Kehadiran tersebut menjadi bagian dari upaya VinFast untuk menjawab kebutuhan masyarakat Indonesia yang semakin terbuka terhadap kendaraan listrik. Tren pasar kendaraan terelektrifikasi di Tanah Air juga menunjukkan pertumbuhan yang cukup pesat.
Berdasarkan data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (GAIKINDO), penjualan kendaraan terelektrifikasi meningkat 69,4 persen pada semester pertama 2026 dan telah melampaui 117.000 unit. Sementara itu, penjualan kendaraan plug-in hybrid electric vehicle (PHEV) tercatat tumbuh lebih dari 400 persen secara tahunan.
Dalam GIIAS Surabaya 2026, VinFast merancang area pamerannya bukan hanya sebagai tempat melihat kendaraan atau melakukan transaksi. Pengunjung akan diajak memahami berbagai tahapan dalam memiliki kendaraan listrik.
Mulai dari memilih model sesuai kebutuhan, memahami lokasi dan mekanisme pengisian daya, mengetahui perawatan kendaraan, hingga layanan purnajual akan menjadi bagian dari pengalaman tersebut.
Artikel Terkait
Konsep ini sekaligus menyoroti bahwa keputusan membeli kendaraan listrik tidak hanya berkaitan dengan harga kendaraan. Faktor seperti biaya operasional, kemudahan pengisian daya, layanan purnajual, hingga nilai kendaraan dalam jangka panjang juga semakin penting bagi konsumen.
Dari sisi produk, VinFast akan membawa sejumlah model, yakni VF 3, VF 6, VF 7, VF MPV 7, hingga Limo Green. Jajaran tersebut mencakup berbagai kebutuhan, mulai dari kendaraan perkotaan berukuran kompak hingga kendaraan keluarga.
Sejumlah model juga akan tersedia untuk test drive sehingga pengunjung dapat merasakan langsung karakter kendaraan listrik, termasuk respons torsi instan, kabin yang lebih senyap, serta fitur bantuan berkendara.
Salah satu hal yang masih menjadi pertimbangan masyarakat ketika hendak membeli mobil listrik adalah ketersediaan infrastruktur pengisian daya.
Untuk menjawab kekhawatiran tersebut, VinFast menghadirkan V-GREEN di area pameran. Pengunjung dapat memperoleh informasi mengenai jaringan pengisian daya yang tersedia serta kebijakan pengisian daya bagi pemilik kendaraan VinFast.
Selain persoalan charging, kondisi baterai dan nilai jual kembali kendaraan juga menjadi perhatian calon konsumen.
VinFast kemudian memperkenalkan program Drive Worry Free yang terdiri atas lima pilar, yaitu Zero Operating Cost, Battery Peace of Mind, Ownership Confidence, Service Confidence, dan Business Confidence.
Melalui program tersebut, VinFast menawarkan sejumlah manfaat, termasuk jaminan nilai jual kembali kendaraan hingga 80 persen dari nilai kendaraan, pengisian daya gratis melalui jaringan V-GREEN, serta gratis biaya berlangganan baterai selama dua tahun, dengan syarat dan ketentuan yang berlaku.
VinFast juga membawa program Sewa Jadi Cuan ke GIIAS Surabaya 2026. Program ini memungkinkan kendaraan VinFast ditawarkan melalui platform resmi untuk disewakan sehingga pemilik kendaraan memiliki peluang memperoleh pendapatan tambahan.
Konsep tersebut menjadi salah satu cara VinFast untuk menunjukkan bahwa kendaraan listrik tidak hanya dapat digunakan sebagai sarana mobilitas pribadi, tetapi juga berpotensi memberikan nilai ekonomi tambahan bagi pemiliknya.
Selain itu, konsumen yang melakukan pembayaran uang muka kendaraan VinFast selama pameran akan mendapatkan penawaran khusus.
Berbagai program yang ditawarkan antara lain jaminan nilai jual kembali hingga 80 persen selama periode kepemilikan, gratis pengisian daya melalui V-GREEN hingga 31 Maret 2029, serta bebas biaya berlangganan baterai selama dua tahun.
Seluruh program tersebut tetap mengikuti syarat dan ketentuan yang berlaku.
VinFast juga menegaskan komitmennya untuk membangun bisnis jangka panjang di Indonesia. Lebih dari dua tahun setelah memasuki pasar Tanah Air, perusahaan telah memperluas jajaran produk, membangun fasilitas perakitan lokal, serta mengembangkan jaringan pengisian daya V-GREEN.
Dari sisi jaringan penjualan dan layanan, VinFast saat ini telah memiliki lebih dari 40 showroom di berbagai wilayah Indonesia. Perusahaan juga menyiapkan rencana ekspansi jaringan dengan penambahan lebih dari 150 showroom dalam periode mendatang.
Langkah tersebut menunjukkan bahwa VinFast ingin membangun ekosistem kendaraan listrik secara lebih luas, bukan sekadar mengandalkan penjualan mobil.
Dengan pertumbuhan pasar kendaraan listrik Indonesia yang terus berlanjut, kehadiran VinFast di GIIAS Surabaya 2026 menjadi momentum untuk memperkenalkan lebih jauh konsep kepemilikan kendaraan listrik kepada masyarakat Jawa Timur.
Melalui pameran yang berlangsung pada 26–30 Agustus 2026 tersebut, konsumen tidak hanya dapat melihat dan mencoba berbagai model VinFast, tetapi juga mendapatkan gambaran mengenai biaya penggunaan, pengisian daya, layanan purnajual, hingga peluang memperoleh nilai tambah dari kendaraan listrik yang dimiliki.(dhil)










