Koranindopos.com, Jakarta – Nama Wong Hang Bersaudara selama ini identik dengan dunia tailoring eksklusif yang berdiri sejak puluhan tahun lalu. Kini, rumah mode legendaris tersebut melangkah ke ranah baru dengan memperkenalkan sebuah brand bernama GAMS, koleksi pakaian bergaya taktikal yang dikemas modern dan stylish.
Peluncuran perdana GAMS berlangsung meriah di Lapangan Silang Monas, Jakarta Pusat, bertepatan dengan perayaan menuju HUT ke-80 Tentara Nasional Indonesia (TNI) pada 20–21 September 2025. Kehadiran koleksi ini bukan hanya menandai inovasi baru Wong Hang Bersaudara, tetapi juga membuka peluang lebih luas bagi masyarakat umum untuk menikmati busana taktikal yang sebelumnya lebih banyak digunakan oleh aparat militer maupun kepolisian.
“Awalnya hanya dipakai aparat, tapi banyak masyarakat yang ingin memakainya juga. Akhirnya kami buat agar bisa digunakan siapa saja, mulai dari meeting, aktivitas outdoor, hingga mendaki gunung,” kata Samuel Wongso, penerus generasi baru Wong Hang Bersaudara, saat ditemui di Monas, Minggu (21/9/2025).
Berbeda dengan produk serupa dari Amerika Serikat atau Inggris, GAMS menonjolkan identitas lokal dengan rancangan yang sepenuhnya buatan Indonesia. Samuel menekankan bahwa meskipun lahir dari kreativitas dalam negeri, kualitasnya tetap mampu bersaing di kancah global. Produk ini ditawarkan dengan harga terjangkau, di bawah Rp1 juta, sehingga bisa dinikmati beragam kalangan, mulai dari pejabat, direktur perusahaan, ajudan, hingga masyarakat umum.

Menurut Stephen Wongso, keunggulan GAMS ada pada detail desain yang mengutamakan fungsi praktis. Setiap elemen dirancang dengan mempertimbangkan kebutuhan pengguna, mulai dari kantong besar yang proporsional, resleting di titik strategis, hingga ruang penyimpanan khusus untuk walkie-talkie, ballpoint, atau kartu identitas. “Bahkan, ada kantong kecil tersembunyi untuk menyimpan kunci borgol, menegaskan konsep ‘taktis’ yang menjadi ciri khas produk ini,” jelas Stephen.
Inovasi lain yang menarik perhatian adalah sistem resleting pada bagian lengan. Desain ini memungkinkan pengguna mengubah kemeja lengan panjang menjadi lengan pendek dalam hitungan detik, lengkap dengan ruang penyimpanan praktis untuk bagian yang dilepas. Material yang digunakan juga dikembangkan khusus, tanpa mengimpor dari luar negeri. Kain GAMS dilengkapi teknologi anti air dan anti bakteri, sehingga tidak hanya nyaman tetapi juga tahan lama.
Tak berhenti pada fungsi, GAMS juga mengedepankan nilai filosofis. Nama GAMS sendiri bukan sekadar singkatan teknis, melainkan memiliki makna spiritual yang dalam. “GAMS itu artinya Gusti Allah Mboten Sare, doa agar kita selalu ingat bahwa Tuhan tidak pernah tidur,” ujar Samuel Wongso. Filosofi tersebut menegaskan bahwa brand ini membawa pesan kultural sekaligus spiritual, sesuatu yang jarang ditemui pada produk fashion taktikal di pasaran.
Dari sisi distribusi, GAMS sudah tersedia secara daring melalui Shopee, Tokopedia, dan Instagram. Sementara itu, kehadiran toko offline masih dalam tahap persiapan. Harapannya, produk ini bisa menjangkau lebih banyak konsumen dan menjadi bukti nyata bahwa karya mode lokal mampu sejajar dengan brand internasional.
Dengan menggabungkan gaya futuristik, detail fungsional, dan filosofi budaya, GAMS hadir sebagai inovasi yang menjembatani kebutuhan masyarakat urban terhadap pakaian praktis tanpa mengorbankan estetika. Kehadirannya juga menjadi penanda bahwa Wong Hang Bersaudara tidak hanya menjaga tradisi tailoring klasik, tetapi juga berani merespons perubahan tren mode yang semakin dinamis. (Brg/Kul)










