Selasa, 2 Juni 2026
  • Masuk
Indopos
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Indopos
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Olahraga
  • Opini
  • More
Home Internasional

100 Pakar Sebut Serangan AS Ke Iran Berpotensi Jadi Kejahatan Perang

Editor : Memoarto oleh Editor : Memoarto
3 April 2026
in Internasional
A A
0
OPERASI MILITER: Tentara AS dalam sebuah operasi. AS menghabiskan Rp 186 triliun dalam enam hari melakukan serangan ke Iran. (Foto Ilustrasi: x.com/I_Corps)

OPERASI MILITER: Tentara AS dalam sebuah operasi. AS menghabiskan Rp 186 triliun dalam enam hari melakukan serangan ke Iran. (Foto Ilustrasi: x.com/I_Corps)

Share on FacebookShare on Twitter

Koranindopos.com, JAKARTA – Lebih dari 100 pakar hukum internasional di Amerika Serikat menilai serangan militer AS ke Iran berpotensi masuk kategori kejahatan perang, seiring eskalasi konflik yang terus meningkat.

Sebagaimana dikutip CNN Indonesia dari Reuters, lebih dari 100 ahli hukum dari berbagai universitas ternama, seperti Harvard, Yale, Stanford, dan University of California, menandatangani surat terbuka yang menyoroti tindakan militer AS serta pernyataan pejabat tinggi negara tersebut.

Dalam surat yang dirilis melalui jurnal kebijakan Just Security, para ahli menyebut tindakan dan retorika pemerintah AS menimbulkan kekhawatiran serius terkait potensi pelanggaran hukum internasional.

”Meningkatkan kekhawatiran serius terkait pelanggaran hukum hak asasi manusia internasional dan hukum humaniter internasional, termasuk potensi kejahatan perang,” tulis para ahli dalam surat tersebut.

Artikel Terkait

Iran Pertahankan Gencatan Senjata Dengan AS

Prabowo: Bahasa Prancis Pasti Berguna di Tengah Ketidakpastian Global

Gelombang Panas Ekstrem Ancam 3.400 Nyawa Penduduk di India

Mereka secara khusus menyoroti serangan yang disebut mengenai fasilitas sipil, seperti sekolah, layanan kesehatan, dan permukiman warga. Salah satu yang menjadi sorotan adalah serangan terhadap sekolah di Iran pada hari pertama konflik.

Kekhawatiran juga muncul dari pernyataan Presiden AS Donald Trump yang dinilai provokatif. Dalam pidato televisi pada Rabu (1/4/2026), Trump kembali mengancam akan meningkatkan serangan terhadap Iran, termasuk menargetkan infrastruktur energi. “Kami akan menyerang mereka dengan sangat keras dalam dua hingga tiga minggu ke depan. Kami akan membawa mereka kembali ke zaman batu,” ujar Trump.

Para ahli juga menyinggung pernyataan Trump sebelumnya pada pertengahan Maret yang menyebut kemungkinan serangan dilakukan hanya untuk bersenang-senang, serta pernyataan pejabat Pentagon yang menyebut AS tidak berperang dengan aturan keterlibatan yang bodoh.

Selain itu, kelompok advokasi Muslim di AS turut memperingatkan bahwa retorika Trump selama konflik bersifat tidak manusiawi dan berpotensi memperburuk situasi. Konflik antara AS, Israel, dan Iran sendiri telah berlangsung sejak 28 Februari dan terus memanas.

Serangan gabungan AS dan Israel ke Iran, serta serangan balasan Iran ke Israel dan negara-negara Teluk yang menjadi basis militer AS, dilaporkan telah menewaskan ribuan orang dan menyebabkan jutaan lainnya mengungsi. (cnn/mmr)

Topik: Iran

TerkaitBerita

GENCATAN SENJATA: Pengungsi perang di Lebanon Kembali ke pinggiran selatan Beirut pada Jumat (17/4/2026) seiring berlangsungnya gencatan senjata. (Foto: Reuters/Louisa Gouliamaki)
Internasional

Iran Pertahankan Gencatan Senjata Dengan AS

oleh Editor : Memoarto
2 Juni 2026
FORUM BILATERAL: Presiden Emmanuel Macron menyambut Presiden RI Prabowo Subianto beberapa waktu lalu. (Foto: Dok./setneg.go.id)
Internasional

Prabowo: Bahasa Prancis Pasti Berguna di Tengah Ketidakpastian Global

oleh Editor : Memoarto
1 Juni 2026
HAWA PANAS: Warga berjalan di bawah alat penyiram air yang dipasang saat musim panas terik di Varanasi, India pada Senin (27/4/2026). (Foto: Niharika Kulikarni/AFP)
Internasional

Gelombang Panas Ekstrem Ancam 3.400 Nyawa Penduduk di India

oleh Editor : Memoarto
31 Mei 2026
INSIDEN TRAGIS: Para orang tua menanti kabar nasib anak mereka pasca kebakaran di asrama sekolah Utumishi Girls Academy di Kenya. (Foto : hubzmedia.africa)
Internasional

Kebakaran Asrama Sekolah Renggut 16 Nyawa

oleh Editor : Memoarto
28 Mei 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bank Jakarta

Direkomendasikan

Menkes Prihatin atas Dugaan Riset Kedokteran Palsu, Soroti Pentingnya Integritas Akademik

Menkes Prihatin atas Dugaan Riset Kedokteran Palsu, Soroti Pentingnya Integritas Akademik

2 Juni 2026
Dolar AS Menguat ke Rp17.888, Rupiah Kembali Tertekan di Awal Perdagangan

Dolar AS Menguat ke Rp17.888, Rupiah Kembali Tertekan di Awal Perdagangan

2 Juni 2026
Inflasi Mei 2026 Capai 0,28 Persen, Kenaikan Harga Cabai dan Minyak Goreng Jadi Pemicu Utama

Inflasi Mei 2026 Capai 0,28 Persen, Kenaikan Harga Cabai dan Minyak Goreng Jadi Pemicu Utama

2 Juni 2026
Redmi A7 Pro Resmi Hadir, Smartphone Murah dengan Layar 120Hz dan Fitur AI Gemini

Redmi A7 Pro Resmi Hadir, Smartphone Murah dengan Layar 120Hz dan Fitur AI Gemini

2 Juni 2026

Terpopuler

  • Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    3359 shares
    Share 1344 Tweet 840
  • Mayoritas Menteri Disentil Presiden, Menag Ingatkan Bawahannya Membeli Produk Dalam Negeri

    390 shares
    Share 156 Tweet 98
  • Neymar Resmi Perkuat Timnas Brasil

    313 shares
    Share 125 Tweet 78
  • Isuzu Panther Reborn 2026 Hadir di Indonesia, Harga Mulai Rp 288 Jutaan dengan Skema Kredit Fleksibel

    694 shares
    Share 278 Tweet 174
  • Edukasi Komunitas Forex Bandung, Didimax Ingatkan Pentingnya Transaksi Mandiri Demi Keamanan Dana

    310 shares
    Share 124 Tweet 78
  • Tentang Kami
  • Redaksi Indopos
  • Pedoman Media Siber
  • Sitemap
Kontak Kami : 0899 064 8218

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya