Selasa, 6 Oktober 2026
  • Masuk
Indopos
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Indopos
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Home Nasional

Menhut Tekankan Kecepatan Rescue Orangutan Terdampak Karhutla, Terlambat Bisa Fatal

Editor : Affandy oleh Editor : Affandy
10 September 2026
in Nasional
A A
0
Menhut Tekankan Kecepatan Rescue Orangutan Terdampak Karhutla, Terlambat Bisa Fatal

Foto: dok. antara

Share on FacebookShare on Twitter

Koranindopos.com – JAKARTA — Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni menekankan pentingnya kecepatan dalam menyelamatkan orangutan yang terdampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Menurut Raja Juli, orangutan yang terpapar asap karhutla dapat mengalami gangguan pernapasan. Jika terlambat mendapatkan penanganan medis, kondisi tersebut berpotensi membahayakan nyawa satwa.

“Kecepatan melaporkan dan kecepatan untuk me-rescue ini sangat penting, karena semakin lama orangutannya mengalami misalkan penyakit pernapasan ya, dari dampak karhutla, dan terlambat untuk di-treatment secara baik, nah itu akan mengakibatkan fatal,” kata Raja Juli di Kalimantan Tengah, dikutip dari keterangannya, Rabu (9/9/2026).

Kementerian Kehutanan (Kemenhut) bersama instansi terkait dan mitra konservasi memperkuat langkah penyelamatan satwa yang terdampak karhutla.

Artikel Terkait

KESDM Minta Pemda Anggarkan Pemeliharaan Lingkungan Dari Pajak Air Tanah

Prabowo Resmikan 204 Satuan Baru TNI, Termasuk 6 Kodam

Awal Oktober 2026, Istana Sibuk: Prabowo Reshuffle Kabinet dan Lantik 26 Wantimpres

Raja Juli menegaskan bahwa penyelamatan orangutan tidak dapat menunggu hingga seluruh kebakaran selesai. Upaya rescue harus dilakukan secara bersamaan dengan penanganan karhutla melalui pemadaman api.

“Jadi sebenarnya sudah banyak kerja yang dilakukan antara Kementerian Kehutanan melalui BKSDA Kalimantan Barat, Pak Kepala Dinas juga, dengan mitra-mitra ya, termasuk YIARI. Kerja sama selama ini berjalan dengan baik, namun dalam konteks karhutla ini, kita kerja samanya lebih diperkuat lagi,” ujar Raja Juli.

Penguatan kerja sama tersebut dilakukan untuk mempercepat respons ketika ditemukan satwa yang terdampak asap maupun keluar dari habitatnya akibat kebakaran.

Salah satu langkah yang dilakukan adalah meningkatkan intensitas patroli di wilayah yang berpotensi terdampak karhutla.

Raja Juli mengatakan kendaraan patroli akan digunakan lebih banyak dan lebih sering untuk memantau kondisi di lapangan.

Di sisi lain, masyarakat juga diminta berperan aktif dengan segera melaporkan apabila menemukan orangutan yang keluar dari hutan atau masuk ke wilayah permukiman.

Laporan tersebut dapat disampaikan melalui nomor call center yang telah disosialisasikan Kemenhut.

Kecepatan laporan dinilai penting agar tim penyelamat dapat segera mendatangi lokasi dan memberikan penanganan kepada satwa sebelum kondisinya memburuk.

Selain memperkuat patroli, Kemenhut juga meningkatkan dukungan kepada mitra konservasi yang terlibat dalam penyelamatan orangutan.

Dukungan tersebut antara lain berupa pemenuhan kebutuhan peralatan medis, termasuk tabung oksigen dan nebulizer yang diperlukan untuk menangani satwa dengan gangguan pernapasan.

Kemenhut juga membuka opsi menambah tenaga dokter hewan apabila kebutuhan di lapangan meningkat.

Dokter hewan dari balai lain yang wilayahnya tidak terdampak karhutla dapat ditugaskan untuk membantu proses penanganan satwa.

“Jadi apinya kita usahakan padam, padamkan ya, tapi di saat bersamaan, langkah emergency untuk rescue ini menjadi sangat penting sekali,” tegas Raja Juli.

Orangutan yang berhasil diselamatkan tidak langsung dilepasliarkan. Satwa terlebih dahulu menjalani pemeriksaan kesehatan untuk memastikan kondisinya cukup baik dan lokasi pelepasliaran aman dari ancaman karhutla.

Raja Juli mengatakan pelepasliaran perlu dilakukan sesegera mungkin apabila kondisi satwa dan habitat telah dinyatakan aman.

Langkah tersebut penting agar orangutan tidak terlalu lama berada di dalam kandang dan tetap mempertahankan perilaku alaminya.

“Jadi secepat mungkin bisa kita lepasliarkan di tempat yang kita identifikasi aman ya. Ada beberapa sudah diidentifikasi beberapa tempat, namun juga harus diatur tidak semua berada di lokasi yang sama, terutama untuk jantan yang memang sangat teritorial ya,” ujar Raja Juli.

Pengaturan lokasi pelepasliaran menjadi penting karena orangutan, khususnya jantan, memiliki sifat teritorial. Karena itu, satwa yang telah diselamatkan tidak dapat dilepas begitu saja di satu lokasi yang sama.

Upaya penyelamatan orangutan terdampak karhutla membutuhkan koordinasi antara pemerintah, petugas konservasi, dokter hewan, mitra penyelamatan satwa, dan masyarakat.

Selain memadamkan api, respons cepat terhadap satwa yang mengalami dampak asap menjadi bagian penting dari penanganan darurat.

Masyarakat yang menemukan orangutan atau satwa liar lainnya di luar habitat akibat karhutla diharapkan segera melaporkannya melalui saluran resmi agar petugas dapat melakukan evakuasi secara tepat.

Dengan mempercepat proses pelaporan, rescue, penanganan medis, hingga pelepasliaran ke habitat yang aman, pemerintah berharap dampak karhutla terhadap populasi orangutan dan satwa liar lainnya dapat ditekan.(dhil/kmps)

Topik: menhutOrangutan

TerkaitBerita

AIR TANAH: Aktivitas pengeboran air tanah. (Foto Ilustrasi: RRI.co.id)
Nasional

KESDM Minta Pemda Anggarkan Pemeliharaan Lingkungan Dari Pajak Air Tanah

oleh Editor : Memoarto
5 Oktober 2026
Prabowo Resmikan 204 Satuan Baru TNI, Termasuk 6 Kodam
Nasional

Prabowo Resmikan 204 Satuan Baru TNI, Termasuk 6 Kodam

oleh Editor : Affandy
5 Oktober 2026
Awal Oktober 2026, Istana Sibuk: Prabowo Reshuffle Kabinet dan Lantik 26 Wantimpres
Nasional

Awal Oktober 2026, Istana Sibuk: Prabowo Reshuffle Kabinet dan Lantik 26 Wantimpres

oleh Editor : Affandy
5 Oktober 2026
Sabet Dua Penghargaan Lulusan Terbaik Unjani, Asops Kasdam Jaya Buktikan Kapasitas Akademik Perwira TNI
Nasional

Sabet Dua Penghargaan Lulusan Terbaik Unjani, Asops Kasdam Jaya Buktikan Kapasitas Akademik Perwira TNI

oleh Editor : Akula
5 Oktober 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Direkomendasikan

ATUR STRATEGI: Aksi John Herdman di pinggir lapangan mengatur strategis skuad Garuda pada laga FIFA ASEAN Cup 2026 melawan Thailand. (Foto: (c) Budy Santoso)

Strategi Jitu John Herdman Kunci Kemenangan Skuad Garuda di Puncak FIFA ASEAN Cup 2026

6 Oktober 2026
KELOMPOK MILISI: Pasukan Houthi di Yaman. (Foto Ilustrasi: dok./ REUTERS/Khaled Abdullah)

Militer Yaman Klaim Bunuh 700 Anggota Houthi

6 Oktober 2026
Bank Jakarta Siapkan Duplikasi Biodigester ke Wilayah Lain di Jakarta

Bank Jakarta Siapkan Duplikasi Biodigester ke Wilayah Lain di Jakarta

5 Oktober 2026
Privat: Jadi Pemeran Utama Serial ‘Suara Hati’, Dewi Perssik Buka-Bukan Soal Karakter Melodi dan Kehidupan Nyata

Setelah 20 Tahun Vakum, Dewi Perssik Kembali Akting Lewat Serial Suara Hati

5 Oktober 2026

Terpopuler

  • Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    4894 shares
    Share 1958 Tweet 1224
  • Mayoritas Menteri Disentil Presiden, Menag Ingatkan Bawahannya Membeli Produk Dalam Negeri

    1004 shares
    Share 402 Tweet 251
  • Laga Awal Musim Membuka Peluang AC Milan Berkembang

    340 shares
    Share 136 Tweet 85
  • Membawa Pulang Standar Dunia ke Sekolah Menengah Kejuruan

    372 shares
    Share 149 Tweet 93
  • Posting Kalimat Galau di Instagram, Ada Apa Dengan Yogie Nandes?

    313 shares
    Share 125 Tweet 78
  • Tentang Kami
  • Redaksi Indopos
  • Pedoman Media Siber
  • Sitemap
Kontak Kami : 0899 064 8218

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya