Jumat, 9 Oktober 2026
  • Masuk
Indopos
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Indopos
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Home Film dan Musik

Songko, Film Horor yang Berbasis Budaya, 

Editor : Akula oleh Editor : Akula
18 April 2026
in Film dan Musik
A A
0
Annette Edoarda Kenang Syuting Film Songko, Menangis di Hari Terakhir Produksi

Jumpa pers film Songko di Metropole, Jakarta Pusat (Foto. Akula)

Share on FacebookShare on Twitter

Koranindopos.com, Jakarta – Film horor terbaru berjudul Songko hadir dengan arah penggarapan yang berbeda dibandingkan tren film sejenis yang selama ini beredar di bioskop. Karya ini tidak menempatkan efek kejut sebagai kekuatan utama, melainkan menjadikan cerita berbasis budaya sebagai fondasi narasi.

Di tengah maraknya film horor yang berfokus pada sensasi ketakutan, Songko justru dibangun dari kisah yang berasal dari masyarakat Minahasa, Sulawesi Utara. Cerita yang sebelumnya hidup secara lisan di tengah masyarakat tersebut diolah kembali melalui proses riset dan pendekatan sinematik yang lebih terstruktur.

Eksekutif Produser Santara, Whisnu Baker, menyampaikan bahwa sejak tahap awal produksi, tim memang menempatkan aspek budaya sebagai elemen utama. “Kami percaya bahwa cerita daerah di Indonesia punya kekuatan yang luar biasa. Lewat Songko, kami ingin menunjukkan bahwa horor bisa menjadi medium untuk mengangkat identitas budaya, bukan hanya sekadar hiburan,” ujarnya.

Ia menjelaskan, proses produksi dilakukan dengan melibatkan masyarakat lokal serta melakukan pengamatan langsung terhadap latar budaya yang diangkat. Menurutnya, langkah ini penting untuk menjaga keaslian cerita agar tidak terlepas dari konteks aslinya.

Artikel Terkait

Mengenang Sang Diva Pop Asia: Konser Intimate Teresa Teng Siap Digelar

Andovi da Lopez Dalami Peran Kandidat Gubernur di Film Bapak Paling Jujur

Bandung World Cinema Hadirkan Sinema Dunia hingga Layar Terbuka di Balai Kota

“Dengan melibatkan talenta lokal dan melakukan riset langsung ke masyarakat, kami ingin memastikan bahwa cerita yang kami bawa tetap punya akar yang kuat. Harapannya, penonton tidak hanya merasa takut, tapi juga merasa terhubung dengan cerita tersebut,” kata Whisnu.

IMG 20260414 WA0013 - Songko, Film Horor yang Berbasis Budaya, 
Jumpa pers film Songko di Metropole, Jakarta Pusat (Foto. Akula)

Respons awal dari publik mulai terlihat setelah materi promosi film ini beredar di media sosial. Sejumlah komentar menyoroti penggunaan dialek serta nuansa lokal yang dinilai jarang muncul dalam film horor arus utama.

Sebagian warganet mengapresiasi keberanian film ini dalam mempertahankan unsur kedaerahan, termasuk penggunaan bahasa khas Sulawesi Utara. Ada pula yang menilai pendekatan visual dan atmosfer film terasa lebih dekat dengan realitas budaya setempat.

Fenomena ini memperlihatkan adanya pergeseran minat penonton yang tidak hanya mencari hiburan, tetapi juga cerita yang memiliki keterkaitan dengan identitas budaya. Film dengan latar lokal yang kuat dinilai mampu memberikan pengalaman menonton yang berbeda.

Songko dibintangi oleh Annette Edoarda, Imelda Therinne, Fergie Brittany, Tegar Satria, dan Khiva Iskak. Film ini dijadwalkan tayang di bioskop seluruh Indonesia mulai 23 April 2026.

Dengan menggabungkan elemen horor dan pendekatan budaya, Songko diharapkan dapat memperluas ragam cerita dalam industri perfilman nasional, sekaligus membuka peluang bagi kisah-kisah daerah lain untuk diangkat ke layar lebar. (BRG/Kul)

Topik: Film HororSongko

TerkaitBerita

Mengenang Sang Diva Pop Asia: Konser Intimate Teresa Teng Siap Digelar
Film dan Musik

Mengenang Sang Diva Pop Asia: Konser Intimate Teresa Teng Siap Digelar

oleh Editor : Akula
8 Oktober 2026
Andovi da Lopez Dalami Peran Kandidat Gubernur di Film Bapak Paling Jujur
Film dan Musik

Andovi da Lopez Dalami Peran Kandidat Gubernur di Film Bapak Paling Jujur

oleh Editor : Akula
7 Oktober 2026
Bandung World Cinema Hadirkan Sinema Dunia hingga Layar Terbuka di Balai Kota
Film dan Musik

Bandung World Cinema Hadirkan Sinema Dunia hingga Layar Terbuka di Balai Kota

oleh Editor : Akula
6 Oktober 2026
Privat: Jadi Pemeran Utama Serial ‘Suara Hati’, Dewi Perssik Buka-Bukan Soal Karakter Melodi dan Kehidupan Nyata
Film dan Musik

Setelah 20 Tahun Vakum, Dewi Perssik Kembali Akting Lewat Serial Suara Hati

oleh Editor : Akula
5 Oktober 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Direkomendasikan

Dirut Pegadaian: TRING! Wujud Nyata Transformasi Digital Pegadaian Sesuai Kebutuhan Masyarakat

Dirut Pegadaian: TRING! Wujud Nyata Transformasi Digital Pegadaian Sesuai Kebutuhan Masyarakat

9 Oktober 2026
Berkat Keunggulan Keamanan Siber di Sektor Keuangan, Jamkrindo Raih Penghargaan

Berkat Keunggulan Keamanan Siber di Sektor Keuangan, Jamkrindo Raih Penghargaan

9 Oktober 2026
AKSI SELEBRASI: Pemain Napoli Scott McTominay merayakan gol yang dicetaknya pada laga Serie A/Liga Italia antara Napoli vs Cremonese di Naples, Italia pada Jumat, 24 April 2026. (Foto: (c) Alessandro Garofalo/LaPresse via AP)

Real Madrid Bakal Rekrut Scott McTominay Dari Napoli

9 Oktober 2026
KEAMANAN SIBER: Bitdefender resmi menggandeng PT Gema Informatika Abadi (GIA) sebagai distributor eksklusif untuk menghadirkan portofolio solusi keamanan siber bagi konsumen di Indonesia dalam acara konferensi pers Grand Launching Bitdefender di Novotel Mangga Dua Square, Jakarta pada Kamis (8/10/2026). (FOTO: WAYTRI/KORANINDOPOS.COM)

Bitdefender dan GIA Tawarkan Solusi Keamanan Siber di Indonesia

9 Oktober 2026

Terpopuler

  • Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    4937 shares
    Share 1975 Tweet 1234
  • Laga Awal Musim Membuka Peluang AC Milan Berkembang

    343 shares
    Share 137 Tweet 86
  • Mayoritas Menteri Disentil Presiden, Menag Ingatkan Bawahannya Membeli Produk Dalam Negeri

    1018 shares
    Share 407 Tweet 255
  • Pemilahan Sampah Warga Rorotan Tembus 90 Persen, Biodigester Olah 1,2 Ton Sampah per Hari

    314 shares
    Share 126 Tweet 79
  • BGN Ungkap Konflik Mitra Dapur dan Yayasan MBG, Ada Setoran Rp2.000 per Porsi

    312 shares
    Share 125 Tweet 78
  • Tentang Kami
  • Redaksi Indopos
  • Pedoman Media Siber
  • Sitemap
Kontak Kami : 0899 064 8218

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya