Rabu, 17 Juni 2026
  • Masuk
Indopos
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Indopos
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Olahraga
  • Opini
  • More
Home Film dan Musik

​Magis Cerita Horor Kalimantan Terbukti Ampuh, Film Kuyank Tembus 1 Juta Penonton

Editor : Akula oleh Editor : Akula
28 Februari 2026
in Film dan Musik
A A
0
​Magis Cerita Horor Kalimantan Terbukti Ampuh, Film Kuyank Tembus 1 Juta Penonton

Oplus_131072

Share on FacebookShare on Twitter

Koranindopos.com, Jakarta – ​Prestasi gemilang kembali ditorehkan oleh industri sinema horor tanah air di pembuka tahun 2026. Film terbaru garapan sutradara Johansyah Jumberan, Kuyank, secara resmi mengumumkan pencapaian prestisius dengan menembus angka 1.000.000 penonton. Sejak memulai debut perdana di layar lebar pada 29 Januari 2026, antusiasme masyarakat seolah tak terbendung untuk menyaksikan kearifan lokal yang dibalut suasana mencekam ini di seluruh jaringan bioskop Indonesia.

​Pencapaian angka keramat satu juta ini bukan sekadar statistik di atas kertas, melainkan simbol keberhasilan narasi lokal dalam memikat hati pencinta film nasional. Keberhasilan ini mempertegas posisi Kuyank sebagai salah satu karya yang mendapat sambutan paling luas dan konsisten di berbagai daerah. Sejak hari pertama penayangan, performa film ini terus stabil, menunjukkan bahwa genre horor yang mengangkat mitologi daerah masih menjadi primadona yang sangat dinanti oleh publik.

​Secara spesifik, tim produksi memberikan apresiasi setinggi langit kepada masyarakat di Pulau Kalimantan yang menjadi motor utama kesuksesan ini. Wilayah tersebut menjadi penyumbang angka penonton tertinggi, di mana hampir seluruh bioskop di tanah Borneo mencatatkan tingkat keterisian kursi yang sangat signifikan setiap harinya. Tanpa dukungan kuat dari warga lokal yang memiliki kedekatan emosional dengan cerita ini, pencapaian fantastis tersebut tentu akan sulit diraih dalam waktu singkat.

​Perlu diketahui bahwa film Kuyank bukanlah sebuah karya yang berdiri sendiri, melainkan bagian integral dari Saranjana Universe. Ini adalah semesta cerita yang sebelumnya telah sukses diperkenalkan melalui film Saranjana: Kota Ghaib pada tahun 2023 silam yang berhasil meraup 1.250.000 penonton. Dengan suksesnya Kuyank di pasaran, fondasi dunia sinematik Saranjana kini semakin kokoh dan menjanjikan potensi pengembangan cerita yang lebih luas bagi para penggemarnya di masa depan.

Artikel Terkait

​Khawatir Anak-Anak Jadi Incaran Narkoba, Sarah Sechan Ambil Peran Misterius di Film ‘MAJU: Jejak Pahit si Kembang Gula’

Stik Biliar Rp100 Juta Bikin Okie Agustina Kaget, Kini Penghasilan Kiesha Alvaro Diawasi Ketat

Film Terlaris Thailand Siap Tayang di Indonesia, Undertaker 2: Afterlife Angkat Misteri Orang yang Kembali dari Kematian

​Menanggapi kesuksesan besar ini, Johansyah Jumberan selaku produser sekaligus sutradara mengungkapkan rasa syukurnya yang mendalam. Ia melihat tren positif ini sebagai sinyal hijau bahwa penonton Indonesia mulai memberikan tempat spesial bagi semesta horor yang terintegrasi. Dukungan masif dari masyarakat menjadi energi baru bagi para sineas untuk terus mengeksplorasi mitos-mitos nusantara yang belum banyak terangkat ke permukaan layar lebar.

​“Kami sangat berterima kasih kepada seluruh masyarakat Indonesia, khususnya warga Kalimantan, atas dukungan yang luar biasa. Pencapaian satu juta penonton ini adalah bukti bahwa Saranjana Universe memiliki tempat tersendiri di hati penonton. Kami berharap kesuksesan Kuyank dapat menjadi modal utama untuk melanjutkan dan mengembangkan semesta cerita ini ke tahap berikutnya,” ujar Johansyah Jumberan dalam siaran persnya.

​Bagi penonton yang belum sempat menyaksikannya, Kuyank mengisahkan tentang teror sosok makhluk mistis legendaris dari Kalimantan yang mengincar wanita hamil demi keabadian. Film ini dibintangi oleh deretan aktor berbakat seperti Luthfi Aulia, Erika Carlina, dan Putri Ayudya. Kehadiran aktor senior sekelas Tio Pakusadewo juga turut menambah kedalaman akting dalam nuansa ketegangan yang dibangun dengan apik di sepanjang durasi film.

​Alur ceritanya berfokus pada sepasang suami istri muda yang harus pindah ke sebuah desa terpencil di pedalaman Kalimantan demi tuntutan pekerjaan. Namun, kebahagiaan mereka dalam menyambut kehadiran calon buah hati segera berubah menjadi mimpi buruk saat menyadari desa tersebut menyimpan rahasia gelap. Mereka dipaksa berhadapan dengan teror Kuyang, sosok kepala terbang tanpa badan yang mengintai keselamatan sang ibu serta janin yang dikandungnya.

​Hingga saat ini, Kuyank terpantau masih tayang di ratusan layar bioskop di seluruh penjuru Indonesia. Mengingat antusiasme yang tetap tinggi dan jumlah layar yang tersedia masih cukup luas, angka penonton diprediksi akan terus merangkak naik melampaui capaian saat ini. Fenomena ini membuktikan bahwa film horor dengan latar belakang budaya yang kuat memiliki daya tarik magis yang tak lekang oleh waktu bagi penonton modern.

​Keberhasilan ini juga menjadi catatan penting bagi industri kreatif lokal bahwa konten yang berangkat dari identitas daerah memiliki nilai jual tinggi secara nasional. Kuyank tidak hanya memberikan sensasi rasa takut bagi penontonnya, tetapi juga memunculkan kebanggaan atas kekayaan legenda urban yang dimiliki Indonesia. Dengan pencapaian satu juta penonton ini, Kuyank resmi menjadi tonggak sejarah baru dalam perjalanan Saranjana Universe. (BRG/Hend)
​

Topik: Film HororKuyank

TerkaitBerita

​Khawatir Anak-Anak Jadi Incaran Narkoba, Sarah Sechan Ambil Peran Misterius di Film ‘MAJU: Jejak Pahit si Kembang Gula’
Film dan Musik

​Khawatir Anak-Anak Jadi Incaran Narkoba, Sarah Sechan Ambil Peran Misterius di Film ‘MAJU: Jejak Pahit si Kembang Gula’

oleh Editor : Akula
16 Juni 2026
Stik Biliar Rp100 Juta Bikin Okie Agustina Kaget, Kini Penghasilan Kiesha Alvaro Diawasi Ketat
Film dan Musik

Stik Biliar Rp100 Juta Bikin Okie Agustina Kaget, Kini Penghasilan Kiesha Alvaro Diawasi Ketat

oleh Editor : Akula
16 Juni 2026
Film Terlaris Thailand Siap Tayang di Indonesia, Undertaker 2: Afterlife Angkat Misteri Orang yang Kembali dari Kematian
Film dan Musik

Film Terlaris Thailand Siap Tayang di Indonesia, Undertaker 2: Afterlife Angkat Misteri Orang yang Kembali dari Kematian

oleh Editor : Akula
15 Juni 2026
Film Saat Aku Bersuara Ajak Penyintas Berani Bangkit dan Melawan Budaya Bungkam Menulis
Film dan Musik

Film Saat Aku Bersuara Ajak Penyintas Berani Bangkit dan Melawan Budaya Bungkam Menulis

oleh Editor : Akula
15 Juni 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bank Jakarta

Direkomendasikan

AKSI DRAMATIS: Kiper Qatar, Mahmoud Abunada, melakukan penyelamatan dalam pertandingan Grup B Piala Dunia 2026 melawan Swiss pada Minggu (14/6/2026). (Foto: (c) AP Photo/Eugene Hoshiko)

Kanada dan Qatar Sama-Sama Jaga Asa Lolos Babak 32 Besar

17 Juni 2026
NEGARA SEKUTU: Presiden Amerika Serikat Donald Trump dan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dalam satu momentum di Gedung Putih. (Foto Ilustrasi: Dok./ whitehouse.gov)

Presiden Trump: Tanpa Saya Tidak Akan Ada Israel

17 Juni 2026
KETERANGAN PERS: Deputi Bidang Geofisika BMKG Nelly Florida Riama (dua dari kiri) memberikan penjelasan kepada awak media di Gedung Multi-Hazard Early Warning System (MHEWS), BMKG di Kemayoran, Jakarta Pusat pada Selasa (16/6/2026). (Foto: BMKG.go.id)

Gempa Susulan Terbesar di Palu Tercatat M5,2

17 Juni 2026
Dampak dan Upaya Mengatasi Praktik Ijon yang Merugikan Petani

Dampak dan Upaya Mengatasi Praktik Ijon yang Merugikan Petani

16 Juni 2026

Terpopuler

  • Isuzu Panther Mini, Legenda MPV Diesel yang Kembali Hadir dengan Mesin Tangguh dan Hemat BBM

    Isuzu Panther Mini, Legenda MPV Diesel yang Kembali Hadir dengan Mesin Tangguh dan Hemat BBM

    498 shares
    Share 199 Tweet 125
  • Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    3492 shares
    Share 1397 Tweet 873
  • Angka Kematian Ibu di Indonesia Tertinggi Se-Asia Tenggara

    331 shares
    Share 132 Tweet 83
  • Mayoritas Menteri Disentil Presiden, Menag Ingatkan Bawahannya Membeli Produk Dalam Negeri

    420 shares
    Share 168 Tweet 105
  • Polisi Sita 276 Cartridge Vape Mengandung Narkotika Etomidate Senilai Rp1,5 Miliar

    333 shares
    Share 133 Tweet 83
  • Tentang Kami
  • Redaksi Indopos
  • Pedoman Media Siber
  • Sitemap
Kontak Kami : 0899 064 8218

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya