Kamis, 10 September 2026
  • Masuk
Indopos
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Indopos
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Home Nasional

Pustakawan Dituntut Jadi Penjaga Makna di Tengah Arus AI

Editor : Akula oleh Editor : Akula
18 September 2025
in Nasional, Pendidikan
A A
0
Pustakawan Dituntut Jadi Penjaga Makna di Tengah Arus AI
Share on FacebookShare on Twitter

Koranindopos.com, Batam – Peran pustakawan di era digital tidak lagi bisa dipandang sebatas pengelola koleksi buku. Di tengah kemajuan kecerdasan artifisial (AI), profesi ini dituntut hadir sebagai penentu arah pengetahuan, penghubung nilai-nilai kemanusiaan, sekaligus penjaga keberlangsungan peradaban.

Pesan itu ditegaskan Ketua Umum Ikatan Pustakawan Indonesia (IPI), T. Syamsul Bahri, ketika membuka Kongres XVI IPI dan Seminar Ilmiah Nasional 2025 di Batam, Rabu (17/9/2025). Ia menekankan bahwa AI membawa peluang besar bagi dunia kepustakawanan, tetapi sekaligus menghadirkan risiko yang tidak bisa disepelekan.

Menurut Syamsul, teknologi AI dapat mempermudah akses informasi, meningkatkan efisiensi kerja, hingga memberikan layanan yang lebih personal kepada masyarakat. Namun, di balik kemudahan itu, ada konsekuensi serius yang menyangkut kompetensi pustakawan, etika profesi, serta relevansi peran mereka di tengah perubahan zaman.

“Pustakawan di era AI bukan hanya penjaga koleksi, tetapi pengelola makna. AI bisa membantu menemukan data, tetapi pustakawanlah yang memastikan data itu bermakna, kontekstual, etis, dan bermanfaat bagi peningkatan kualitas hidup masyarakat,” ujarnya.

Artikel Terkait

BIG Ungkap Kronologi Anak Krakatau Sebelum Erupsi Terkuat, Terekam dari Satelit

Menhut Tekankan Kecepatan Rescue Orangutan Terdampak Karhutla, Terlambat Bisa Fatal

Di Acara HUT Ke-25 Demokrat Prabowo Sebut Pidato AHY Adalah Kritik Tajam

IMG 20250918 WA0014 - Pustakawan Dituntut Jadi Penjaga Makna di Tengah Arus AI

Syamsul juga menggunakan kesempatan tersebut untuk merefleksikan perjalanannya selama dua periode menjabat Ketua Umum IPI sejak 2018. Ia menyebut masa kepemimpinannya penuh dinamika dan pembelajaran, disertai dengan tantangan sekaligus kebahagiaan.

“Atas nama pribadi dan organisasi, saya menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh pengurus, pembina, pengawas, pemerintah pusat dan daerah, serta pustakawan Indonesia atas dukungan dan kebersamaannya. Tanpa sinergi kita semua, IPI tidak akan sampai pada capaian hari ini. Pada kesempatan ini pula saya memohon maaf jika masih banyak hal yang belum dapat saya selesaikan,” katanya.

Ia menegaskan Kongres XVI IPI tidak sekadar menjadi ajang pergantian kepemimpinan, melainkan forum penting untuk meninjau AD/ART, merumuskan program kerja baru, sekaligus menentukan arah masa depan profesi pustakawan di Indonesia.

Dalam forum yang sama, Kepala Perpustakaan Nasional RI, E. Aminudin Aziz, mengingatkan bahwa keberadaan perpustakaan perlu didefinisikan ulang agar tetap relevan. Menurutnya, perpustakaan tidak boleh berhenti sebagai tempat penyimpanan buku, melainkan harus bertransformasi menjadi ruang inovasi, kreativitas, dan pusat pengembangan ilmu pengetahuan.

“Perpustakaan jangan sampai hanya hadir tanpa memberi makna. Ia harus menjadi ruang inovasi, kreativitas, dan pengembangan ilmu pengetahuan. Kalau perpustakaan kita muliakan, pustakawannya pun harus dimuliakan. Pustakawan adalah garda depan yang menghubungkan warisan masa lalu dengan tantangan masa depan,” tegas Aminudin.

Dukungan juga datang dari Gubernur Kepulauan Riau, Ansar Ahmad, yang menyatakan kebanggaannya karena Batam dipercaya sebagai tuan rumah kongres. Ia mengingatkan kembali bahwa Kepulauan Riau memiliki akar sejarah penting dalam perkembangan literasi nasional, termasuk peran besar Raja Ali Haji dalam pembakuan Bahasa Melayu yang kemudian menjadi cikal bakal Bahasa Indonesia.

“Provinsi ini memiliki nilai historis penting, termasuk peran Raja Ali Haji dalam membakukan Bahasa Melayu yang menjadi cikal bakal Bahasa Indonesia. Momentum ini sangat tepat untuk memperkuat peran pustakawan dalam pembangunan manusia di era digital,” ujarnya.

Selain sidang kongres, agenda kegiatan juga dilengkapi dengan Seminar Ilmiah Nasional bertema “Pustakawan di Era Kecerdasan Buatan: Peluang dan Tantangan”. Seminar ini menghadirkan pembicara dari berbagai kalangan, mulai dari akademisi, pejabat pemerintah, hingga perwakilan luar negeri, seperti Adin Bondar (Perpusnas), Indra Gunawan (Kemendagri), Fuad Gani (Universitas Indonesia), Li Lin Soh (National Library Board Singapura), serta budayawan Melayu, Rendra Setyadiharja.

Pameran perpustakaan, teknologi informasi, hingga produk lokal juga ikut meramaikan rangkaian acara dan terbuka bagi masyarakat umum. Kehadiran pameran ini diharapkan dapat mendekatkan masyarakat dengan perkembangan dunia perpustakaan dan literasi digital.

Melalui kongres ini, IPI menaruh harapan besar agar pustakawan Indonesia semakin siap menghadapi tantangan era AI. Keputusan-keputusan strategis yang lahir dari forum ini diyakini akan memperkuat gerakan literasi nasional sekaligus memastikan pustakawan tetap hadir sebagai profesi bermartabat yang berperan vital dalam pembangunan bangsa. (Brg/Kul)

 

Topik: PerpusnasPustakawan

TerkaitBerita

BIG Ungkap Kronologi Anak Krakatau Sebelum Erupsi Terkuat, Terekam dari Satelit
Nasional

BIG Ungkap Kronologi Anak Krakatau Sebelum Erupsi Terkuat, Terekam dari Satelit

oleh Editor : Affandy
10 September 2026
Menhut Tekankan Kecepatan Rescue Orangutan Terdampak Karhutla, Terlambat Bisa Fatal
Nasional

Menhut Tekankan Kecepatan Rescue Orangutan Terdampak Karhutla, Terlambat Bisa Fatal

oleh Editor : Affandy
10 September 2026
"TERUSIK" KRITIK: Presiden Prabowo Subianto pidato saat menghadiri HUT Ke-25 Partai Demokrat di Jakarta pada Rabu (9/9/2026). (Foto: Dok./ Youtube Demokrat)
Politik

Di Acara HUT Ke-25 Demokrat Prabowo Sebut Pidato AHY Adalah Kritik Tajam

oleh Editor : Memoarto
10 September 2026
Tambang di Kampial Dihentikan Sementara, Pansus TRAP Dalami Legalitas
Nasional

Tambang di Kampial Dihentikan Sementara, Pansus TRAP Dalami Legalitas

oleh Editor : Akula
9 September 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Direkomendasikan

Putar Lagu Lingsir Wengi, Sekelompok Konten Kreator Malah Diburu Teror di Motel Malioboro

Putar Lagu Lingsir Wengi, Sekelompok Konten Kreator Malah Diburu Teror di Motel Malioboro

10 September 2026
Kuasa Gelap: Perjanjian Darah Bawa Teror Rephaim hingga Ancam Satu Wilayah

Kuasa Gelap: Perjanjian Darah Bawa Teror Rephaim hingga Ancam Satu Wilayah

10 September 2026
Harga Minyak Dunia Tembus US$ 101 per Barel, Konflik AS-Iran Picu Kekhawatiran Selat Hormuz

Harga Minyak Dunia Tembus US$ 101 per Barel, Konflik AS-Iran Picu Kekhawatiran Selat Hormuz

10 September 2026
Wow…..Opie Kumis Ternyata Telah Menikah Sebanyak 31 Kali 

Wow…..Opie Kumis Ternyata Telah Menikah Sebanyak 31 Kali 

10 September 2026

Terpopuler

  • Produk Dalam Negri

    Mayoritas Menteri Disentil Presiden, Menag Ingatkan Bawahannya Membeli Produk Dalam Negeri

    855 shares
    Share 342 Tweet 214
  • Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    4463 shares
    Share 1785 Tweet 1116
  • 3 Motor Listrik Bertenaga Buas yang Diklaim Bisa Menandingi Motor 250cc

    324 shares
    Share 130 Tweet 81
  • Suami Leni Mariska Angkat Bicarakan Tuduhan Podcast: Dari Klaim Nafkah Kurang Hingga Laporan Pemalsuan Dokumen

    322 shares
    Share 129 Tweet 81
  • Kecelakaan Beruntun di Kembangan Jakbar Tewaskan Sekeluarga, Libatkan 5 Kendaraan

    316 shares
    Share 126 Tweet 79
  • Tentang Kami
  • Redaksi Indopos
  • Pedoman Media Siber
  • Sitemap
Kontak Kami : 0899 064 8218

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya