Rabu, 13 Mei 2026
  • Masuk
Indopos
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Indopos
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Olahraga
  • Opini
  • More
Home Nasional

Perpusnas Bahas Masa Depan Literasi dan Budaya Baca di Usia ke-46

Editor : Akula oleh Editor : Akula
13 Mei 2026
in Nasional, Pendidikan
A A
0
Perpusnas Bahas Masa Depan Literasi dan Budaya Baca di Usia ke-46

Memasuki usia ke-46, Perpustakaan Nasional Republik Indonesia (Perpusnas) menjadikan peringatan hari jadinya sebagai ruang membahas masa depan literasi di Indonesia. Dalam Seminar Nasional bertema “46 Tahun Perpusnas: Merawat Pustaka, Memartabatkan Bangsa” (Foto. Dokpri)

Share on FacebookShare on Twitter

Koranindopos.com, Jakarta – Memasuki usia ke-46, Perpustakaan Nasional Republik Indonesia (Perpusnas) menjadikan peringatan hari jadinya sebagai ruang membahas masa depan literasi di Indonesia. Dalam Seminar Nasional bertema “46 Tahun Perpusnas: Merawat Pustaka, Memartabatkan Bangsa”, berbagai pembicara menekankan pentingnya menjaga budaya baca dan memperkuat peran perpustakaan di tengah perubahan teknologi.

Kepala Perpustakaan Nasional Republik Indonesia E. Aminudin Aziz mengatakan perjalanan panjang Perpusnas harus menjadi momentum untuk mengevaluasi sejauh mana perpustakaan mampu hadir dan menjawab kebutuhan masyarakat saat ini.

Menurutnya, perpustakaan tidak cukup hanya menjadi tempat penyimpanan buku dan arsip. Pengetahuan yang tersimpan di dalamnya harus terus hidup, dibaca, dipahami, dan diwariskan kepada generasi berikutnya.

“Pengetahuan yang tidak bergerak adalah pengetahuan yang sedang menunggu untuk dilupakan. Dari sanalah martabat bangsa dibangun yang muncul dari masyarakat yang literat, tidak mudah termakan informasi liar, mampu berpikir kritis di tengah beragam informasi yang terkadang membingungkan,” ujarnya.

Artikel Terkait

Kejagung Ungkap Modus Dugaan Korupsi Ketua Ombudsman dalam Kasus Tambang Nikel

Bantu Pelaku UMKM Tingkatkan Mutu Produk

Perkuat Sektor Hulu Migas Untuk Hadapi Tantangan Geopolitik

Seminar nasional tersebut menghadirkan sejumlah pembicara dari berbagai latar belakang, mulai dari akademisi, penerbit, pustakawan, hingga anggota DPR. Salah satu pembahasan utama adalah tantangan mempertahankan budaya membaca di era digital.

Anggota Komisi XIII DPR RI Rieke Diah Pitaloka menilai keberadaan perpustakaan tetap penting meskipun masyarakat kini semakin akrab dengan teknologi digital. Ia mengatakan buku-buku lama masih memiliki nilai penting yang tidak dapat ditinggalkan begitu saja.

“Perpustakaan terus diulang-ulang dalam buku. Walaupun sekarang ada perpustakaan digital, tetap tidak bisa meninggalkan buku-buku lama,” katanya.
Rieke juga mendorong penguatan perpustakaan desa, sekolah rakyat, dan ruang baca masyarakat agar akses terhadap pengetahuan semakin merata hingga ke daerah.

Selain membahas budaya baca, seminar itu juga mengangkat potensi pengetahuan lokal Nusantara yang tersimpan dalam berbagai pustaka dan naskah kuno. Director Indonesia Doctoral Training Partnership dari University of Nottingham Bagus P. Muljadi menilai Indonesia memiliki kekayaan pengetahuan yang dapat dikembangkan menjadi bagian dari ilmu modern.

Ia mencontohkan pemahaman masyarakat Jawa mengenai hubungan Gunung Merapi dan Laut Selatan yang kini dapat dijelaskan melalui perspektif geologi dan mitigasi bencana.
“Orang Jawa sudah tahu bahwa raja sesungguhnya adalah alam itu sendiri,” ujarnya.

Menurut Bagus, selama ini Indonesia masih sering dipandang hanya sebagai negara dengan budaya dan tradisi eksotik, padahal banyak pengetahuan lokal yang relevan dengan perkembangan ilmu pengetahuan global saat ini.

Pembahasan mengenai perubahan peran pustakawan juga menjadi perhatian dalam seminar tersebut. Presiden ASEAN Public Libraries Information Network (APLiN), Chaerul Umam, mengatakan pustakawan saat ini harus mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi, termasuk digitalisasi informasi dan kecerdasan buatan.

“Pustakawan tidak lagi hanya berperan sebagai pengelola koleksi tetapi juga fasilitator pengetahuan global di tengah perubahan besar dunia perpustakaan akibat digitalisasi informasi, kecerdasan buatan, open access, globalisasi pengetahuan, multikulturalisme hingga kolaborasi lintas negara dan disiplin,” jelasnya.

Sementara itu, Ketua Umum Ikatan Penerbit Indonesia Arys Hilman Nugraha mengaku optimistis terhadap masa depan dunia perbukuan nasional. Ia melihat minat baca generasi muda mulai tumbuh, terlihat dari tingginya antusiasme Generasi Z saat menghadiri pameran buku.

Meski demikian, ia mengingatkan bahwa Indonesia masih menghadapi persoalan aliterasi, yaitu kondisi ketika masyarakat sudah mampu membaca tetapi belum menjadikan membaca sebagai kebiasaan sehari-hari.

Karena itu, menurutnya, akses terhadap buku, perpustakaan, toko buku, hingga harga buku yang terjangkau menjadi faktor penting dalam membangun budaya baca masyarakat. (BRG/Kul)

Topik: literasiPerpusnas

TerkaitBerita

Kejagung Ungkap Modus Dugaan Korupsi Ketua Ombudsman dalam Kasus Tambang Nikel
Nasional

Kejagung Ungkap Modus Dugaan Korupsi Ketua Ombudsman dalam Kasus Tambang Nikel

oleh Editor : Affandy
13 Mei 2026
PERKUAT UMKM: Direktur Mobilisasi Sumber Daya Dompet Dhuafa Etika Setiawanti (kedua dri kiri) berbicara dalam mini talkshow acara Women Empowerment Bali Edition di The Keranjang, Kuta, Bali pada Sabtu (9/5/2026). (Foto: Dok. Dompet Dhuafa)
Nasional

Bantu Pelaku UMKM Tingkatkan Mutu Produk

oleh Editor : Memoarto
13 Mei 2026
PERKUAT KOLABORASI: Ketua Panitia IPA CONVEX 2026 Tere sita Listyani dan Direktur Eksekutif IPA Marjolijn Wajong (kanan) saat Press Conference Road to IPA Convex 2026 di Menara Astra, Jakarta Pusat pada Selasa (12/5/2026). (WAYTRI/KORNINDOPOS.COM)
Nasional

Perkuat Sektor Hulu Migas Untuk Hadapi Tantangan Geopolitik

oleh Editor : Memoarto
12 Mei 2026
LOWONGAN KERJA: Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI) Mukhtarudin (tengah) memberikan keterangan pers, usai menerima kunjungan kerja Gubernur Prefektur Miyazaki, Jepang, Shunji Kōno, di Kantor Kementerian P2MI, Jakarta Selatan pada Selasa (12/5/2026). (FOTO: HARIS SUNANDAR/KORANINDOPOS.COM)
Nasional

Provinsi Miyazaki-Jepang Buka Lowongan Kerja Berketerampilan Khusus

oleh Editor : Memoarto
12 Mei 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bank Jakarta

Direkomendasikan

Ikea

Melihat Bocoran Produk dan Teknologi Masa Depan IKEA di Swedia

13 Mei 2026
Lenovo Idea Tab Pro Gen 2 5G Resmi Hadir, Usung Snapdragon 8s Gen 4 dan Baterai 10.200 mAh

Lenovo Idea Tab Pro Gen 2 5G Resmi Hadir, Usung Snapdragon 8s Gen 4 dan Baterai 10.200 mAh

13 Mei 2026
Kia Carens 2026 Hadir sebagai MPV Modern dengan Kabin Luas dan Fitur Canggih

Kia Carens 2026 Hadir sebagai MPV Modern dengan Kabin Luas dan Fitur Canggih

13 Mei 2026
Kebakaran Hebat Landa Pergudangan Miami Jakarta Barat, Empat Gudang Hangus Terbakar

Kebakaran Hebat Landa Pergudangan Miami Jakarta Barat, Empat Gudang Hangus Terbakar

13 Mei 2026

Terpopuler

  • EMISI METANA: Sejumlah alat berat beroperasi di tumpukan sampah yang menggunung di TPST Bantargebang, Kota Bekasi, Jawa Barat. (Foto: REUTERS/WILLY KURNIAWAN)

    Bekasi Kota Beracun Kedua di Dunia, Hasilkan 6,3 Ton Emisi Metana  

    339 shares
    Share 136 Tweet 85
  • Mayoritas Menteri Disentil Presiden, Menag Ingatkan Bawahannya Membeli Produk Dalam Negeri

    334 shares
    Share 134 Tweet 84
  • Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    3035 shares
    Share 1214 Tweet 759
  • Menguras Emosi, Leo Pictures Siapkan Series ‘Bunga di Tepi Jurang’ dan Drama Keluarga untuk Tahun 2026

    314 shares
    Share 126 Tweet 79
  • Isuzu Panther Reborn 2026 Hadir di Indonesia, Harga Mulai Rp 288 Jutaan dengan Skema Kredit Fleksibel

    680 shares
    Share 272 Tweet 170
  • Tentang Kami
  • Redaksi Indopos
  • Pedoman Media Siber
  • Sitemap
Kontak Kami : 0899 064 8218

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya