasan Kemanusiaan Gaza (GHF). (FOTO: GETTY IMAGE)
Internasional

Serangan Brutal Israel Tewaskan 11 Orang di Gaza

oleh Editor : Memoarto
3 Agustus 2026
SERANGAN RUDAL: Bendera Iran dengan latar belakang peluncuran rudal. (Foto Ilustrasi: Minanews.net/Press TV)
Internasional

Tiga Pilot Jet Tempur Iran Hilang Misterius di Qatar

oleh Editor : Memoarto
2 Agustus 2026
SIAP MENYERANG: Korps Garda Revolusi Iran (IRGC) ancam perang makin meluas jika AS-Israel lanjutkan serangan. (Foto Ilustrasi: via REUTERS/IRGC via Wana News Agency)
Internasional

Iran Hancurkan Tiga F-35 AS di Pangkalan Udara Yordania

oleh Editor : Memoarto
31 Juli 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bank Jakarta

Direkomendasikan

UNIQLO Rayakan Semangat Kemerdekaan melalui Inisiatif  “UNIQLO Celebrating Indonesia. Made for All. Made for Indonesia.”

UNIQLO Rayakan Semangat Kemerdekaan melalui Inisiatif  “UNIQLO Celebrating Indonesia. Made for All. Made for Indonesia.”

5 Agustus 2026
Terobosan Baru Industri Hiburan, Remember Fest x Cube Concert Siap Digelar

Terobosan Baru Industri Hiburan, Remember Fest x Cube Concert Siap Digelar

5 Agustus 2026
Siropen Telasih: Dari Pabrik Kolonial hingga Menjadi Ikon Heritage Kota Lama Surabaya

Siropen Telasih: Dari Pabrik Kolonial hingga Menjadi Ikon Heritage Kota Lama Surabaya

5 Agustus 2026
Lewat ‘Eternal Melody’, Allequa Perucha Ingin Ceritakan Cinta yang Tak Selalu Romantis

Lewat ‘Eternal Melody’, Allequa Perucha Ingin Ceritakan Cinta yang Tak Selalu Romantis

5 Agustus 2026

Terpopuler

  • Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    4204 shares
    Share 1682 Tweet 1051
  • Mayoritas Menteri Disentil Presiden, Menag Ingatkan Bawahannya Membeli Produk Dalam Negeri

    649 shares
    Share 260 Tweet 162
  • Manchester United Siapkan Skuad Baru Jelang Musim Depan

    320 shares
    Share 128 Tweet 80
  • Arsenal Tak Sabar Boyong Bruno Guimaraes Dari Newcastle

    312 shares
    Share 125 Tweet 78
  • Pemotor Tewas Setelah Terserempet Truk di Jalan Daan Mogot Cengkareng

    312 shares
    Share 125 Tweet 78
  • Tentang Kami
  • Redaksi Indopos
  • Pedoman Media Siber
  • Sitemap
Kontak Kami : 0899 064 8218

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya