Rabu, 28 Oktober 2026
  • Masuk
Indopos
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Indopos
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Home Nasional

Menko PMK Luncurkan RAN Pijar Fokus Kembangkan Solusi  Komprehensif terhadap Masalah 75 Juta Anak-Remaja

Editor : Hana oleh Editor : Hana
21 April 2022
in Nasional
A A
0
Menko PMK Luncurkan RAN Pijar Fokus Kembangkan Solusi  Komprehensif terhadap Masalah 75 Juta Anak-Remaja
Share on FacebookShare on Twitter

 

JAKARTA, koranindopos.com – Anak usia sekolah dan Remaja merupakan kelompok sasaran yang sangat penting dan strategis dalam pembangunan bangsa. Berdasarkan Sensus Penduduk 2020, jumlah penduduk berusia 8-23 tahun mencapai 75 juta jiwa atau 27,94% dari total populasi Indonesia. Jumlah sangat banyak itu sangat menentukan kemajuan dan arahnya bangsa di masa depan.

Karena itu, sebagai bentuk komitmen pemerintah dalam membangun SDM unggul berkualitas menuju Indonesia Maju, maka Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK) meluncurkan Permenko PMK No. 1 Tahun 2022 tentang Rencana Aksi Nasional Peningkatan Kesejahteraan Anak Usia Sekolah dan Remaja (RAN PIJAR).

Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy menyampaikan bahwa adanya RAN PIJAR bertujuan untuk menyelesaikan masalah-masalah yang dihadapi kalangan anak usia sekolah dan remaja.

Artikel Terkait

Pantograf Berpercikan Api di Stasiun Jakarta Kota, KAI Commuter Siapkan Rangkaian Pengganti

Malaysia Tawarkan Pesawat Amfibi CL-415MP dan Helikopter Bantu Padamkan Karhutla di Indonesia

BNPB Pemetaan Potensi Bencana: 253 Kabupaten/Kota Rawan Banjir dan 202 Rawan Longsor Hingga Awal 2027

“RAN PIJAR  memberi perhatian khusus terkait sejumlah isu kesejahteraan anak usia sekolah dan remaja,” ujar Menko PMK saat menyampaikan pidato peluncuran RAN PIJAR, di Hotel Ritz Carlton Jakarta, pada Selasa (19/4).

Dalam peluncuran RAN PIJAR, hadir Mendikbudristek Nadiem Makarim, Menteri PPPA I Gusti Bintang Ayu Dharmawati, Menkes Budi Gunadi Sadikin, Kepala BKKBN Hasto Wardoyo, serta perwakilan Kementerian/Lembaga yang terlibat lainnya.

Pendekatan atas isu generasi muda itu cukup komprehensif. Di antaranya, masalah kesehatan dan gizi; keterhubungan dengan orangtua, teman sebaya dan guru/sekolah; lingkungan yang aman dan mendukung perkembangan; akses dan kualitas pendidikan dan keterampilan; serta ketahanan dalam mengambil sikap dan tindakan.

Lebih lanjut, Menko PMK memaparkan beberapa permasalahan yang menimpa anak usia sekolah dan remaja di Indonesia. Seperti pola makan yang buruk, anemia, kurang gizi, obesitas, kekerasan di sekolah dan di rumah, perundungan di dunia nyata dan dunia maya, gangguan mental emosional, depresi, kenakalan remaja, penyalahgunaan narkotika, dan juga masalah akses terhadap pendidikan khususnya pada anak-anak kurang mampu, dan disabilitas.

Muhadjir menyampaikan, permasalahan yang menimpa anak usia sekolah dan remaja merupakan tanggung jawab semua pihak yang ingin memajukan Indonesia. Karrna itu, dia meminta agar semua pihak bersinergi dalam menyejahterakan anak usia sekolah dan remaja dengan pedoman RAN PIJAR.

“Berbagai kompleksitas masalah anak usia sekolah dan remaja tersebut memerlukan penanganan yang komprehensif dari Pemerintah, pemerintah daerah, seluruh kekuatan lsm, kekuatan masyarakat madani dan semua pihak yang merasa ikut bertanggung jawab atas masa depan bangsa Indonesia ini,” tegasnya.

Sebagai informasi Permenko PMK Nomor 1 Tahun 2022 tentang Rencana Aksi Nasional Peningkatan Kesejahteraan Anak Usia Sekolah dan Remaja (RAN PIJAR) merupakan komitmen bersama lintas kementerian yang dipimpin oleh Kemenko PMK untuk membangun SDM unggul Indonesia Maju yang berkualitas dan berdaya saing.

Dalam penyusunan RAN PIJAR, Kemenko PMK bekerja sama dengan United Nations Population Fund (UNFPA) dan didukung oleh 20 Kementerian dan Lembaga, yakni : Kementerian PPN (Bappenas), Kemenkes, Kemendikbudristek, Kemensos, KemenPPPA, Kemendagri, Kemenpora, Kemenag, Kemenkominfo, Kemenperin, Kemendes PDTT, Kemnaker, Polri, BPS, BKKBN, BNN, BPNT, BPOM, KPAI, serta UNFPA.

RAN PIJAR memiliki 5 strategi utama  yakni: 1. Penguatan komitmen dan koordinasi serta kerja sama lintas sektor dan pemangku komitmen; 2. Perluasan akses pelayanan kesehatan gizi yang berkualitss; 3. Lingkungan yang aman dan mendukung perkembangn anak remaja; 4. Perbaikan kualitas dan akses untuk menunjang peningkatan pendidikan, keterampilan hidup dan peran serta anak usia sekolah dan remaja; 5. Penguatan dan pengembangan sistem informasi data riset dan inovasi dalam pengembangan SDM.

Pada kesempatan yang sama Kepala BKKBN Hasto Wardoyo menambahkan, “Remaja putri anemia kasusnya di atas30% dan kemudian mereka itu menikah dalam keadaan anemia, sebetulnya merekabanyak yang menikah, siap nikah tapi tidak siap hamil. Karena kalau hamilanaknya benar stunting. Terimakasih pak menkes tadi memberikan tablet tablet tambah darakepada remaja juga mencegah stunting. Tentu semua menyadari kai ini kita punyakesempatan yang bagus untuk bonus demografi hanya sampai tahun 2035,seandainya remaja kita tidak sehat dan tidak unggul tentu cita-cita untukIndonesia maju yang didukung oleh generasi yang unggul ini tidak bisa ungguldengan baik”, ucap Hasto.(why)

Topik: BKKBNKemenko PMKRAN PIJAR

TerkaitBerita

Pantograf Berpercikan Api di Stasiun Jakarta Kota, KAI Commuter Siapkan Rangkaian Pengganti
Peristiwa

Pantograf Berpercikan Api di Stasiun Jakarta Kota, KAI Commuter Siapkan Rangkaian Pengganti

oleh Editor : Affandy
28 Oktober 2026
Malaysia Tawarkan Pesawat Amfibi CL-415MP dan Helikopter Bantu Padamkan Karhutla di Indonesia
Nasional

Malaysia Tawarkan Pesawat Amfibi CL-415MP dan Helikopter Bantu Padamkan Karhutla di Indonesia

oleh Editor : Affandy
28 Oktober 2026
BNPB Pemetaan Potensi Bencana: 253 Kabupaten/Kota Rawan Banjir dan 202 Rawan Longsor Hingga Awal 2027
Nasional

BNPB Pemetaan Potensi Bencana: 253 Kabupaten/Kota Rawan Banjir dan 202 Rawan Longsor Hingga Awal 2027

oleh Editor : Affandy
28 Oktober 2026
BENCANA ALAM: Banjir di Aceh hingga Sumut. (Foto Ilustrasi: ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A)
Nasional

Tercatat 1.368 Warga Terdampak Banjir di Aceh dan Sumut

oleh Editor : Memoarto
28 Oktober 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Direkomendasikan

Pegadaian Raih The Finance Special Award 2026 Berkat Inovasi Transformasi Digital

Pegadaian Raih The Finance Special Award 2026 Berkat Inovasi Transformasi Digital

28 Oktober 2026
19 Perenang Siap Seberangi Selat Madura, Galang Donasi Rp1 Miliar untuk Warga Timbulsloko

19 Perenang Siap Seberangi Selat Madura, Galang Donasi Rp1 Miliar untuk Warga Timbulsloko

28 Oktober 2026
Raih Perunggu di Malaysia, Atlet Cilik Micha Bidik Medali Emas

Raih Perunggu di Malaysia, Atlet Cilik Micha Bidik Medali Emas

28 Oktober 2026
BMKG Rilis Peringatan Dini Cuaca Jabodetabek 28–29 Oktober 2026: Bogor Status Siaga, 7 Wilayah Waspada Hujan Lebat

BMKG Rilis Peringatan Dini Cuaca Jabodetabek 28–29 Oktober 2026: Bogor Status Siaga, 7 Wilayah Waspada Hujan Lebat

28 Oktober 2026

Terpopuler

  • Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    5114 shares
    Share 2046 Tweet 1279
  • Mayoritas Menteri Disentil Presiden, Menag Ingatkan Bawahannya Membeli Produk Dalam Negeri

    1112 shares
    Share 445 Tweet 278
  • Singapura Ancam Tutup Bisnis Tujuh Perusahaan Dalang Karhutla

    321 shares
    Share 128 Tweet 80
  • MU Hanya Dua Kali Menang, Nasib Michael Carrick di Ujung Tanduk

    313 shares
    Share 125 Tweet 78
  • Bareskrim Polri Tangkap 4 Tersangka Pengelola Situs Judi Online Boxkia.com

    313 shares
    Share 125 Tweet 78
  • Tentang Kami
  • Redaksi Indopos
  • Pedoman Media Siber
  • Sitemap
Kontak Kami : 0899 064 8218

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya