Koranindopos.com, JAKARTA-Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengeklaim dia dan Presiden Amerika Serikat Donald Trump sepakat untuk mencegah Iran memiliki senjata nuklir. Pernyataan tersebut disampaikan Netanyahu pada Jumat (12/6/2026). ”Selama saya menjadi perdana menteri Israel, Iran tak akan punya senjata nuklir. Ada kesepakatan penuh antara saya dan Presiden Trump soal masalah ini ” kata Netanyahu dikutip AFP.
Israel dan AS berambisi mencegah Iran memiliki senjata nuklir. Mereka bahkan menggunakan dalih ini untuk menggempur habis-habisan negara itu yang dimulai pada 28 Februari lalu.
Imbas operasi brutal itu, Pemimpin Tertinggi Ayatollah Ali Khamaeni dan pejabat top pertahanan Iran tewas. Serangan AS-Israel juga menyebabkan ratusan anak-anak dan warga sipil tak berdosa tewas. Iran tak tinggal diam. Mereka meluncurkan serangan balasan ke Israel dan pangkalan militer AS di negara-negara Arab.
Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) juga menutup rute pelayaran global Selat Hormuz sebagai upaya menekan AS dan Israel. Saat ini, AS dan Iran tengah mengupayakan gencatan senjata permanen. Namun, mereka tak kunjung mencapai kesepakatan. AS ingin melucuti program nuklir Iran, sementara itu Teheran menolak dan meminta Washington menghargai hak pengayana uranium mereka yang diklaim untuk tujuan damai bukan senjata nuklir. (cnni/mmr)










