Koranindopos.com – Jakarta – Keberhasilan Paris Saint-Germain (PSG) menjuarai Liga Champions musim 2025/2026 tidak hanya menghadirkan trofi bergengsi bagi klub asal Prancis tersebut. Tim asuhan Luis Enrique juga mencatat sejarah dengan menyamai rekor jumlah gol terbanyak dalam satu musim Liga Champions yang sebelumnya dipegang oleh FC Barcelona.
Berdasarkan catatan resmi UEFA, PSG menutup perjalanan mereka di kompetisi elite Eropa musim ini dengan torehan 45 gol. Jumlah tersebut menyamai rekor yang telah bertahan selama 26 tahun sejak Barcelona mencapainya pada musim 1999/2000.
Catatan bersejarah itu dipastikan saat PSG tampil di partai final Liga Champions menghadapi Arsenal FC di Budapest. Gol yang dicetak Ousmane Dembélé dalam laga tersebut membuat total koleksi gol PSG sepanjang musim mencapai angka 45.
Pencapaian ini menjadi bukti ketajaman lini serang PSG yang tampil konsisten sejak fase grup hingga babak final. Klub ibu kota Prancis itu menunjukkan permainan menyerang yang efektif dan produktif sepanjang turnamen, menjadikan mereka salah satu tim paling menghibur di Eropa musim ini.
Menariknya, sosok Luis Enrique memiliki keterkaitan langsung dengan rekor yang berhasil disamai PSG. Saat Barcelona mencatatkan 45 gol pada musim 1999/2000, Enrique masih berstatus sebagai pemain dan menjadi salah satu kontributor penting dengan mencetak enam gol untuk tim Catalan tersebut.
Kini, lebih dari dua dekade kemudian, Enrique kembali terlibat dalam pencapaian bersejarah yang sama, kali ini sebagai pelatih yang membawa PSG mencapai puncak kejayaan Eropa sekaligus menyamai rekor legendaris Barcelona.
Keberhasilan ini semakin mempertegas dominasi PSG sepanjang musim 2025/2026. Selain meraih gelar Liga Champions pertama mereka dalam beberapa tahun terakhir, klub juga menunjukkan kekuatan kolektif yang mampu menghasilkan produktivitas gol luar biasa di level tertinggi sepak bola Eropa.
Dengan skuad yang dipenuhi pemain berkualitas dan racikan strategi Luis Enrique yang efektif, PSG kini tidak hanya dikenang sebagai juara Liga Champions, tetapi juga sebagai tim yang berhasil menyamai salah satu rekor paling prestisius dalam sejarah kompetisi tersebut.(dhil)










