Kamis, 16 Juli 2026
  • Masuk
Indopos
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Indopos
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Home Film dan Musik

​Khawatir Anak-Anak Jadi Incaran Narkoba, Sarah Sechan Ambil Peran Misterius di Film ‘MAJU: Jejak Pahit si Kembang Gula’

Editor : Akula oleh Editor : Akula
16 Juni 2026
in Film dan Musik
A A
0
​Khawatir Anak-Anak Jadi Incaran Narkoba, Sarah Sechan Ambil Peran Misterius di Film ‘MAJU: Jejak Pahit si Kembang Gula’

​Sarah Sechan terlibat dalam film anak-anak 'MAJU: Jejak Pahit si Kembang Gula' demi suarakan pencegahan narkoba pada anak. (Foto. HENDRA/KORANINDOPOS.COM)

Share on FacebookShare on Twitter

Koranindopos.com, Jakarta – ​Kondisi peredaran gelap narkotika di Indonesia kini sudah berada pada tahap yang sangat mengkhawatirkan. Bukan lagi sekadar menyasar usia dewasa, barang haram tersebut secara nyata terindikasi mulai merambah dan meracuni ruang lingkup kehidupan anak-anak di bawah umur. Fenomena sosial yang miris ini rupanya mengetuk hati nurani presenter sekaligus aktris senior, Sarah Sechan, untuk ikut ambil bagian dalam sebuah gerakan preventif visual.

​Dalam proyek sinema yang disutradarai oleh Franklin Darmadi ini, Sarah Sechan didapuk untuk memainkan sebuah peran yang cukup krusial dan berbeda dari citra dirinya sehari-hari. Ia mendapatkan kepercayaan untuk menghidupkan karakter sebagai seorang ibu kepala desa (kades). Karakter ini dirancang sedemikian rupa agar memicu rasa penasaran penonton sepanjang jalannya cerita.

​”Aku disini jadi ibu kades. Seperti apa dia? Pokoknya karakternya misterius gabisa ketebak,” kata Sarah Sechan saat diwawancarai di XXI Metropole, Jakarta Pusat, pada Senin (15/6/2026),
​
​Keterlibatan wanita berusia 52 tahun ini dalam film produksi PANEN Entertainment ternyata didasari oleh kedekatan personal dan kualitas cerita. Sarah mengaku sangat mengenal baik sang sutradara dan langsung terpikat sejak pertama kali membaca naskah skenario. Terlebih, fokus utama film ini adalah melakukan gerakan aktif untuk memerangi serta mencegah masuknya peredaran narkotika ke dunia anak-anak.

​”Jujur ngeri sih lihat peredaran narkotika zaman sekarang, anak-anak sudah jadi korban,” ucapnya.

Artikel Terkait

​Misteri Desa Maduabang: Petaka Pengembalian Keris Pusaka di Film Sajen Satu Suro

Kemas Cerita Cinta, Pengorbanan, dan Kesempatan Kedua

Fadly Faisal dan Yasamin Jasem Melawan Kutukan Lebah di Film Paket Santet

​Tips Parenting Menjauhkan Anak dari Bahaya Narkoba
​Ketika dimintai keterangan lebih lanjut mengenai langkah konkret yang dilakukannya dalam membentengi buah hati di rumah, wanita bernama asli Sarah Meirizka Hardiany Sechan ini memiliki metode tersendiri. Ia menerapkan pola asuh yang aktif dengan mengarahkan energi anak ke arah kegiatan yang positif dan produktif secara fisik.

​”Kalau aku berusaha membuat anak sibuk untuk berolahraga,” ucapnya.

​Rasa cemas yang dirasakan oleh Sarah Sechan rupanya sangat berdasar dan sesuai dengan realita data lapangan. Proyek film ‘MAJU’ ini sendiri mendapat atensi dan dukungan penuh dari Badan Narkotika Nasional (BNN) serta Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK). Sinergi ini dilakukan demi menekan angka prevalensi penyalahgunaan narkoba di tingkat remaja.

​Pihak otoritas terkait membenarkan bahwa angka keterpaparan narkotika pada usia produktif dan anak-anak di Indonesia memerlukan penanganan yang sangat serius. Film yang dijadwalkan akan segera tayang secara resmi di bioskop pada tanggal 6 Agustus 2026 ini dinilai sejalan dengan visi dan misi strategis penegak hukum dalam melakukan sosialisasi pencegahan dini.

​Deputi Bidang Pencegahan BNN, Irjen Pol. Muhammad Zainul Muttaqien, memaparkan data statistik komprehensif mengenai kondisi darurat narkoba yang melibatkan ratusan ribu anak muda.

​”Berdasarkan data dari BRIN di tahun 2023, ada 3,3 juta jiwa terpapar narkoba. Anak-anak berapa? Usia 15 sampai 25, ada 312.000 orang terpapar,” jelas Zainul Muttaqien.

​Tingginya presentasi anak-anak yang terjerat kasus hukum akibat narkoba menjadi alarm keras bagi masa depan bangsa. BNN berharap medium film drama aksi ini mampu menjadi alat edukasi massal yang efektif bagi para orang tua dan remaja di seluruh penjuru tanah air.

​”Artinya ada 9,5% dari jumlah tersebut anak-anak kita terpapar narkoba,” tambah ​Zainul yang memaparkan analisis persentase dari total data tersebut guna memberikan gambaran konkret mengenai urgensi gerakan penyelamatan generasi muda ini.

​Dalam rangka menyukseskan implementasi jangka panjang Program Indonesia Emas 2045, instansi terkait berkomitmen mendukung penuh perilisan karya sinematik edukatif ini.

​”Lewat film ini kami berharap, jadi Pencegahan agar tidak ada lagi anak-anak Indonesia jadi korban atau terpapar narkotika,” ujar Zainul Muttaqien.

​Selain menampilkan performa akting memukau dari Sarah Sechan, film ini juga turut diramaikan oleh jajaran aktor dan aktris lintas generasi seperti Bukie Mansyur, Unang Bagito, Princesza Leticia, Bebe Gracia, Axandro J. ED, Aradhana Rahadi, Alby Ersani, serta sederet talenta berbakat lainnya. (BRG/Hend)

​

 

Topik: BNNFilm Edukasi AnakFilm Indonesia TerbaruFilm MAJUFranklin DarmadiJejak Pahit Si Kembang GulaPANEN EntertainmentPencegahan Narkoba​Sarah Sechan

TerkaitBerita

​Misteri Desa Maduabang: Petaka Pengembalian Keris Pusaka di Film Sajen Satu Suro
Film dan Musik

​Misteri Desa Maduabang: Petaka Pengembalian Keris Pusaka di Film Sajen Satu Suro

oleh Editor : Akula
16 Juli 2026
MENGADUK EMOSI: Para aktor dan aktris drama berjudul Andai Waktu Bisa Diulang Kembali ditampilkan dalam konferensi pers di Hollywood XXI, Gatot Subroto, Jakarta Selatan pada Selasa (14/7/2026). Film tersebut akan tayang serentak di bioskop pada 30 Juli 2026. (FOTO: HARIS RISNANDAR/KORANINDOPOS.COM)
Film dan Musik

Kemas Cerita Cinta, Pengorbanan, dan Kesempatan Kedua

oleh Editor : Memoarto
15 Juli 2026
Fadly Faisal dan Yasamin Jasem Melawan Kutukan Lebah di Film Paket Santet
Film dan Musik

Fadly Faisal dan Yasamin Jasem Melawan Kutukan Lebah di Film Paket Santet

oleh Editor : Akula
14 Juli 2026
Sering Buru Foto Hantu di Lokasi Syuting, Titi Kamal Kini Bintangi Film Horor ‘Perumahan Laddaland’
Film dan Musik

Sering Buru Foto Hantu di Lokasi Syuting, Titi Kamal Kini Bintangi Film Horor ‘Perumahan Laddaland’

oleh Editor : Akula
14 Juli 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bank Jakarta

Direkomendasikan

KETERANGAN PERS: Ketua KPPU Gopprera Panggabean (kiri) dan Wakil Ketua KPPU Hilman Pujana memberikan keterangan saat Coffee Afternoon Media Meeting di Gedung KPPU, Gambir, Jakarta Pusat pada Rabu, (15/7/2026). (FOTO: SHANTY AULIA/KORANINDOPOS.COM)

Pimpinan Baru KPPU Fokus Pencegahan Untuk Jaga Iklim Usaha

16 Juli 2026
PERKI Dorong Transformasi Layanan Jantung Nasional, Fokus Bangun Kepercayaan dan Kemandirian

PERKI Dorong Transformasi Layanan Jantung Nasional, Fokus Bangun Kepercayaan dan Kemandirian

16 Juli 2026
Harga Emas Antam Hari Ini Turun Rp2.000 per Gram, Kini Dibanderol Rp2,633 Juta

Harga Emas Antam Hari Ini Turun Rp2.000 per Gram, Kini Dibanderol Rp2,633 Juta

16 Juli 2026
Indonesia–India Bahas Strategi Tingkatkan Kompetensi Tenaga Kerja di Era Digital

Indonesia–India Bahas Strategi Tingkatkan Kompetensi Tenaga Kerja di Era Digital

16 Juli 2026

Terpopuler

  • Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    3891 shares
    Share 1556 Tweet 973
  • Mayoritas Menteri Disentil Presiden, Menag Ingatkan Bawahannya Membeli Produk Dalam Negeri

    540 shares
    Share 216 Tweet 135
  • Samsung Siapkan Dua Galaxy Z Series Terbaru, Z Flip 8 dan Z Fold 8 Siap Ramaikan Pasar Ponsel Lipat

    316 shares
    Share 126 Tweet 79
  • PERPUHA Dukung Pemindahan Penerbangan Umrah ke Terminal 2 Soekarno-Hatta

    312 shares
    Share 125 Tweet 78
  • Honda Vario Evo 160 Resmi Meluncur, Tawarkan Performa Responsif dan Desain Premium

    311 shares
    Share 124 Tweet 78
  • Tentang Kami
  • Redaksi Indopos
  • Pedoman Media Siber
  • Sitemap
Kontak Kami : 0899 064 8218

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya