Rabu, 9 September 2026
  • Masuk
Indopos
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Indopos
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Home Nasional

Wukuf di Arafah Jatuh pada 5 Juni 2025, Jemaah Haji dihimbau Lakukan 7 Persiapan Ini

Editor : Hairul oleh Editor : Hairul
4 Juni 2025
in Nasional
A A
0
Wukuf
Share on FacebookShare on Twitter

koranindopos.com – Mekkah. Pemerintah Arab Saudi telah menetapkan bahwa pelaksanaan Wukuf di Arafah, sebagai puncak ibadah haji, jatuh pada Kamis, 5 Juni 2025. Dengan ketetapan tersebut, jemaah haji asal Indonesia akan mulai diberangkatkan dari pemondokan menuju Arafah pada H-1, yaitu Rabu, 4 Juni 2025.

Wukuf di Arafah merupakan rukun haji yang tidak bisa ditinggalkan. Oleh karena itu, persiapan khusus sangat diperlukan, mengingat rangkaian puncak haji (Armuzna: Arafah, Muzdalifah, dan Mina) akan berlangsung dalam kondisi cuaca ekstrem dan kepadatan jutaan jemaah dari seluruh dunia.

Jemaah haji akan menjalani ibadah dalam rentang waktu yang cukup panjang, yakni selama minimal tiga hari (8–10 Dzulhijjah). Selama periode ini, jemaah terikat dengan larangan dan ketentuan ihram. Maka dari itu, menjaga kebugaran fisik dan kesehatan mental menjadi hal utama.

Selain itu, mereka juga harus menuntaskan serangkaian manasik haji seperti tawaf, sai, melontar jumrah, dan tahallul, yang dilakukan di tengah lautan manusia.

Artikel Terkait

Tambang di Kampial Dihentikan Sementara, Pansus TRAP Dalami Legalitas

Pria Ditemukan Tewas di GBK, Diduga Bunuh Diri dan Sempat Unggah Pesan Perpisahan

432 Atlet Indonesia Menuju Asian Games 2026, Prabowo Lepas Kontingen di Istana

Untuk mendukung kelancaran ibadah, jemaah dihimbau melakukan beberapa persiapan penting sejak H-1, antara lain:

  1. Mandi Ihram
    Dilakukan pada pagi hari 8 Dzulhijjah, mandi ini bersifat sunnah dan dianjurkan sebelum mengenakan pakaian ihram. Jemaah boleh menggunakan sabun, parfum, atau minyak rambut sebelum berniat ihram.

  2. Memakai Pakaian Ihram
    Pria diwajibkan menanggalkan semua pakaian dalam dan mengenakan dua kain ihram, sedangkan perempuan menutupi seluruh tubuh kecuali wajah dan telapak tangan. Disarankan membawa payung untuk menghindari sengatan panas matahari.

  3. Mempersiapkan Perlengkapan Pribadi
    Pakaian ganti, perlengkapan mandi, obat-obatan, dan minyak oles menjadi kebutuhan esensial. Semua barang sebaiknya dikemas rapi dan mudah dijangkau.

  4. Membawa Panduan Ibadah
    Buku doa, mushaf kecil Al-Qur’an, atau aplikasi Al-Qur’an dan doa digital sangat membantu jemaah dalam mengisi waktu dengan ibadah selama Armuzna.

  5. Menjaga Kekompakan Rombongan
    Koordinasi dalam regu dan rombongan sangat penting agar seluruh proses perjalanan – dari pemondokan ke Arafah hingga ke Mina – berjalan lancar dan tertib.

  6. Menyimpan Barang Berharga
    Barang-barang berharga sebaiknya ditinggalkan dalam koper besar yang dikunci dan tidak dibawa ke Armuzna. Bagi jemaah kloter awal, koper besar biasanya telah diangkut terlebih dahulu untuk kepulangan, sehingga perlengkapan penting sebaiknya disimpan di koper kecil.

  7. Tidak Keluar dari Area Maktab
    Meski belum menjalani wukuf, pada tanggal 8 Dzulhijjah jemaah sebaiknya tetap berada di lingkungan tenda masing-masing. Menghindari pergerakan tanpa koordinasi dapat mencegah jemaah tersesat atau terpisah dari rombongan.

Persiapan yang matang dan kepatuhan terhadap arahan petugas haji akan sangat mendukung terciptanya ekosistem haji yang aman dan nyaman. Pemerintah Indonesia mengimbau jemaah agar aktif berkoordinasi dan bekerjasama dalam menjaga ketertiban selama puncak haji.

Pelaksanaan ibadah haji tahun 1446 H diharapkan berlangsung lancar dan penuh khidmat, berkat kesiapan dan kesadaran jemaah dalam menjalankan setiap tahapan dengan baik.

Topik: hajiWukuf di Arafah

TerkaitBerita

Tambang di Kampial Dihentikan Sementara, Pansus TRAP Dalami Legalitas
Nasional

Tambang di Kampial Dihentikan Sementara, Pansus TRAP Dalami Legalitas

oleh Editor : Akula
9 September 2026
Pria Ditemukan Tewas di GBK, Diduga Bunuh Diri dan Sempat Unggah Pesan Perpisahan
Peristiwa

Pria Ditemukan Tewas di GBK, Diduga Bunuh Diri dan Sempat Unggah Pesan Perpisahan

oleh Editor : Affandy
9 September 2026
432 Atlet Indonesia Menuju Asian Games 2026, Prabowo Lepas Kontingen di Istana
Nasional

432 Atlet Indonesia Menuju Asian Games 2026, Prabowo Lepas Kontingen di Istana

oleh Editor : Affandy
9 September 2026
Rentetan Bencana Uji Indonesia, Kesiapsiagaan Harus Jadi Prioritas
Nasional

Rentetan Bencana Uji Indonesia, Kesiapsiagaan Harus Jadi Prioritas

oleh Editor : Affandy
9 September 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Direkomendasikan

Dirut LPDB Koperasi Tekankan Pentingnya Penguatan Mitigasi Risiko Sejak Awal

Dirut LPDB Koperasi Tekankan Pentingnya Penguatan Mitigasi Risiko Sejak Awal

9 September 2026
BULOG Distribusikan Beras Premium ke Ritel-ritel Modern di Kota Besar Seluruh Indonesia

BULOG Distribusikan Beras Premium ke Ritel-ritel Modern di Kota Besar Seluruh Indonesia

9 September 2026
Run & Rise 2026 Ajak 1.200 Pelari Wujudkan Akses Air Bersih untuk Anak Indonesia

Run & Rise 2026 Ajak 1.200 Pelari Wujudkan Akses Air Bersih untuk Anak Indonesia

9 September 2026
Dari Seragam Kurir Menjadi Produk Baru, J&T Express Dorong Dampak Lingkungan dan Sosial

Dari Seragam Kurir Menjadi Produk Baru, J&T Express Dorong Dampak Lingkungan dan Sosial

9 September 2026

Terpopuler

  • Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    4457 shares
    Share 1783 Tweet 1114
  • Mayoritas Menteri Disentil Presiden, Menag Ingatkan Bawahannya Membeli Produk Dalam Negeri

    849 shares
    Share 340 Tweet 212
  • 3 Motor Listrik Bertenaga Buas yang Diklaim Bisa Menandingi Motor 250cc

    321 shares
    Share 128 Tweet 80
  • Suami Leni Mariska Angkat Bicarakan Tuduhan Podcast: Dari Klaim Nafkah Kurang Hingga Laporan Pemalsuan Dokumen

    321 shares
    Share 128 Tweet 80
  • Tak Ada Tanda Kekerasan, Mahasiswa UI yang Tewas di Kos Depok Diduga Bunuh Diri

    319 shares
    Share 128 Tweet 80
  • Tentang Kami
  • Redaksi Indopos
  • Pedoman Media Siber
  • Sitemap
Kontak Kami : 0899 064 8218

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya