Kamis, 25 Juni 2026
  • Masuk
Indopos
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Indopos
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Olahraga
  • Opini
  • More
Home Nasional

Menko PM Soroti Tantangan UHC JKN: Kualitas Layanan hingga Literasi Kesehatan Masih Jadi PR

Editor : Hairul oleh Editor : Hairul
14 Desember 2025
in Nasional
A A
0
Kota Tangerang
Share on FacebookShare on Twitter

koranindopos.com – Jakarta. Tantangan besar masih membayangi pelaksanaan Universal Health Coverage (UHC) melalui program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) di Indonesia. Persoalan kualitas layanan, keaktifan peserta, serta rendahnya literasi kesehatan dinilai menjadi pekerjaan rumah yang perlu segera ditangani secara serius.

Hal tersebut disampaikan Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat (Menko PM) Muhaimin Iskandar dalam Diskusi Publik bertajuk “Memaknai Peringatan Cakupan Kesehatan Semesta: Sehatkan Bangsa melalui Asta Cita” yang digelar di Jakarta, Jumat (12/12/2025).

Muhaimin mengungkapkan, meskipun cakupan kepesertaan JKN sudah tergolong tinggi, masih terdapat 20,38 persen peserta yang tidak aktif membayar iuran. Kondisi ini, menurutnya, berpotensi mengganggu keberlanjutan sistem jaminan kesehatan nasional.

Selain persoalan kepesertaan, Muhaimin juga menyoroti ketimpangan kualitas dan akses layanan kesehatan, khususnya di wilayah kepulauan dan daerah terluar. Ia menilai layanan kesehatan bagi masyarakat miskin juga belum merata.

Artikel Terkait

Nasib Pilu Komang Ani: Lansia yang Pertahankan Tanah Malah Dipenjara, Kini Terancam Kebutaan Permanen

Pegadaian Dukung Program 2.000 Pohon di Kaltim, Dorong Kolaborasi Hijau untuk Lingkungan Berkelanjutan

Kemnaker Raih Sertifikat ISO Anti Penyuapan

“Kondisi ini kerap menyebabkan keterlambatan pemeriksaan, yang pada akhirnya meningkatkan biaya penanganan,” ujarnya.

Ia menambahkan, rendahnya literasi kesehatan masih menjadi persoalan mendasar di berbagai daerah. Di sisi lain, kasus gizi buruk dan stunting masih tinggi dan menjadi indikator kuat kemiskinan multidimensi yang belum sepenuhnya teratasi.

Menanggapi berbagai tantangan tersebut, Muhaimin mendorong adanya revolusi terintegrasi yang melibatkan seluruh kementerian, lembaga, serta pemangku kepentingan. Upaya ini diarahkan untuk meningkatkan kesadaran berkesehatan, membangun budaya hidup sehat, serta mendorong pola konsumsi yang lebih sehat.

Ia mencontohkan masih lemahnya kesadaran hidup sehat dari sisi kultural, salah satunya terlihat dari maraknya penjualan makanan tidak sehat dalam kegiatan Car Free Day. Padahal, ruang publik tersebut seharusnya menjadi sarana edukasi dan promosi gaya hidup sehat.

Dari sisi konsumsi pangan, Muhaimin juga menyoroti tingginya ketergantungan masyarakat terhadap bahan pangan impor yang dominan dalam menu sehari-hari. Padahal, pola konsumsi tersebut berpotensi memicu berbagai penyakit. Sementara itu, inovasi pangan lokal yang sehat dinilai masih minim.

Lebih lanjut, Muhaimin menegaskan bahwa program Presiden Prabowo Subianto saat ini menitikberatkan pada pembentukan fondasi kesehatan sejak usia dini. Fokus tersebut meliputi penyediaan sarana dan prasarana sekolah yang sehat, lingkungan yang mendukung, perumahan layak, serta akses terhadap makanan bergizi.

“Jika program nasional ini berhasil, maka JKN dan BPJS Kesehatan akan berkelanjutan. Peningkatan derajat kesehatan masyarakat akan mengurangi kebutuhan intervensi medis. Kolaborasi lintas sektor harus terus diperkuat. Kesehatan bukan beban, melainkan investasi jangka panjang bangsa,” pungkasnya. (hai)

Topik: JKN

TerkaitBerita

Nasib Pilu Komang Ani: Lansia yang Pertahankan Tanah Malah Dipenjara, Kini Terancam Kebutaan Permanen
Peristiwa

Nasib Pilu Komang Ani: Lansia yang Pertahankan Tanah Malah Dipenjara, Kini Terancam Kebutaan Permanen

oleh Editor : Akula
24 Juni 2026
Pegadaian Dukung Program 2.000 Pohon di Kaltim, Dorong Kolaborasi Hijau untuk Lingkungan Berkelanjutan
Nasional

Pegadaian Dukung Program 2.000 Pohon di Kaltim, Dorong Kolaborasi Hijau untuk Lingkungan Berkelanjutan

oleh Editor : Anggoro
24 Juni 2026
Kemnaker Raih Sertifikat ISO Anti Penyuapan
Nasional

Kemnaker Raih Sertifikat ISO Anti Penyuapan

oleh Editor : Anggoro
24 Juni 2026
Menteri Mukhtarudin Resmikan Migrant Center Pertama di Kalimantan, Rektor ULM Sambut Strategi Baru SDM
Nasional

Menteri Mukhtarudin Resmikan Migrant Center Pertama di Kalimantan, Rektor ULM Sambut Strategi Baru SDM

oleh Editor : Doe
24 Juni 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bank Jakarta

Direkomendasikan

Nasib Pilu Komang Ani: Lansia yang Pertahankan Tanah Malah Dipenjara, Kini Terancam Kebutaan Permanen

Nasib Pilu Komang Ani: Lansia yang Pertahankan Tanah Malah Dipenjara, Kini Terancam Kebutaan Permanen

24 Juni 2026
Sentuhan Magis Bebi Romeo dan Kisah Penyintas Kanker di Balik Mini Album “Suara Hati” Duo Antonia

Sentuhan Magis Bebi Romeo dan Kisah Penyintas Kanker di Balik Mini Album “Suara Hati” Duo Antonia

24 Juni 2026
RAKSASA TEKNOLOGI: Dua raksasa teknologi AS, Cadence dan Intel Foundry berkolaborasi. (Foto Ilustrasi: Dok./Cadence)

Dua Raksasa Teknologi AS Kolaborasi Tingkatkan Performa Intel 14A

24 Juni 2026
Pegadaian Dukung Program 2.000 Pohon di Kaltim, Dorong Kolaborasi Hijau untuk Lingkungan Berkelanjutan

Pegadaian Dukung Program 2.000 Pohon di Kaltim, Dorong Kolaborasi Hijau untuk Lingkungan Berkelanjutan

24 Juni 2026

Terpopuler

  • Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    3558 shares
    Share 1423 Tweet 890
  • Mayoritas Menteri Disentil Presiden, Menag Ingatkan Bawahannya Membeli Produk Dalam Negeri

    443 shares
    Share 177 Tweet 111
  • Marco Bezzecchi Kena Sanksi Berat Setelah Pukul Marshal

    317 shares
    Share 127 Tweet 79
  • Swiss vs Kanada Perebutkan Puncak Klasemen Grup B

    317 shares
    Share 127 Tweet 79
  • Dua Pabrik Komponen Otomotif Jepang di Jatim Dikabarkan Bakal PHK Ribuan Karyawan, Produksi Disebut Pindah ke Vietnam

    312 shares
    Share 125 Tweet 78
  • Tentang Kami
  • Redaksi Indopos
  • Pedoman Media Siber
  • Sitemap
Kontak Kami : 0899 064 8218

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya