Koranindopos.com, JAKARTA – Partai Golkar punya cara sendiri untuk menjaga kekompakan kader. Salah satunya melalui touring Vespa yang digelar oleh Badan Saksi Nasional Partai Golkar (BSNPG). Kegiatan bertajuk Vespa BSNPG Tour of Java itu melalui rute panjang yang melintasi sejumlah kabupaten/kota di Jawa Barat dan Jawa Tengah.
Untuk diketahui, BSNPG merupakan instrumen vital partai berlambang pohon beringin tersebut. Mereka bertugas menyiapkan, melatih, dan menggerakkan saksi dalam setiap tahapan pemilu guna menjaga dan mengawal suara partai.
Kepala BSNPG Syahmud Basri Ngabalin yang memimpin tur tersebut mengatakan, tur itu menyatukan antara agenda kerja partai dengan hobi kader. ”Tur ini mengambil rute panjang menuju Solo dan melintasi sejumlah kabupaten/kota: Karawang, Indramayu, Tegal, Semarang, Solo, Salatiga, Boyolali, Banyumas, Tasikmalaya, Banjar, Garut, hingga Bandung,” beber Syahmud.
Rombongan dilepas langsung oleh Wakil Ketua Umum DPP Partai Golkar Bidang Kebijakan Publik Idrus Marham. Mereka singgah di setiap titik DPD kabupaten/kota yang dilalui.

Selain itu, lanjut Syahmud, di tiap titik persinggahan, BSNPG melakukan penguatan struktur saksi, silaturahmi dengan kader, serta dialog bersama komunitas lokal dan struktur BSNPG di setiap kabupaten/kota.
Syahmud menambahkan, kegiatan itu menjadi cara untuk merapikan barisan sekaligus menjaga semangat para saksi. ”Saksi adalah garda terdepan Partai Golkar. Lewat Tour of Java ini kita bangun soliditas, kita jaga kekompakan, tapi tetap fokus pada tugas utama: memastikan mesin saksi BSNPG siap mengawal suara Partai Golkar di setiap TPS,” ujarnya.
Selain konsolidasi internal, Vespa BSNPG Tour of Java juga diisi kegiatan sosial dan temu warga. Pendekatan itu digunakan agar BSNPG tetap dekat dengan kultur kader dan masyarakat. Hal itu sejalan dengan semangat Partai Golkar untuk kerja nyata di lapangan.
BSNPG menargetkan seluruh struktur saksi terbentuk dan terlatih di setiap tingkatan. Tur tersebut menjadi tahap awal gerakan nasional BSNPG yang akan dilakukan secara bertahap di seluruh Indonesia. (rls/mmr)










