Koranindopos.com, Jakarta – Dunia hiburan tanah air kembali diramaikan dengan gebrakan baru dari industri layar lebar. MVP Pictures berkolaborasi dengan Manara Studios secara resmi meluncurkan trailer dan poster perdana untuk film terbaru mereka yang bertajuk AIN. Mengusung genre body horror, film ini menjanjikan pengalaman sinematik yang berbeda dan cukup langka di kancah perfilman Indonesia, dengan mengeksplorasi sisi kelam dari fenomena mistis yang kerap diperbincangkan masyarakat.
Cerita dalam film ini berfokus pada kehidupan Joy, seorang beauty influencer papan atas yang diperankan oleh aktris Fergie Brittany. Kehidupan Joy semula tampak sempurna dengan segala kemewahan dan popularitas yang ia miliki di media sosial. Namun, trailer yang baru saja dirilis memperlihatkan bagaimana kehidupan glamor tersebut perlahan runtuh saat Joy mulai mengalami transformasi fisik yang mengerikan dan tidak masuk akal secara medis, mengubah hari-harinya menjadi sebuah mimpi buruk yang tak berujung.
Transformasi mengerikan yang dialami Joy tersebut ternyata berakar dari fenomena ain. Dalam kepercayaan luas, ain merupakan gangguan yang timbul akibat pandangan mata orang lain, baik berupa rasa iri yang mendalam maupun kekaguman yang berlebihan. Gejala aneh ini pertama kali disadari oleh Dini, sahabat terdekat Joy, yang melihat adanya ketidakwajaran pada diri sang influencer sebelum kondisi fisiknya semakin memburuk dan di luar kendali.

Sutradara Archie Hekagery mengungkapkan bahwa ide cerita film ini tidak datang dari imajinasi belaka, melainkan hasil riset terhadap kejadian nyata. Menurutnya, terdapat kaitan erat antara perilaku flexing atau pamer kekayaan di platform digital dengan konsekuensi mistis yang bisa menimpa seseorang. Archie mencoba memvisualisasikan bagaimana pandangan orang lain di dunia maya dapat berubah menjadi energi negatif yang merusak kehidupan seseorang di dunia nyata.
Terkait inspirasi tersebut, Archie Hekagery memberikan pernyataannya secara langsung mengenai latar belakang pembuatan film ini.
”Banyak kejadian nyata yang tidak bisa dijelaskan secara logika. Ada teman saya yang mengalami perubahan fisik secara tiba-tiba tanpa sebab medis yang jelas. Ini menjadi inspirasi kuat bagi film ini,” kata Archie.
Fergie Brittany, sang pemeran utama, mengaku sangat antusias saat pertama kali mendapatkan tawaran untuk proyek ini. Baginya, genre body horror merupakan tantangan besar yang jarang ditemui di industri film lokal. Tantangan fisik dan emosional dalam memerankan karakter Joy yang mengalami perubahan tubuh drastis menjadi alasan kuat mengapa ia langsung menerima peran tersebut tanpa ragu-ragu.
Fergie pun menceritakan momen awal keterlibatannya yang membuatnya sangat bersemangat untuk bergabung dalam produksi film ini.
“Aku sih senang banget ya bisa mendapatkan kepercayaan untuk berperan di film ini. Waktu awal aku ditawarin, yang dijual adalah ini film body horror. Aku langsung oke,” kata Fergie.
Kehadiran film yang dijadwalkan akan meneror layar bioskop mulai tanggal 7 Mei 2026 ini semakin diperkuat dengan jajaran aktor dan aktris berbakat yang turut ambil bagian. Selain Fergie Brittany, penonton akan menyaksikan akting memukau dari Putri Ayudya, Bara Valentino, Denira Wiraguna, hingga aktris senior Yatti Surachman. Kombinasi pemain lintas generasi ini diharapkan mampu menghidupkan suasana horor yang mencekam sekaligus emosional bagi para penonton di bioskop nantinya.
Ambisi besar juga terlihat dari rencana distribusi film ini yang tidak hanya menyasar pasar domestik, tetapi juga mancanegara. Produser Raam Punjabi merasa optimistis karena tema yang diangkat memiliki relevansi global. Istilah evil eye atau ain sudah sangat dikenal di berbagai belahan dunia, sehingga cerita ini diyakini memiliki daya tarik bagi audiens internasional yang akrab dengan konsep serupa.
Mengenai potensi besar yang dimiliki film ini di pasar global, Raam Punjabi memberikan penjelasan mengenai respons positif yang telah diterima sejauh ini.
”Film ini diminta ditayangkan tanpa baca sinopsis, tanpa lihat poster, tanpa lihat trailer. Ternyata Ain atau evil eye ini dikenal di seluruh dunia. Itu yang membuat saya semakin yakin film ini punya potensi besar,” ujar Raam Punjabi selaku produser. (BRG/Hend)











