Rabu, 15 Juli 2026
  • Masuk
Indopos
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Indopos
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Home Ekonomi Bisnis

Dolar AS Menguat ke Rp17.888, Rupiah Kembali Tertekan di Awal Perdagangan

Editor : Affandy oleh Editor : Affandy
2 Juni 2026
in Bisnis
A A
0
Dolar AS Menguat ke Rp17.888, Rupiah Kembali Tertekan di Awal Perdagangan

Foto: ilustrasi dolar

Share on FacebookShare on Twitter

Koranindopos.com – Jakarta – Nilai tukar rupiah kembali berada di bawah tekanan setelah dolar Amerika Serikat (AS) melanjutkan tren penguatannya pada perdagangan Selasa (2/6/2026). Mata uang Negeri Paman Sam bahkan semakin mendekati level psikologis Rp17.900 per dolar AS.

Berdasarkan data pasar pada pagi hari, kurs dolar AS tercatat berada di posisi Rp17.888 atau menguat sekitar 83 poin dibandingkan perdagangan sebelumnya. Kenaikan tersebut setara dengan penguatan sebesar 0,47 persen.

Pergerakan ini menunjukkan bahwa tekanan terhadap rupiah masih berlanjut di tengah dinamika pasar keuangan global yang dipengaruhi berbagai faktor, mulai dari kebijakan moneter, arus modal asing, hingga kondisi ekonomi internasional.

Penguatan dolar AS tidak hanya terjadi terhadap rupiah, tetapi juga terlihat pada sejumlah mata uang utama dunia. Dalam perdagangan pagi ini, dolar AS tercatat menguat terhadap yen Jepang, dolar Australia, serta poundsterling Inggris.

Artikel Terkait

Brand Lencir Klarifikasi Isu Produk Detox, Tegaskan Komitmen Transparansi dan Keamanan Konsumen

Wall Street Dekati Rekor Tertinggi, Reli Saham AI Berlanjut di Tengah Ancaman Geopolitik

Menaker akan Hadiri Forum BRICS, Bahas Jaminan Sosial hingga Pengembangan Keterampilan

Kondisi tersebut mengindikasikan bahwa mata uang AS masih menjadi aset yang diminati investor global, terutama di tengah ketidakpastian ekonomi dan pasar keuangan internasional.

Penguatan dolar biasanya dipengaruhi oleh ekspektasi terhadap kebijakan suku bunga bank sentral AS, kondisi pasar tenaga kerja, serta prospek pertumbuhan ekonomi Amerika Serikat yang menjadi perhatian pelaku pasar dunia.

Bagi Indonesia, penguatan dolar AS berpotensi memberikan tekanan terhadap nilai tukar rupiah. Selain memengaruhi biaya impor, pelemahan mata uang domestik juga dapat berdampak pada sejumlah sektor yang memiliki ketergantungan tinggi terhadap transaksi dalam dolar AS.

Di sisi lain, pelemahan rupiah dapat memberikan keuntungan bagi sektor yang berorientasi ekspor karena produk Indonesia menjadi lebih kompetitif di pasar internasional. Namun demikian, stabilitas nilai tukar tetap menjadi faktor penting untuk menjaga kepercayaan investor dan kestabilan ekonomi nasional.

Pelaku pasar saat ini masih mencermati berbagai perkembangan ekonomi global yang berpotensi memengaruhi arah pergerakan mata uang. Kebijakan suku bunga bank sentral utama dunia, termasuk Federal Reserve AS, menjadi salah satu faktor yang paling diperhatikan.

Selain itu, data inflasi, pertumbuhan ekonomi, dan kondisi geopolitik internasional juga berpotensi memengaruhi pergerakan pasar valuta asing dalam beberapa waktu ke depan.

Dengan dolar AS yang semakin mendekati level Rp17.900, para pelaku usaha dan investor diharapkan terus memantau perkembangan pasar guna mengantisipasi risiko fluktuasi nilai tukar yang dapat memengaruhi aktivitas bisnis maupun investasi.

Meski demikian, otoritas moneter Indonesia diperkirakan akan terus menjaga stabilitas pasar keuangan dan nilai tukar rupiah melalui berbagai instrumen kebijakan yang tersedia guna meminimalkan dampak gejolak eksternal terhadap perekonomian nasional.(dhil)

Topik: dolar asRupiah

TerkaitBerita

Brand Lencir
Bisnis

Brand Lencir Klarifikasi Isu Produk Detox, Tegaskan Komitmen Transparansi dan Keamanan Konsumen

oleh Editor : Hana
15 Juli 2026
Wall Street Dekati Rekor Tertinggi, Reli Saham AI Berlanjut di Tengah Ancaman Geopolitik
Bisnis

Wall Street Dekati Rekor Tertinggi, Reli Saham AI Berlanjut di Tengah Ancaman Geopolitik

oleh Editor : Affandy
15 Juli 2026
Menaker akan Hadiri Forum BRICS, Bahas Jaminan Sosial hingga Pengembangan Keterampilan
Bisnis

Menaker akan Hadiri Forum BRICS, Bahas Jaminan Sosial hingga Pengembangan Keterampilan

oleh Editor : Anggoro
14 Juli 2026
Pegadaian Raih Penghargaan Top Company in Bullion Bank Industry 2026
Bisnis

Pegadaian Raih Penghargaan Top Company in Bullion Bank Industry 2026

oleh Editor : Anggoro
14 Juli 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bank Jakarta

Direkomendasikan

Brand Lencir

Brand Lencir Klarifikasi Isu Produk Detox, Tegaskan Komitmen Transparansi dan Keamanan Konsumen

15 Juli 2026
MG Perkenalkan MG ZS Hybrid+, SUV Hybrid Terbaru Siap Ramaikan Pasar Indonesia

MG Perkenalkan MG ZS Hybrid+, SUV Hybrid Terbaru Siap Ramaikan Pasar Indonesia

15 Juli 2026
Kemenkop, Kementan, dan LPDB Koperasi Satukan Langkah Perkuat Ekosistem Gula Nasional dari Koperasi

Kemenkop, Kementan, dan LPDB Koperasi Satukan Langkah Perkuat Ekosistem Gula Nasional dari Koperasi

15 Juli 2026
Jasa Raharja dan PMI Bangun Ekosistem Penanganan Darurat Kecelakaan Nasional

Jasa Raharja dan PMI Bangun Ekosistem Penanganan Darurat Kecelakaan Nasional

15 Juli 2026

Terpopuler

  • Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    3878 shares
    Share 1551 Tweet 970
  • Mayoritas Menteri Disentil Presiden, Menag Ingatkan Bawahannya Membeli Produk Dalam Negeri

    535 shares
    Share 214 Tweet 134
  • Samsung Siapkan Dua Galaxy Z Series Terbaru, Z Flip 8 dan Z Fold 8 Siap Ramaikan Pasar Ponsel Lipat

    315 shares
    Share 126 Tweet 79
  • Swiss Siap-Siap Hadapi Argentina di Perempat Final Piala Dunia 2026

    312 shares
    Share 125 Tweet 78
  • PPG Prajabatan 2026 Dibuka Juni: 10.000 Kuota, Link Daftar & Syarat Guru Honorer

    335 shares
    Share 134 Tweet 84
  • Tentang Kami
  • Redaksi Indopos
  • Pedoman Media Siber
  • Sitemap
Kontak Kami : 0899 064 8218

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya