Minggu, 26 Juli 2026
  • Masuk
Indopos
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Indopos
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Home Ekonomi Bisnis

Dolar AS Menguat ke Rp17.888, Rupiah Kembali Tertekan di Awal Perdagangan

Editor : Affandy oleh Editor : Affandy
2 Juni 2026
in Bisnis
A A
0
Dolar AS Menguat ke Rp17.888, Rupiah Kembali Tertekan di Awal Perdagangan

Foto: ilustrasi dolar

Share on FacebookShare on Twitter

Koranindopos.com – Jakarta – Nilai tukar rupiah kembali berada di bawah tekanan setelah dolar Amerika Serikat (AS) melanjutkan tren penguatannya pada perdagangan Selasa (2/6/2026). Mata uang Negeri Paman Sam bahkan semakin mendekati level psikologis Rp17.900 per dolar AS.

Berdasarkan data pasar pada pagi hari, kurs dolar AS tercatat berada di posisi Rp17.888 atau menguat sekitar 83 poin dibandingkan perdagangan sebelumnya. Kenaikan tersebut setara dengan penguatan sebesar 0,47 persen.

Pergerakan ini menunjukkan bahwa tekanan terhadap rupiah masih berlanjut di tengah dinamika pasar keuangan global yang dipengaruhi berbagai faktor, mulai dari kebijakan moneter, arus modal asing, hingga kondisi ekonomi internasional.

Penguatan dolar AS tidak hanya terjadi terhadap rupiah, tetapi juga terlihat pada sejumlah mata uang utama dunia. Dalam perdagangan pagi ini, dolar AS tercatat menguat terhadap yen Jepang, dolar Australia, serta poundsterling Inggris.

Artikel Terkait

Nakhoda Baru Pengusaha Tani Indonesia HKTI: Yasir Machmud Siap Pacu Kemandirian Pangan Nasional

Harga Emas Berpotensi Terkoreksi Sehat, Dupoin Futures: Tren Bullish XAUUSD Masih Terjaga

Bitcoin Bergejolak di Tengah Sentimen Global, Tokocrypto Ingatkan Investor Fokus pada Strategi Jangka Panjang

Kondisi tersebut mengindikasikan bahwa mata uang AS masih menjadi aset yang diminati investor global, terutama di tengah ketidakpastian ekonomi dan pasar keuangan internasional.

Penguatan dolar biasanya dipengaruhi oleh ekspektasi terhadap kebijakan suku bunga bank sentral AS, kondisi pasar tenaga kerja, serta prospek pertumbuhan ekonomi Amerika Serikat yang menjadi perhatian pelaku pasar dunia.

Bagi Indonesia, penguatan dolar AS berpotensi memberikan tekanan terhadap nilai tukar rupiah. Selain memengaruhi biaya impor, pelemahan mata uang domestik juga dapat berdampak pada sejumlah sektor yang memiliki ketergantungan tinggi terhadap transaksi dalam dolar AS.

Di sisi lain, pelemahan rupiah dapat memberikan keuntungan bagi sektor yang berorientasi ekspor karena produk Indonesia menjadi lebih kompetitif di pasar internasional. Namun demikian, stabilitas nilai tukar tetap menjadi faktor penting untuk menjaga kepercayaan investor dan kestabilan ekonomi nasional.

Pelaku pasar saat ini masih mencermati berbagai perkembangan ekonomi global yang berpotensi memengaruhi arah pergerakan mata uang. Kebijakan suku bunga bank sentral utama dunia, termasuk Federal Reserve AS, menjadi salah satu faktor yang paling diperhatikan.

Selain itu, data inflasi, pertumbuhan ekonomi, dan kondisi geopolitik internasional juga berpotensi memengaruhi pergerakan pasar valuta asing dalam beberapa waktu ke depan.

Dengan dolar AS yang semakin mendekati level Rp17.900, para pelaku usaha dan investor diharapkan terus memantau perkembangan pasar guna mengantisipasi risiko fluktuasi nilai tukar yang dapat memengaruhi aktivitas bisnis maupun investasi.

Meski demikian, otoritas moneter Indonesia diperkirakan akan terus menjaga stabilitas pasar keuangan dan nilai tukar rupiah melalui berbagai instrumen kebijakan yang tersedia guna meminimalkan dampak gejolak eksternal terhadap perekonomian nasional.(dhil)

Topik: dolar asRupiah

TerkaitBerita

Nakhoda Baru Pengusaha Tani Indonesia HKTI: Yasir Machmud Siap Pacu Kemandirian Pangan Nasional
Ekonomi

Nakhoda Baru Pengusaha Tani Indonesia HKTI: Yasir Machmud Siap Pacu Kemandirian Pangan Nasional

oleh Editor : Akula
24 Juli 2026
Harga Emas Berpotensi Terkoreksi Sehat, Dupoin Futures: Tren Bullish XAUUSD Masih Terjaga
Bisnis

Harga Emas Berpotensi Terkoreksi Sehat, Dupoin Futures: Tren Bullish XAUUSD Masih Terjaga

oleh Editor : Affandy
23 Juli 2026
Bitcoin Bergejolak di Tengah Sentimen Global, Tokocrypto Ingatkan Investor Fokus pada Strategi Jangka Panjang
Bisnis

Bitcoin Bergejolak di Tengah Sentimen Global, Tokocrypto Ingatkan Investor Fokus pada Strategi Jangka Panjang

oleh Editor : Affandy
22 Juli 2026
Strategi Range Trading: Memanfaatkan Peluang Saat Pasar Sideways dengan Lebih Terukur
Bisnis

Strategi Range Trading: Memanfaatkan Peluang Saat Pasar Sideways dengan Lebih Terukur

oleh Editor : Affandy
22 Juli 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bank Jakarta

Direkomendasikan

Klinik Pratama MPR Gelar Forum Konsultasi Publik, Dorong Perbaikan Layanan Berkelanjutan

Klinik Pratama MPR Gelar Forum Konsultasi Publik, Dorong Perbaikan Layanan Berkelanjutan

26 Juli 2026
Taufik Basari: Pelaksanaan Reforma Agraria Masih Jauh dari Cita-Cita Pendiri Bangsa

Taufik Basari: Pelaksanaan Reforma Agraria Masih Jauh dari Cita-Cita Pendiri Bangsa

26 Juli 2026
MPR RI

MPR RI Dorong Penguatan Risalah Perubahan UUD 1945 sebagai Rujukan Penafsiran Konstitusi

23 Juli 2026
Hari Anak Nasional Jadi Momentum Mendorong Anak Aktif Bermain Lewat Gerakan #BiarkanMerekaBerlari

Hari Anak Nasional Jadi Momentum Mendorong Anak Aktif Bermain Lewat Gerakan #BiarkanMerekaBerlari

26 Juli 2026

Terpopuler

  • Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    4061 shares
    Share 1624 Tweet 1015
  • Mayoritas Menteri Disentil Presiden, Menag Ingatkan Bawahannya Membeli Produk Dalam Negeri

    598 shares
    Share 239 Tweet 150
  • Bocoran iPhone 18 Series Makin Lengkap, Ini Perbedaan iPhone 18, iPhone 18 Pro, dan iPhone 18 Pro Max

    327 shares
    Share 131 Tweet 82
  • Bocoran iPhone 18 Pro: Kamera Disebut Bakal Jadi yang Tercanggih Sepanjang Sejarah Apple

    324 shares
    Share 130 Tweet 81
  • Sertifikat Belum Juga Terbit, Ratusan Konsumen Tuntut Bos Modernland William Honoris Tanggung Jawab  

    330 shares
    Share 132 Tweet 83
  • Tentang Kami
  • Redaksi Indopos
  • Pedoman Media Siber
  • Sitemap
Kontak Kami : 0899 064 8218

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya