koranindopos.com – Jakarta. Proses pencarian korban longsor sampah di TPST Bantargebang, yang berada di Kota Bekasi, Jawa Barat, akhirnya dinyatakan selesai pada Senin (9/3/2026) malam. Dalam operasi pencarian tersebut, tim gabungan berhasil menemukan seluruh korban yang tertimbun longsoran sampah.
Total terdapat tujuh korban yang ditemukan dalam peristiwa tragis tersebut. Selain itu, enam orang lainnya dilaporkan selamat dari kejadian longsor yang sempat menimbulkan kepanikan di area tempat pengolahan sampah terbesar di wilayah tersebut.
Komandan Satuan (Dansat) Brimob Polda Metro Jaya, Henik Maryanto, menyampaikan bahwa perkembangan terbaru dalam proses pencarian terjadi pada pukul 23.26 WIB. Pada waktu tersebut, tim SAR gabungan kembali menemukan satu jenazah korban di area longsoran.
Menurut Henik, proses pencarian dilakukan oleh Tim SAR dari Batalyon D Pelopor bersama tim gabungan yang terdiri dari berbagai unsur. Mereka bekerja sejak awal kejadian untuk mengevakuasi para korban yang diduga tertimbun material sampah akibat longsor.
“Pada pukul 23.26 WIB, tim SAR gabungan kembali menemukan satu jenazah korban di area longsoran,” ujar Henik dalam keterangannya.
Dengan ditemukannya korban terakhir tersebut, operasi pencarian resmi dinyatakan rampung. Seluruh korban yang sebelumnya dilaporkan hilang telah berhasil ditemukan oleh tim penyelamat.
Peristiwa longsor sampah di TPST Bantargebang ini menjadi perhatian serius karena lokasi tersebut merupakan salah satu pusat pengolahan sampah terbesar yang melayani wilayah Jakarta dan sekitarnya. Aktivitas para pekerja dan pemulung di area tersebut juga cukup tinggi setiap harinya.
Pihak berwenang mengimbau agar evaluasi menyeluruh dilakukan untuk mencegah kejadian serupa terulang di masa mendatang. Selain itu, upaya peningkatan standar keselamatan kerja bagi para pekerja dan pemulung di kawasan pengolahan sampah juga dinilai sangat penting.(dhil/dtk)











