Senin, 29 Juni 2026
  • Masuk
Indopos
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Indopos
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Olahraga
  • Opini
  • More
Home Ekonomi

Pemerintah Siapkan Pembangunan 39 Bandara Baru, Total Bandar Udara Nasional Ditargetkan Capai 296

Editor : Affandy oleh Editor : Affandy
29 Juni 2026
in Ekonomi
A A
0
Pemerintah Siapkan Pembangunan 39 Bandara Baru, Total Bandar Udara Nasional Ditargetkan Capai 296

Foto: dok kompas.com

Share on FacebookShare on Twitter

Koranindopos.com – JAKARTA – Kementerian Perhubungan (Kemenhub) berencana menambah 39 bandar udara (bandara) baru sebagai bagian dari penguatan konektivitas nasional. Dengan penambahan tersebut, jumlah bandara yang masuk dalam Rencana Induk Bandar Udara Nasional akan meningkat dari 257 menjadi 296 bandara.

Direktur Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan, Lukman F. Laisa, mengatakan pemerintah telah menetapkan 39 lokasi yang akan menjadi prioritas pembangunan bandara baru. Rencana tersebut telah tercantum dalam Tatanan Kebandarudaraan Nasional sebagai bagian dari strategi jangka panjang pengembangan transportasi udara Indonesia.

Pernyataan itu disampaikan Lukman saat menghadiri Musyawarah Nasional (Munas) Ikatan Ahli Bandar Udara Indonesia (IABI) Tahun 2026 di Hotel Grand Sahid Jaya, Jakarta.

Menurut Lukman, pembangunan bandara baru merupakan langkah strategis untuk memperluas akses transportasi udara hingga ke berbagai wilayah di Indonesia, khususnya daerah terdepan, terluar, dan tertinggal (3T).

Artikel Terkait

Bea Cukai Soekarno-Hatta Gagalkan Pembawaan US$350.000 Tanpa Izin, Nilainya Capai Rp6,3 Miliar

Pemerintah Siapkan Program E20, Bahlil: Indonesia Butuh 4 Juta KL Etanol untuk Kurangi Impor BBM

Sasar Sektor UKM dan Otomotif, Chailease Finance Indonesia Buka Jaringan Layanan Baru di Kota Kembang

Sebagai negara kepulauan terbesar di dunia, Indonesia membutuhkan jaringan transportasi udara yang mampu menghubungkan ribuan pulau secara efektif sehingga mobilitas masyarakat, distribusi logistik, serta aktivitas ekonomi dapat berjalan lebih optimal.

“Jaringan 296 bandara yang disiapkan pemerintah mencerminkan komitmen untuk menghadirkan konektivitas yang merata hingga ke wilayah terdepan, terluar, dan tertinggal,” ujar Lukman dalam keterangannya, Senin (29/6/2026).

Ia menambahkan, keberadaan bandara juga memiliki peran penting dalam mendukung pertumbuhan ekonomi daerah, memperkuat sektor pariwisata, serta meningkatkan akses masyarakat terhadap berbagai layanan publik.

Lukman menjelaskan, pembangunan bandara di Indonesia memiliki tantangan yang berbeda dibandingkan banyak negara lain karena kondisi geografis yang sangat beragam.

Selama ini, pemerintah telah membangun bandar udara di berbagai jenis wilayah, mulai dari kawasan rawa, lahan gambut, pesisir pantai, pegunungan, hingga pulau-pulau kecil yang memiliki karakteristik tanah dan lingkungan yang berbeda.

Menurutnya, berbagai tantangan tersebut dapat diatasi melalui penerapan teknologi rekayasa modern dan inovasi konstruksi yang terus berkembang.

“Pengalaman membangun bandar udara di berbagai karakteristik wilayah telah menjadi modal yang sangat berharga bagi Indonesia,” katanya.

Selain memperluas jaringan transportasi udara, pembangunan bandara ke depan juga akan mengedepankan aspek keselamatan penerbangan, keberlanjutan lingkungan, pemanfaatan teknologi, serta ketahanan terhadap perubahan iklim.

Pemerintah ingin memastikan bahwa setiap bandara baru tidak hanya berfungsi sebagai infrastruktur transportasi, tetapi juga mampu mendukung pembangunan berkelanjutan serta memberikan manfaat ekonomi jangka panjang bagi masyarakat sekitar.

Lukman menegaskan bahwa keberhasilan pembangunan dan pengelolaan bandar udara tidak hanya bergantung pada infrastruktur fisik, tetapi juga kualitas sumber daya manusia yang terlibat.

Mulai dari tahap perencanaan, desain, konstruksi, pengawasan hingga operasional bandara membutuhkan tenaga ahli yang memiliki kompetensi tinggi.

Karena itu, ia mendorong Ikatan Ahli Bandar Udara Indonesia (IABI) untuk terus memperkuat perannya sebagai organisasi profesi yang mampu menjadi pusat pengembangan kompetensi, inovasi, serta kolaborasi para ahli kebandarudaraan.

Selain itu, IABI juga diharapkan dapat mengembangkan sistem sertifikasi profesi yang diakui secara nasional maupun internasional guna meningkatkan daya saing tenaga ahli Indonesia di sektor penerbangan.

Dengan rencana penambahan 39 bandara baru, pemerintah berharap jaringan transportasi udara nasional semakin merata dan mampu menjadi motor penggerak pembangunan ekonomi, mempercepat konektivitas antardaerah, serta memperkuat posisi Indonesia sebagai negara kepulauan dengan sistem transportasi udara yang modern, aman, dan berkelanjutan.(dhil/dtk)

Topik: bandara barupemerintah

TerkaitBerita

Dolar AS Menguat, Rupiah Melemah ke Level Rp17.960
Bisnis

Bea Cukai Soekarno-Hatta Gagalkan Pembawaan US$350.000 Tanpa Izin, Nilainya Capai Rp6,3 Miliar

oleh Editor : Affandy
29 Juni 2026
Pemerintah Siapkan Program E20, Bahlil: Indonesia Butuh 4 Juta KL Etanol untuk Kurangi Impor BBM
Ekonomi

Pemerintah Siapkan Program E20, Bahlil: Indonesia Butuh 4 Juta KL Etanol untuk Kurangi Impor BBM

oleh Editor : Affandy
29 Juni 2026
Sasar Sektor UKM dan Otomotif, Chailease Finance Indonesia Buka Jaringan Layanan Baru di Kota Kembang
Ekonomi

Sasar Sektor UKM dan Otomotif, Chailease Finance Indonesia Buka Jaringan Layanan Baru di Kota Kembang

oleh Editor : Akula
28 Juni 2026
Jaga Amanah 23 Juta Nasabah, PNM Sabet Penghargaan Indonesia Most Trusted Companies
Ekonomi

Jaga Amanah 23 Juta Nasabah, PNM Sabet Penghargaan Indonesia Most Trusted Companies

oleh Editor : Akula
28 Juni 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bank Jakarta

Direkomendasikan

Toyota Veloz Hybrid Diprediksi Ramaikan Pasar Low MPV, Usung Teknologi Hybrid dan Kabin Lebih Modern

Toyota Veloz Hybrid Diprediksi Ramaikan Pasar Low MPV, Usung Teknologi Hybrid dan Kabin Lebih Modern

29 Juni 2026
Kementerian Haji dan Umrah Buka Seleksi 282 Jabatan Administrator dan Pengawas, Pendaftaran Dimulai 29 Juni

Kementerian Haji dan Umrah Buka Seleksi 282 Jabatan Administrator dan Pengawas, Pendaftaran Dimulai 29 Juni

29 Juni 2026
INDUSTRI KREATIF: Menteri Ekonomi Kreatif RI Teuku Riefky Harsya (kiri) dan sineas muda Ferly Halim saat kunjungan Ferly di Gedung Kementerian Ekonomi Kreatif RI, Jakarta pada Selasa (23/6/2026). (Foto: Dok/Ferly Salim)

Menteri Ekraf Apresiasi Film Keluarga Sarat Nilai Edukasi Karya Langit Pictures

29 Juni 2026
Kisah Epik Laksamana Keumalahayati Kini Hadir di Platform Digital, Bawa Teater Musikal ke Ranah Streaming

Kisah Epik Laksamana Keumalahayati Kini Hadir di Platform Digital, Bawa Teater Musikal ke Ranah Streaming

29 Juni 2026

Terpopuler

  • Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    3624 shares
    Share 1450 Tweet 906
  • Mayoritas Menteri Disentil Presiden, Menag Ingatkan Bawahannya Membeli Produk Dalam Negeri

    459 shares
    Share 184 Tweet 115
  • Swiss vs Kanada Perebutkan Puncak Klasemen Grup B

    317 shares
    Share 127 Tweet 79
  • Obat Bebas Tetap Memiliki Risiko, Masyarakat Diminta Lebih Bijak Menggunakannya

    316 shares
    Share 126 Tweet 79
  • Selandia Baru vs Belgia, Laga Hidup dan Mati

    312 shares
    Share 125 Tweet 78
  • Tentang Kami
  • Redaksi Indopos
  • Pedoman Media Siber
  • Sitemap
Kontak Kami : 0899 064 8218

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya