Selasa, 21 Juli 2026
  • Masuk
Indopos
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Indopos
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Home Nasional

Perpusnas Bahas Masa Depan Literasi dan Budaya Baca di Usia ke-46

Editor : Akula oleh Editor : Akula
13 Mei 2026
in Nasional, Pendidikan
A A
0
Perpusnas Bahas Masa Depan Literasi dan Budaya Baca di Usia ke-46

Memasuki usia ke-46, Perpustakaan Nasional Republik Indonesia (Perpusnas) menjadikan peringatan hari jadinya sebagai ruang membahas masa depan literasi di Indonesia. Dalam Seminar Nasional bertema “46 Tahun Perpusnas: Merawat Pustaka, Memartabatkan Bangsa” (Foto. Dokpri)

Share on FacebookShare on Twitter

Koranindopos.com, Jakarta – Memasuki usia ke-46, Perpustakaan Nasional Republik Indonesia (Perpusnas) menjadikan peringatan hari jadinya sebagai ruang membahas masa depan literasi di Indonesia. Dalam Seminar Nasional bertema “46 Tahun Perpusnas: Merawat Pustaka, Memartabatkan Bangsa”, berbagai pembicara menekankan pentingnya menjaga budaya baca dan memperkuat peran perpustakaan di tengah perubahan teknologi.

Kepala Perpustakaan Nasional Republik Indonesia E. Aminudin Aziz mengatakan perjalanan panjang Perpusnas harus menjadi momentum untuk mengevaluasi sejauh mana perpustakaan mampu hadir dan menjawab kebutuhan masyarakat saat ini.

Menurutnya, perpustakaan tidak cukup hanya menjadi tempat penyimpanan buku dan arsip. Pengetahuan yang tersimpan di dalamnya harus terus hidup, dibaca, dipahami, dan diwariskan kepada generasi berikutnya.

“Pengetahuan yang tidak bergerak adalah pengetahuan yang sedang menunggu untuk dilupakan. Dari sanalah martabat bangsa dibangun yang muncul dari masyarakat yang literat, tidak mudah termakan informasi liar, mampu berpikir kritis di tengah beragam informasi yang terkadang membingungkan,” ujarnya.

Artikel Terkait

Lestari Moerdijat Desak Evaluasi Sistem Perlindungan Kelompok Rentan Usai Kasus Kekerasan Seksual Lansia di Grobogan

DKI Jakarta Juara Umum Asah Keterampilan PERIKHSA ke-5 Tahun 2026, Bamsoet Tekankan Profesionalisme dan Semangat Bela Negara

Generasi Muda Papua Selatan Tunjukkan Nasionalisme

Seminar nasional tersebut menghadirkan sejumlah pembicara dari berbagai latar belakang, mulai dari akademisi, penerbit, pustakawan, hingga anggota DPR. Salah satu pembahasan utama adalah tantangan mempertahankan budaya membaca di era digital.

Anggota Komisi XIII DPR RI Rieke Diah Pitaloka menilai keberadaan perpustakaan tetap penting meskipun masyarakat kini semakin akrab dengan teknologi digital. Ia mengatakan buku-buku lama masih memiliki nilai penting yang tidak dapat ditinggalkan begitu saja.

“Perpustakaan terus diulang-ulang dalam buku. Walaupun sekarang ada perpustakaan digital, tetap tidak bisa meninggalkan buku-buku lama,” katanya.
Rieke juga mendorong penguatan perpustakaan desa, sekolah rakyat, dan ruang baca masyarakat agar akses terhadap pengetahuan semakin merata hingga ke daerah.

Selain membahas budaya baca, seminar itu juga mengangkat potensi pengetahuan lokal Nusantara yang tersimpan dalam berbagai pustaka dan naskah kuno. Director Indonesia Doctoral Training Partnership dari University of Nottingham Bagus P. Muljadi menilai Indonesia memiliki kekayaan pengetahuan yang dapat dikembangkan menjadi bagian dari ilmu modern.

Ia mencontohkan pemahaman masyarakat Jawa mengenai hubungan Gunung Merapi dan Laut Selatan yang kini dapat dijelaskan melalui perspektif geologi dan mitigasi bencana.
“Orang Jawa sudah tahu bahwa raja sesungguhnya adalah alam itu sendiri,” ujarnya.

Menurut Bagus, selama ini Indonesia masih sering dipandang hanya sebagai negara dengan budaya dan tradisi eksotik, padahal banyak pengetahuan lokal yang relevan dengan perkembangan ilmu pengetahuan global saat ini.

Pembahasan mengenai perubahan peran pustakawan juga menjadi perhatian dalam seminar tersebut. Presiden ASEAN Public Libraries Information Network (APLiN), Chaerul Umam, mengatakan pustakawan saat ini harus mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi, termasuk digitalisasi informasi dan kecerdasan buatan.

“Pustakawan tidak lagi hanya berperan sebagai pengelola koleksi tetapi juga fasilitator pengetahuan global di tengah perubahan besar dunia perpustakaan akibat digitalisasi informasi, kecerdasan buatan, open access, globalisasi pengetahuan, multikulturalisme hingga kolaborasi lintas negara dan disiplin,” jelasnya.

Sementara itu, Ketua Umum Ikatan Penerbit Indonesia Arys Hilman Nugraha mengaku optimistis terhadap masa depan dunia perbukuan nasional. Ia melihat minat baca generasi muda mulai tumbuh, terlihat dari tingginya antusiasme Generasi Z saat menghadiri pameran buku.

Meski demikian, ia mengingatkan bahwa Indonesia masih menghadapi persoalan aliterasi, yaitu kondisi ketika masyarakat sudah mampu membaca tetapi belum menjadikan membaca sebagai kebiasaan sehari-hari.

Karena itu, menurutnya, akses terhadap buku, perpustakaan, toko buku, hingga harga buku yang terjangkau menjadi faktor penting dalam membangun budaya baca masyarakat. (BRG/Kul)

Topik: literasiPerpusnas

TerkaitBerita

Lestari Moerdijat Desak Evaluasi Sistem Perlindungan Kelompok Rentan Usai Kasus Kekerasan Seksual Lansia di Grobogan
Nasional

Lestari Moerdijat Desak Evaluasi Sistem Perlindungan Kelompok Rentan Usai Kasus Kekerasan Seksual Lansia di Grobogan

oleh Editor : Affandy
20 Juli 2026
DKI Jakarta Juara Umum Asah Keterampilan PERIKHSA ke-5 Tahun 2026, Bamsoet Tekankan Profesionalisme dan Semangat Bela Negara
Nasional

DKI Jakarta Juara Umum Asah Keterampilan PERIKHSA ke-5 Tahun 2026, Bamsoet Tekankan Profesionalisme dan Semangat Bela Negara

oleh Editor : Affandy
20 Juli 2026
LCC Empat Pilar
Pendidikan

Generasi Muda Papua Selatan Tunjukkan Nasionalisme

oleh Editor : Hairul
20 Juli 2026
LCC Empat Pilar MPR
Pendidikan

Dominasi Babak Final, SMAN 3 Kota Sorong Raih Juara 1 LCC Empat Pilar MPR Provinsi Papua Barat Daya

oleh Editor : Hairul
20 Juli 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bank Jakarta

Direkomendasikan

IMI

Bamsoet: Java Drag Record Series 2026 Perkuat Pembinaan Pembalap dan Gerakkan Ekonomi Daerah

20 Juli 2026
DIPLOMATIK: KBRI Indonesia di Kyiv, Ukraina telah menyampaikan nota diplomatik RI ke Kemenlu Armenia terkait kematian seorang WNI asal Maros, Sulawesi Selatan. (Foto: Kementerian Luar Negeri RI)

RI Kirim Nota Diplomatik Ke Kemlu Armenia Terkait WNI Tewas Dibunuh

21 Juli 2026
HASIL TANGKAPAN: Polres Bogor membongkar dua gudang penyimpanan besar Obat Keras Terbatas (OKT) di kawasan Rancabungur dan Gunung Putri, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. (Foto: Dok/Istimewa/Detik.com)

Polisi Bongkar Gudang Obat Keras di Gunung Putri Bogor

21 Juli 2026
GAGAL JUARA: Lionel Messi tertunduk lesu usai Timnas Argentina kebobolan di final Piala Dunia 2026. (Foto: (c) AP Photo/Ashley Landis)

Lionel Messi Gagal Raih Bola Emas, Media Argentina Kritik FIFA

21 Juli 2026

Terpopuler

  • Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    3970 shares
    Share 1588 Tweet 993
  • Mayoritas Menteri Disentil Presiden, Menag Ingatkan Bawahannya Membeli Produk Dalam Negeri

    566 shares
    Share 226 Tweet 142
  • Sertifikat Belum Juga Terbit, Ratusan Konsumen Tuntut Bos Modernland William Honoris Tanggung Jawab  

    324 shares
    Share 130 Tweet 81
  • Lionel Messi Berpeluang Tutup Piala Dunia Dengan 3 Penghargaan Prestisius

    312 shares
    Share 125 Tweet 78
  • PERPUHA Dukung Pemindahan Penerbangan Umrah ke Terminal 2 Soekarno-Hatta

    313 shares
    Share 125 Tweet 78
  • Tentang Kami
  • Redaksi Indopos
  • Pedoman Media Siber
  • Sitemap
Kontak Kami : 0899 064 8218

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya