koranindopos.com – Jakarta. Baitul Maal Hidayatullah (BMH) Perwakilan Daerah Istimewa Yogyakarta menyalurkan bingkisan Lebaran kepada para dai dan guru ngaji di wilayah Yogyakarta dan sekitarnya. Kegiatan ini dilaksanakan pada Selasa (11/3) sebagai bentuk apresiasi kepada para pendidik agama yang selama ini aktif membina masyarakat.
Program tersebut digelar di Masjid Markazul Islam Sleman, yang berlokasi di Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta. Dalam kegiatan itu, sebanyak 150 paket bingkisan Lebaran dibagikan kepada para dai dan guru ngaji.
Selain penyaluran paket Lebaran, kegiatan ini juga diisi dengan monitoring aktivitas dakwah para dai di lapangan serta ditutup dengan acara buka puasa bersama.
Dalam kesempatan tersebut, pembina para dai di Yogyakarta dan sekitarnya, Muhammad Syakir Syafii, menekankan bahwa seorang dai harus memiliki akhlak dan kepribadian yang baik sebelum menjalankan tugas dakwah di tengah masyarakat.
Menurutnya, akhlak menjadi modal utama agar pesan dakwah dapat diterima dengan baik oleh masyarakat.
“Orang yang tidak memiliki akhlak dan kepribadian yang baik, kemungkinan besar apa yang disampaikan tidak akan diterima oleh masyarakat. Selain itu, dai juga harus memiliki spirit yang kuat untuk mengajak masyarakat dalam kebaikan,” ujar Kyai Syakir.
Salah satu dai yang hadir dalam kegiatan tersebut, Makruf Arifin, mengungkapkan bahwa menjadi seorang dai merupakan pilihan hidupnya untuk menyebarkan kebaikan kepada sesama.
Ia hadir bersama beberapa rekannya yang mengemban amanah dakwah di wilayah Yogyakarta. Menurutnya, dakwah tidak selalu harus dilakukan melalui ceramah di atas mimbar.
“Menjadi dai tidak mesti harus pandai berorasi di atas mimbar. Banyak hal yang bisa kita lakukan dalam rangka mengajak orang dalam kebaikan. Aktivitas ini sudah cukup lama saya jalankan. Terima kasih kepada BMH yang telah menginisiasi acara pada sore hari ini,” ungkap dai asal Madura tersebut.
Sementara itu, Kepala Program BMH Yogyakarta, Muhammad Nashir, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk dukungan dan penghargaan kepada para dai yang selama ini aktif berdakwah dan membina masyarakat.
“Hari ini kami mengumpulkan para dai dan guru ngaji yang ada di Yogyakarta. Upaya ini sebagai salah satu dukungan dari Laznas BMH Yogyakarta kepada para dai yang selama ini telah mendedikasikan dirinya untuk masyarakat, khususnya dalam kegiatan di bulan Ramadan kali ini,” ujarnya.
Selain kegiatan penyaluran bingkisan Lebaran, BMH Yogyakarta juga menjalankan berbagai program sosial dan keagamaan selama bulan Ramadan. Program-program tersebut dapat terlaksana berkat dukungan masyarakat yang menyalurkan zakat, infak, dan sedekah melalui BMH.
Melalui berbagai kegiatan tersebut, BMH berharap dapat terus mendukung aktivitas dakwah serta membantu para dai dan guru ngaji yang berperan penting dalam membina kehidupan keagamaan masyarakat.(dhil)










