Koranindopos.com , JAKARTA — Panggung The Ballroom Djakarta Theatre menjadi ruang pertemuan antara seni, empati, dan aksi kemanusiaan melalui pergelaran amal GITA CITRA CITA yang digelar untuk mendukung program Yayasan Kasih Anak Kanker Indonesia (YKAKI).
Kegiatan fundraising yang diprakarsai Lions Club Jakarta Jaya Sunter Agung itu menghadirkan 250 penampil lintas generasi dan profesi dalam 10 babak musikal yang mengangkat kisah perjuangan, cinta, dan harapan bagi anak-anak pejuang kanker.
Pergelaran tersebut dihadiri tokoh masyarakat, filantropis, mitra, serta publik yang mendukung gerakan sosial untuk membantu anak-anak penderita kanker di Indonesia.
Mengusung tema besar tentang harapan yang dapat dinyalakan bersama, GITA CITRA CITA mengajak masyarakat melihat kanker anak bukan hanya sebagai isu kesehatan, tetapi juga persoalan kemanusiaan yang membutuhkan kepedulian dan gotong royong bersama.
Ketua YKAKI, Ira Soelistyo, mengatakan malam tersebut menjadi bukti bahwa solidaritas dapat menjadi kekuatan nyata bagi anak-anak dan keluarga yang tengah berjuang melawan kanker.
“Malam ini bukan hanya tentang sebuah pergelaran, tetapi tentang ribuan doa, kepedulian, dan harapan yang dipersatukan. Setiap dukungan yang hadir membantu anak-anak pejuang kanker merasa tidak berjuang sendirian. Ini adalah tentang kehidupan, martabat, dan masa depan mereka,” ujar Ira.
Ia menjelaskan, dana yang dihimpun melalui kegiatan tersebut akan digunakan untuk mendukung keberlanjutan layanan YKAKI, mulai dari pendampingan keluarga, rumah singgah, hingga dukungan bagi anak-anak selama menjalani pengobatan.
Sementara itu, President Lions Club Jakarta Jaya Sunter Agung, Martha Haliman, mengatakan pergelaran ini menjadi wujud kolaborasi dan semangat pelayanan sosial melalui seni.
“Kami percaya kepedulian menjadi lebih bermakna ketika diwujudkan bersama. GITA CITRA CITA adalah panggung solidaritas, tempat seni menjadi medium untuk berbagi harapan dan mengajak lebih banyak orang terlibat membantu anak-anak pejuang kanker,” katanya.
Konsep artistik pertunjukan dirancang untuk menghadirkan pengalaman emosional bagi penonton melalui perpaduan puisi, paduan suara, kolaborasi lintas komunitas, hingga grand finale yang menggambarkan perjalanan dari perjuangan menuju harapan.
Pencipta karya kreatif GITA CITRA CITA, Poppy Hayono Isman, mengatakan seluruh pertunjukan dirancang bukan sekadar menghibur, tetapi juga menyentuh dan menggerakkan kepedulian publik.
“Kami ingin setiap babak malam ini menjadi pengalaman batin, bahwa musik bisa menyuarakan empati, dan seni bisa mengajak orang mengambil bagian dalam perubahan. Jika malam ini hati banyak orang tergerak untuk peduli, maka karya ini menemukan maknanya,” ujarnya.
Manajer Produksi Pergelaran, Budi Widiastuti Suharto, menambahkan bahwa seluruh elemen artistik disusun untuk memperkuat pesan kemanusiaan yang ingin disampaikan.
Pergelaran amal ini juga menghadirkan sejumlah tokoh dan musisi, di antaranya Aru Wisaksono Sudoyo, Ario Djatmiko, Eddy Tobing, Hayono Isman, dan Marlinda Adam, bersama komunitas paduan suara, survivor kanker anak, relawan, dan para pendukung kegiatan sosial.
Seluruh hasil penggalangan dana dari kegiatan tersebut akan disalurkan untuk mendukung program-program YKAKI bagi anak-anak pejuang kanker dan keluarga mereka.
“Malam ini membuktikan bahwa harapan bisa dinyalakan ketika banyak tangan bergandengan. Ini bukan akhir dari sebuah pertunjukan, tetapi penguatan dari sebuah gerakan,” tutup Ira Soelistyo. (Ana)










