JAKARTA, koranindopos.com – Ajang balap mobil listrik Formula E atau Jakarta E-Prix akan diselenggarakan di Ancol, Jakarta Utara, dalam hitungan beberapa pekan lagi. Setelah merampungkan pembangunan sirkuit, Organizing Committee (OC) Jakarta E-Prix 2022, saat ini sedang mengerjakan temporary structure.
”Kalau untuk fisik memang sudah 100 persen. Sekarang kami masuk dalam tahapan yang temporary structure dan dijadwalkan selesai 28 Mei ini. Setelah temporary structure selesai semua, kami masuk ke dalam elektronik, branding, dan segala perlengkapan balap yang sifatnya signaling, dan lain-lain,” ujar Vice President Infrastructure and General Affair OC Jakarta E-Prix 2022 Irawan Sucahyono kepada awak media di Ancol Jakarta Utara pada Kamis (19/5).

Sementara untuk mobil-mobil yang akan mengaspal di sirkuit yang mereka bangun, Irawan menyebutkan, akan sampai di Jakarta dari Berlin pada tanggal 22 – 24 dengan menggunakan tiga kargo pesawat. ”Khusus mobil yang dibuat untuk lomba itu dari Berlin, seri terakhir (Formula E) sebelum Jakarta. Jadi, mereka kan balap dulu 15 Mei di Berlin, setelahnya dikirim ke sini,” jelas Irawan. Dia menyebutkan, ada sekitar 22 mobil listrik yang akan diterbangkan dari Berlin. Jumlah mobil itu sesuai dengan jumlah pebalap yang mencapai 22 orang dengan sebelas tim.
Sementara untuk homologasi lintasan, dia menyebutkan saat ini prosesnya sedang berjalan. ”Homologasi berjalan karena sircuit tidak lepas dari lisensi, jadi nanti setelah semua terpasang. Jadi, sekitar satu minggu sebelum event,” imbuhnya.
Terkait tiket, Vice Managing Director Organizing Committee Jakarta E-Prix 2022 Gunung Kartiko menyebutkan, saat ini masih berjalan dengan baik. Menurutnya, pembelian tiket tersebut sangat mudah, dan tidak sampai dua menit kalau semua data terisi dengan benar. ”Progres penjualan tiket untuk VIP, kita sudah sold out 100 persen. Ada tiga lokal, Ombak Laut, Segarra, dan Jimbaran. VIP itu kursinya 1.050, dan semua sudah sold out,” ujarnya.
Sementara untuk VVIP, yakni yang royal dan deluxe, yang harganya Rp 10 juta dan Rp 7,5 juta, penjualan tiketnya sudah di atas 50 persen dan masih terus bergerak. VVIP itu ada sebanyak 1.500 kursi. Lalu, untuk Grandstand dengan 10.000 kursi, penjualannya sudah hampir mencapai 70 persen.
”Sementara, untuk tiket festival itu totalnya ada 40 ribu, dengan 7 ribu ada di dalam sirkuit, dan sisanya itu di Festival Ancol, itu sudah terjual 15 persen. Dari semua (pembelian tiket) kami bisa lihat bahwa yang membeli tiket tidak hanya masyarakat Indonesia, tapi 50 persen warga negara asing sehingga diharapkan membawa devisa ke Indonesia,” katanya.
Chairman Organizing Committee (OC) Jakarta E-Prix 2022 Ahmad Sahroni menuturkan, sudah ada beberapa sponsorship yang masuk. Namun, dia enggan merincikan nama perusahaan yang menjadi sponsor. Meski begitu, dia menyebutkan sponsor meliputi lokal bank, national bank, telco company, electricity company, F and B Company, Telco Company, serta Automotive.
”Semua sektor ada, yang kecil gue sebutin deh, MS Glow. Tapi BUMN belum ada,” ujarnya. (wyu/mmr)










