koranindopos.com – Jakarta. Polisi menggelar patroli kewilayahan di Kampung Nelayan Cituis, Tangerang, guna memastikan aktivitas pelayaran berjalan aman dan tertib. Dalam kegiatan tersebut, para nelayan dan anak buah kapal (ABK) diminta untuk mematuhi regulasi demi menjaga keselamatan di laut.
Patroli yang berlangsung pada Senin (23/3/2026) sore itu dipimpin oleh Kapolsek Pakuhaji, AKP Prapto Lasono. Ia didampingi Kanit Provost Aipda Andhre Eka F serta Bhabinkamtibmas Aiptu Abdul Hakim.
Dalam keterangannya, Prapto menyebutkan bahwa terdapat sekitar 300 unit kapal yang beroperasi di wilayah tersebut. Kapal-kapal itu digunakan baik untuk pengangkutan hasil tangkapan ikan maupun sebagai sarana transportasi wisata.
Menurutnya, potensi kelebihan muatan atau overload menjadi perhatian utama, terutama menjelang meningkatnya aktivitas penumpang setelah Lebaran. Ia mengingatkan agar para nahkoda tidak memaksakan kapasitas kapal.
“Setelah Lebaran biasanya aktivitas penumpang meningkat, terutama menuju pulau wisata seperti Pulau Tidung, Pulau Pari, Pulau Untung Jawa hingga Pulau Pandang. Kami mengimbau para nahkoda untuk menjaga keselamatan dengan tidak memuat orang maupun barang secara berlebihan,” ujar Prapto.
Patroli ini juga menjadi upaya preventif kepolisian dalam meningkatkan kesadaran masyarakat pesisir terhadap pentingnya keselamatan pelayaran. Selain memberikan imbauan, petugas turut berdialog langsung dengan nelayan dan ABK untuk memastikan mereka memahami aturan yang berlaku.
Dengan adanya patroli rutin tersebut, diharapkan seluruh pelaku aktivitas laut di kawasan Cituis dapat lebih disiplin, sehingga risiko kecelakaan dapat diminimalkan, terutama saat lonjakan penumpang pasca-Lebaran.(Dhil)










