Senin, 15 Juni 2026
  • Masuk
Indopos
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Indopos
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Olahraga
  • Opini
  • More
Home Ekonomi

Rupiah Menguat, Dolar AS Tertekan ke Level Rp 17.773 pada Awal Perdagangan

Editor : Affandy oleh Editor : Affandy
15 Juni 2026
in Ekonomi
A A
0
Dolar AS Masih Bertahan di Level Rp 17.700 Pagi Ini

Foto: ilustrasi dolar as

Share on FacebookShare on Twitter

Koranindopos.com – JAKARTA – Nilai tukar rupiah menunjukkan penguatan terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan Senin (15/6/2026). Mata uang Garuda berhasil menekan dolar AS hingga bergerak di kisaran Rp 17.700-an pada awal sesi perdagangan, memberikan sentimen positif bagi pasar keuangan domestik.

Berdasarkan data Bloomberg, pada pukul 09.05 WIB dolar AS diperdagangkan di level Rp 17.782, melemah sekitar 0,44 persen dibandingkan posisi sebelumnya. Tak lama berselang, tekanan terhadap mata uang AS berlanjut sehingga kurs dolar turun lagi ke posisi Rp 17.773 pada pukul 09.08 WIB.

Penguatan rupiah ini menjadi perhatian pelaku pasar setelah dalam beberapa waktu terakhir nilai tukar domestik menghadapi tekanan akibat berbagai faktor eksternal, termasuk dinamika ekonomi global dan kebijakan moneter Amerika Serikat.

Pergerakan rupiah yang menguat pada awal pekan dinilai dipengaruhi oleh kombinasi faktor eksternal dan domestik. Optimisme pasar terhadap kondisi ekonomi nasional serta arus masuk modal asing ke pasar keuangan Indonesia menjadi salah satu pendorong penguatan mata uang Garuda.

Artikel Terkait

Harga Emas Antam Menguat, Tembus Rp 2,729 Juta per Gram

Bank Jakarta mendekatkan layanan digital kepada masyarakat melalui Jakarta Fair 2026:

Membangun Benteng Mental Anak dari Keluarga: Sinergi PNM dan KPPPA Berdayakan Perempuan Bajawa

Selain itu, pelaku pasar juga terus mencermati perkembangan kebijakan suku bunga bank sentral AS atau Federal Reserve yang berpotensi memengaruhi arah pergerakan dolar terhadap mata uang global.

Ketika ekspektasi terhadap kebijakan moneter AS berubah, pergerakan nilai tukar berbagai mata uang, termasuk rupiah, biasanya ikut mengalami penyesuaian.

Meski melemah terhadap rupiah, pergerakan dolar AS terhadap mata uang utama dunia lainnya terpantau bervariasi. Berdasarkan data perdagangan internasional, dolar AS justru menguat terhadap euro (EUR) sekitar 0,27 persen.

Kondisi tersebut menunjukkan bahwa tekanan terhadap dolar tidak terjadi secara merata terhadap seluruh mata uang global. Faktor-faktor regional dan kondisi ekonomi masing-masing negara turut memengaruhi arah pergerakan kurs di pasar valuta asing.

Penguatan rupiah umumnya memberikan sejumlah keuntungan bagi perekonomian nasional. Nilai tukar yang lebih kuat dapat membantu menekan biaya impor, terutama untuk kebutuhan bahan baku industri, energi, dan barang modal yang masih bergantung pada transaksi menggunakan dolar AS.

Selain itu, stabilitas nilai tukar juga menjadi faktor penting dalam menjaga inflasi serta meningkatkan kepercayaan investor terhadap pasar Indonesia.

Meski demikian, para pelaku usaha dan investor tetap diminta mencermati perkembangan pasar global yang masih berpotensi memicu volatilitas nilai tukar dalam beberapa waktu ke depan.

Ke depan, arah pergerakan rupiah diperkirakan masih akan dipengaruhi oleh sejumlah faktor, mulai dari perkembangan ekonomi Amerika Serikat, kebijakan suku bunga global, harga komoditas, hingga kondisi geopolitik internasional.

Analis menilai penguatan rupiah pada awal perdagangan menjadi sinyal positif, namun pasar tetap membutuhkan dukungan sentimen yang kuat agar tren penguatan dapat berlanjut secara berkelanjutan.

Dengan dolar AS yang berhasil ditekan ke level Rp 17.773, pelaku pasar kini menantikan perkembangan selanjutnya untuk melihat apakah rupiah mampu mempertahankan momentum positifnya sepanjang pekan ini.(dhil)

Topik: dolar asRupiah

TerkaitBerita

Harga Emas Antam Turun Rp10.000 per Gram, Kini di Level Rp2,733 Juta
Bisnis

Harga Emas Antam Menguat, Tembus Rp 2,729 Juta per Gram

oleh Editor : Affandy
15 Juni 2026
Bank Jakarta mendekatkan layanan digital kepada masyarakat melalui Jakarta Fair 2026:
Ekonomi

Bank Jakarta mendekatkan layanan digital kepada masyarakat melalui Jakarta Fair 2026:

oleh Editor : Akula
12 Juni 2026
Membangun Benteng Mental Anak dari Keluarga: Sinergi PNM dan KPPPA Berdayakan Perempuan Bajawa
Ekonomi

Membangun Benteng Mental Anak dari Keluarga: Sinergi PNM dan KPPPA Berdayakan Perempuan Bajawa

oleh Editor : Akula
12 Juni 2026
DESTINASI WISATA: Salah satu kamat di hotel jaringan WHHG. (Foto: Dok./WHHG)
Bisnis

Menginap di Hotel WHHG Dapat Diskon Tiket Ke Ancol

oleh Editor : Memoarto
12 Juni 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bank Jakarta

Direkomendasikan

SPMB Jakarta 2026 Masuki Tahap Pemilihan Sekolah, Calon Murid Diminta Pastikan Akun Sudah Aktif

SPMB Jakarta 2026 Masuki Tahap Pemilihan Sekolah, Calon Murid Diminta Pastikan Akun Sudah Aktif

15 Juni 2026
Satu Pelari Meninggal di BTN Jakarta International Marathon 2026, Risiko Lomba Jarak Jauh Kembali Jadi Sorotan

Satu Pelari Meninggal di BTN Jakarta International Marathon 2026, Risiko Lomba Jarak Jauh Kembali Jadi Sorotan

15 Juni 2026
Harga Emas Antam Turun Rp10.000 per Gram, Kini di Level Rp2,733 Juta

Harga Emas Antam Menguat, Tembus Rp 2,729 Juta per Gram

15 Juni 2026
Samsung Perkuat Dominasi Pasar Smartphone 2026, Hadirkan Galaxy S26 Ultra hingga Galaxy A07 5G

Samsung Perkuat Dominasi Pasar Smartphone 2026, Hadirkan Galaxy S26 Ultra hingga Galaxy A07 5G

15 Juni 2026

Terpopuler

  • Isuzu Panther Mini, Legenda MPV Diesel yang Kembali Hadir dengan Mesin Tangguh dan Hemat BBM

    Isuzu Panther Mini, Legenda MPV Diesel yang Kembali Hadir dengan Mesin Tangguh dan Hemat BBM

    497 shares
    Share 199 Tweet 124
  • Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    3491 shares
    Share 1396 Tweet 873
  • Angka Kematian Ibu di Indonesia Tertinggi Se-Asia Tenggara

    329 shares
    Share 132 Tweet 82
  • Polisi Sita 276 Cartridge Vape Mengandung Narkotika Etomidate Senilai Rp1,5 Miliar

    333 shares
    Share 133 Tweet 83
  • Mayoritas Menteri Disentil Presiden, Menag Ingatkan Bawahannya Membeli Produk Dalam Negeri

    417 shares
    Share 167 Tweet 104
  • Tentang Kami
  • Redaksi Indopos
  • Pedoman Media Siber
  • Sitemap
Kontak Kami : 0899 064 8218

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya