Rabu, 13 Mei 2026
  • Masuk
Indopos
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Indopos
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Olahraga
  • Opini
  • More
Home Nasional

Vodcast BKKBN: Waspadai Perundungan Anak di Dunia Maya

Editor : Hana oleh Editor : Hana
18 Agustus 2022
in Nasional
A A
0
BKKBN

Ilustrasi(Thinkstockphotos.com)

Share on FacebookShare on Twitter

koranindopos.com – Jakarta. Bullying atau kasus perundungan yang terjadi kepada anak, tanpa kita sadari dapat mengakibatkan beragam efek negatif yang ditimbulkan di masa depan. Terbaru, para orang tua wajib mengawasi serta mewaspadai perundungan terhadap anak-anak di media sosial (cyber bullying) yang marak terjadi saat ini.

Hal tersebut disampaikan Psikolog Anak Grace Sameve dalam acara Vodcast: Waktu Indonesia Berencana (WIB) yang disiarkan di kanal YouTube BKKBN Official dengan tema Generasi Berencana Bebas Bullying, yang dipandu oleh Aca sebagai hostnya.

Dalam vodcast tersebut, Grace menjelaskan perbedaan antara perilaku nakal dengan perundungan. Nakal, menurut Grace adalah perilaku yang tidak sesuai dengan norma sosial atau lingkungan yang dilakukan anak karena berusaha mencari perhatian orang lain.

Sementara perundungan adalah perilaku agresif dengan tujuan menyakiti orang lain. Bisa dalam tidakan fisik, psikologis atau yang terbaru siber bullying.

Artikel Terkait

Bantu Pelaku UMKM Tingkatkan Mutu Produk

Perkuat Sektor Hulu Migas Untuk Hadapi Tantangan Geopolitik

Provinsi Miyazaki-Jepang Buka Lowongan Kerja Berketerampilan Khusus

“Penyebab bullying beragam. Mungkin anak meniru, tapi karena nggak faham itu adalah bullying yang bisa menyakiti orang lain, tapi karena orang lain melakukan jadi ditiru. Kedua bisa saja anak ini sudah pernah dibullying sebelumnya. Ketiga karena lingkungan sosial, misal kalau mau masuk suatu geng maka harus melakukan tindakan bullying,” kata Grace.

Grace menuturkan, faktor lainnya juga dipengaruhi oleh adanya bentuk pelapisan di berbagai masyarakat, khususnya di sekolah atau lingkungan pertemanan. Seperti tindak perundungan yang dilakukan anak pintar dengan anak yang bodoh, anak kaya dengan anak miskin, atau anak yang pemberani (mempunyai kuasa pertemanan) dengan anak yang penakut.

“Power in balance atau ketidak seimbangan kekuatan. Anak-anak yang ngebully dan dibully itu beda, anak yang ngebully itu biasanya lebih kuat atau mungkin ukuran badan lebih besar, lebih tua dan lain sebagainya,” ujarnya.

Sementara itu, sambung Grace, mengenai bullying siber adalah segala tindakan perundungan yang ruang lingkup nya terjadi di dunia maya atau media sosial. Tindakan yang dilakukan tidak berupa serangan fisik, melainkan ancaman-ancaman berbentuk narasi yang membuat orang lain merasa terancam secara psikologis.

“Ancaman baru nih bagi anak, jenisnya banyak apakah menakut-nakuti atau kasih komentar yang menyakitkan, memalukan atau meretas akun seseorang, kirim pesan tidak pantas kepada orang lain,” jelasnya.

Grace menuturkan, dari perundungan yang terjadi dapat berdampak pada rasa tidak percaya diri, trauma, hingga gangguan kognitif pada anak.

Faktor lingkungan terdekat sangat mempengaruhi perilaku perundungan anak-anak karena faktor dalam dirinya yang saling berinteraksi satu sama lain.

Oleh karena itu partisipasi dari lingkungan terdekat, terutama keluarga untuk melakukan identifikasi terhadap anak yang menjadi korban perundungan menjadi sangat penting.

“Kuncinya melihat ada perubahan di anak tersebut. Perubahan itu yang tidak kita inginkan, misalnya dulu ceria sekarang jadi murung. Dulu sekolahnya nilai bagus sekarang jelek,” ujarnya.

Grace menambahkan, mengajarkan anak untuk berani menyuarakan apa yang dialamainya akan membuat anak menjadi lebih tangguh. Sehingga anak dapat tumbuh rasa percaya diri dan tidak takut terhadap segala sesuatu.

Oleh karena itu ada dua tahap yang bisa dilakukan. Pertama mengajarkan kepada anak apa yang boleh dan tidak boleh dilakukan orang lain kepada diri anak. Kedua mengajarkan kepada anak untuk lebih peka terhadap dirinya.

“Kadang ada anak yang nggak mau ngadu takut dibilang cemen, masa gitu aja nangis, masa gitu aja ngadu. Nah itu penting ingatkan anak kita untuk jadi diri sendiri. Setiap orang punya toleransi yang berbeda-beda,” tuturnya.

Setelah itu, bekali anak untuk bisa melindungi dirinya sendiri dengan melakukan perlawanan. Misalnya kalau ada tindakan bullying di sekolah bisa berlindung atau mengadukan kepada wali kelas atau pergi ke ruang guru.

Dengan begitu, Grace berharap anak-anak dapat terlindung dari berbagai macam tindakan perundungan terutama yang marak terjadi di lingkungan sosial. Dengan terhidar dari kasus perundungan, besar harapan anak Indonesia bisa menjadi generasi yang unggul di masa depan. (why)

Topik: BKKBN

TerkaitBerita

PERKUAT UMKM: Direktur Mobilisasi Sumber Daya Dompet Dhuafa Etika Setiawanti (kedua dri kiri) berbicara dalam mini talkshow acara Women Empowerment Bali Edition di The Keranjang, Kuta, Bali pada Sabtu (9/5/2026). (Foto: Dok. Dompet Dhuafa)
Nasional

Bantu Pelaku UMKM Tingkatkan Mutu Produk

oleh Editor : Memoarto
13 Mei 2026
PERKUAT KOLABORASI: Ketua Panitia IPA CONVEX 2026 Tere sita Listyani dan Direktur Eksekutif IPA Marjolijn Wajong (kanan) saat Press Conference Road to IPA Convex 2026 di Menara Astra, Jakarta Pusat pada Selasa (12/5/2026). (WAYTRI/KORNINDOPOS.COM)
Nasional

Perkuat Sektor Hulu Migas Untuk Hadapi Tantangan Geopolitik

oleh Editor : Memoarto
12 Mei 2026
LOWONGAN KERJA: Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI) Mukhtarudin (tengah) memberikan keterangan pers, usai menerima kunjungan kerja Gubernur Prefektur Miyazaki, Jepang, Shunji Kōno, di Kantor Kementerian P2MI, Jakarta Selatan pada Selasa (12/5/2026). (FOTO: HARIS SUNANDAR/KORANINDOPOS.COM)
Nasional

Provinsi Miyazaki-Jepang Buka Lowongan Kerja Berketerampilan Khusus

oleh Editor : Memoarto
12 Mei 2026
UNS Buka 5 Program Studi Baru di Seleksi Mandiri 2026
Pendidikan

UNS Buka 5 Program Studi Baru di Seleksi Mandiri 2026

oleh Editor : Affandy
12 Mei 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bank Jakarta

Direkomendasikan

Imam Darto Bicara Soal Cerita Persahabatan di Film “Gudang Merica”

Imam Darto Bicara Soal Cerita Persahabatan di Film “Gudang Merica”

13 Mei 2026
Review Film Children of Heaven : Cara Keluarga Kecil Menjaga Martabat Mereka

Review Film Children of Heaven : Cara Keluarga Kecil Menjaga Martabat Mereka

13 Mei 2026
KANDIDAT KUAT: Pelatih Benfica, Jose Mourinho, memberikan instruksi di pinggir lapangan saat melawan Napoli di Liga Champions pada 11 Desember 2025. (Foto Ilustrasi: (c) AP Photo/Armando Franca)

Jose Mourinho Kandidat Kuat Pimpin Real Madrid

13 Mei 2026
PERKUAT UMKM: Direktur Mobilisasi Sumber Daya Dompet Dhuafa Etika Setiawanti (kedua dri kiri) berbicara dalam mini talkshow acara Women Empowerment Bali Edition di The Keranjang, Kuta, Bali pada Sabtu (9/5/2026). (Foto: Dok. Dompet Dhuafa)

Bantu Pelaku UMKM Tingkatkan Mutu Produk

13 Mei 2026

Terpopuler

  • EMISI METANA: Sejumlah alat berat beroperasi di tumpukan sampah yang menggunung di TPST Bantargebang, Kota Bekasi, Jawa Barat. (Foto: REUTERS/WILLY KURNIAWAN)

    Bekasi Kota Beracun Kedua di Dunia, Hasilkan 6,3 Ton Emisi Metana  

    338 shares
    Share 135 Tweet 85
  • Mayoritas Menteri Disentil Presiden, Menag Ingatkan Bawahannya Membeli Produk Dalam Negeri

    334 shares
    Share 134 Tweet 84
  • Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    3034 shares
    Share 1214 Tweet 759
  • Menguras Emosi, Leo Pictures Siapkan Series ‘Bunga di Tepi Jurang’ dan Drama Keluarga untuk Tahun 2026

    313 shares
    Share 125 Tweet 78
  • Isuzu Panther Reborn 2026 Hadir di Indonesia, Harga Mulai Rp 288 Jutaan dengan Skema Kredit Fleksibel

    680 shares
    Share 272 Tweet 170
  • Tentang Kami
  • Redaksi Indopos
  • Pedoman Media Siber
  • Sitemap
Kontak Kami : 0899 064 8218

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya