Selasa, 14 Juli 2026
  • Masuk
Indopos
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Indopos
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Home Nasional

Mengapa Presiden Prabowo Membentuk Koperasi Merah Putih? Ini Alasan di Balik Program 81 Ribu Koperasi Desa

Editor : Hairul oleh Editor : Hairul
14 Juli 2026
in Nasional
A A
0
Koperasi Merah Putih
Share on FacebookShare on Twitter

Koranindopos.com, JAKARTA – Program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih menjadi salah satu kebijakan ekonomi kerakyatan yang mendapat perhatian besar sejak pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dimulai. Dengan target membentuk 81.000 koperasi di seluruh desa dan kelurahan di Indonesia, program ini tidak hanya bertujuan memperkuat kelembagaan ekonomi desa, tetapi juga menjadi strategi pemerintah untuk mengatasi persoalan klasik yang selama puluhan tahun membelenggu masyarakat pedesaan.

Lantas, apa alasan utama Presiden Prabowo membentuk Koperasi Merah Putih?

Presiden Prabowo mengungkapkan bahwa gagasan mengenai Koperasi Merah Putih bukanlah ide yang muncul setelah menjabat sebagai kepala negara. Konsep tersebut, menurutnya, telah lahir sejak dirinya masih menjadi prajurit TNI yang bertugas di berbagai wilayah pedesaan dan pegunungan Indonesia.

Selama bertugas, Prabowo mengaku menyaksikan langsung kehidupan masyarakat yang serba terbatas, bahkan masih banyak warga yang kesulitan memenuhi kebutuhan dasar.

Artikel Terkait

Gerakan Ruang Aman Anak Butuh Dukungan Keluarga dan Masyarakat

Badan Pengkajian MPR Gelar FGD Bahas Penguatan Kedaulatan Rakyat dalam Demokrasi Pancasila

LCC Empat Pilar MPR RI Papua Barat Berlangsung Dramatis, SMAN 1 Manokwari Melaju ke Final Nasional

Pengalaman tersebut membentuk keyakinannya bahwa pembangunan nasional harus dimulai dari desa melalui penguatan ekonomi masyarakat.

“Dari situ saya melihat bahwa satu-satunya jalan untuk menjaga rakyat paling bawah adalah memperkuat koperasi,” ujar Prabowo saat menghadiri Puncak Peringatan Hari Koperasi ke-79 Tahun 2026 di Jakarta.

Memutus Ketergantungan pada Rentenir

Salah satu persoalan terbesar yang ingin diselesaikan pemerintah melalui Koperasi Merah Putih adalah tingginya ketergantungan masyarakat terhadap pinjaman berbunga tinggi atau praktik rentenir.

Menurut Presiden, banyak petani yang terpaksa meminjam uang sebelum musim panen karena kebutuhan hidup sehari-hari tetap berjalan, sementara hasil panen baru dapat dinikmati beberapa bulan kemudian.

Kondisi tersebut membuat mereka terjebak dalam lingkaran utang yang sulit diputus akibat tingginya bunga pinjaman.

Melalui koperasi, pemerintah ingin menghadirkan lembaga keuangan yang lebih mudah diakses masyarakat desa dengan bunga yang terjangkau sehingga petani, nelayan, maupun pelaku usaha kecil tidak lagi bergantung pada lintah darat.

Membuka Akses Permodalan

Selain memutus praktik rentenir, Koperasi Merah Putih juga dirancang sebagai solusi atas masih terbatasnya akses masyarakat desa terhadap pembiayaan formal.

Selama ini banyak pelaku usaha kecil yang kesulitan memperoleh pinjaman dari perbankan karena terkendala persyaratan administrasi maupun jaminan.

Dengan hadirnya koperasi di setiap desa, masyarakat diharapkan memiliki akses pembiayaan yang lebih mudah untuk mengembangkan usaha produktif.

Langkah ini sejalan dengan kebijakan pemerintah yang sebelumnya menghapus utang jutaan petani yang dinilai sudah tidak mampu lagi dilunasi agar mereka memiliki kesempatan memulai kembali aktivitas ekonominya.

Menguatkan Ekonomi Desa

Program Koperasi Merah Putih juga diarahkan menjadi motor penggerak ekonomi desa.

Pemerintah menargetkan pembentukan 81.000 koperasi, sesuai jumlah desa dan kelurahan di Indonesia, sehingga setiap wilayah memiliki lembaga ekonomi yang dikelola oleh masyarakat sendiri.

Melalui koperasi, berbagai aktivitas ekonomi seperti penyediaan modal usaha, pemasaran hasil pertanian, distribusi kebutuhan pokok, hingga pengembangan usaha mikro diharapkan dapat berjalan lebih efektif dan memberikan manfaat langsung kepada masyarakat.

Dengan demikian, nilai tambah ekonomi tidak lagi terpusat di kota-kota besar, tetapi juga tumbuh dari desa.

Menyalurkan Barang Bersubsidi Lebih Tepat Sasaran

Presiden Prabowo juga menempatkan koperasi sebagai ujung tombak dalam penyaluran berbagai barang bersubsidi.

Melalui jaringan Koperasi Merah Putih, pemerintah berencana mendistribusikan komoditas seperti pupuk bersubsidi, elpiji, dan kebutuhan pokok lainnya secara lebih terkontrol.

Skema ini diharapkan mampu mengurangi potensi penyimpangan dalam distribusi sekaligus memastikan bantuan pemerintah benar-benar diterima oleh masyarakat yang berhak.

Selain meningkatkan efisiensi distribusi, koperasi juga berpotensi menjadi pusat pelayanan ekonomi masyarakat di tingkat desa.

Membangun Kemandirian Ekonomi

Lebih jauh, pembentukan Koperasi Merah Putih merupakan bagian dari strategi besar pemerintah untuk membangun kemandirian ekonomi nasional yang dimulai dari tingkat desa.

Pemerintah menilai desa memiliki potensi besar sebagai pusat produksi pertanian, peternakan, perikanan, maupun usaha mikro yang selama ini belum dikelola secara optimal.

Dengan memperkuat kelembagaan koperasi, masyarakat diharapkan tidak hanya menjadi konsumen, tetapi juga pelaku ekonomi yang mampu meningkatkan kesejahteraan secara berkelanjutan.

Progres Mulai Terlihat

Presiden Prabowo mengungkapkan bahwa pembentukan Koperasi Merah Putih terus menunjukkan perkembangan positif.

Berdasarkan laporan yang diterimanya, ribuan koperasi telah terbentuk dan lebih dari seribu koperasi sudah mulai beroperasi di berbagai daerah.

Pemerintah optimistis jumlah tersebut akan terus bertambah hingga mencapai target nasional secara bertahap.

“Perjalanan seribu kilometer dimulai dengan satu langkah. Kita harus menghilangkan keraguan. Bisa, harus bisa, akan bisa, dan pasti berhasil,” tegas Presiden.

Melalui Koperasi Merah Putih, pemerintah berharap dapat menghadirkan sistem ekonomi desa yang lebih kuat, memperluas akses pembiayaan masyarakat, mengurangi ketergantungan terhadap rentenir, serta menjadikan koperasi sebagai pilar utama pembangunan ekonomi kerakyatan di Indonesia. (hai)

Topik: koperasi merah putih

TerkaitBerita

Gerakan Ruang Aman Anak
Pendidikan

Gerakan Ruang Aman Anak Butuh Dukungan Keluarga dan Masyarakat

oleh Editor : Hairul
14 Juli 2026
Badan Pengkajian MPR Gelar FGD Bahas Penguatan Kedaulatan Rakyat dalam Demokrasi Pancasila
Nasional

Badan Pengkajian MPR Gelar FGD Bahas Penguatan Kedaulatan Rakyat dalam Demokrasi Pancasila

oleh Editor : Affandy
14 Juli 2026
LCC Empat Pilar MPR RI Papua Barat Berlangsung Dramatis, SMAN 1 Manokwari Melaju ke Final Nasional
Nasional

LCC Empat Pilar MPR RI Papua Barat Berlangsung Dramatis, SMAN 1 Manokwari Melaju ke Final Nasional

oleh Editor : Affandy
14 Juli 2026
Truk Pengangkut Crane Tabrak JPO Tendean, Kemacetan Mengular hingga Kuningan dan Warung Buncit
Peristiwa

Truk Pengangkut Crane Tabrak JPO Tendean, Kemacetan Mengular hingga Kuningan dan Warung Buncit

oleh Editor : Affandy
14 Juli 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bank Jakarta

Direkomendasikan

Gerakan Ruang Aman Anak

Gerakan Ruang Aman Anak Butuh Dukungan Keluarga dan Masyarakat

14 Juli 2026
Umrah

PERPUHA Dukung Pemindahan Penerbangan Umrah ke Terminal 2 Soekarno-Hatta

14 Juli 2026
Badan Pengkajian MPR Gelar FGD Bahas Penguatan Kedaulatan Rakyat dalam Demokrasi Pancasila

Badan Pengkajian MPR Gelar FGD Bahas Penguatan Kedaulatan Rakyat dalam Demokrasi Pancasila

14 Juli 2026
Fadly Faisal dan Yasamin Jasem Melawan Kutukan Lebah di Film Paket Santet

Fadly Faisal dan Yasamin Jasem Melawan Kutukan Lebah di Film Paket Santet

14 Juli 2026

Terpopuler

  • Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    3866 shares
    Share 1546 Tweet 967
  • Mayoritas Menteri Disentil Presiden, Menag Ingatkan Bawahannya Membeli Produk Dalam Negeri

    532 shares
    Share 213 Tweet 133
  • Samsung Siapkan Dua Galaxy Z Series Terbaru, Z Flip 8 dan Z Fold 8 Siap Ramaikan Pasar Ponsel Lipat

    315 shares
    Share 126 Tweet 79
  • Swiss Siap-Siap Hadapi Argentina di Perempat Final Piala Dunia 2026

    312 shares
    Share 125 Tweet 78
  • PPG Prajabatan 2026 Dibuka Juni: 10.000 Kuota, Link Daftar & Syarat Guru Honorer

    334 shares
    Share 134 Tweet 84
  • Tentang Kami
  • Redaksi Indopos
  • Pedoman Media Siber
  • Sitemap
Kontak Kami : 0899 064 8218

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya