Koranindopos.com – JAKARTA – Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI Tingkat Provinsi Papua Barat Tahun 2026 menghadirkan persaingan sengit sekaligus momen haru yang menggambarkan semangat sportivitas para pelajar. Digelar di Ballroom Aston Niu Manokwari, Sabtu (11/7/2026), kompetisi ini akhirnya menetapkan SMAN 1 Manokwari sebagai juara yang akan mewakili Provinsi Papua Barat pada Grand Final LCC Empat Pilar MPR RI di Jakarta pada Agustus 2026.
Suasana kompetisi sempat berubah emosional usai babak penyisihan kedua. Salah seorang siswi SMAN 1 Bintuni, Aurelia, tampak menahan air mata setelah timnya gagal melaju ke babak final. Mereka harus mengakui keunggulan tipis SMAN 2 Manokwari berdasarkan akumulasi nilai dari tiga sesi perlombaan, yakni Wawasan Empat Pilar, Tematik, dan Rebutan.
“Kami sudah berjanji kepada guru-guru dan teman-teman untuk menjadi juara tingkat provinsi. Namun, hari ini kami belum berhasil mewujudkannya,” ujar Aurelia dengan mata berkaca-kaca.
Meski kecewa, suasana haru segera berubah menjadi pemandangan penuh persaudaraan. Para peserta dari sekolah lain menghampiri dan memberikan dukungan kepada tim SMAN 1 Bintuni. Momen tersebut menjadi bukti bahwa LCC Empat Pilar tidak hanya mengedepankan kompetisi, tetapi juga membangun karakter, solidaritas, dan semangat kebangsaan di kalangan generasi muda.
Babak final mempertemukan tiga sekolah terbaik, yakni SMAN 1 Manokwari, SMAN Taruna Kasuari Nusantara Papua Barat, dan SMAN 2 Manokwari. Persaingan berlangsung ketat sejak awal hingga soal terakhir, dengan ketiga tim saling bergantian memimpin perolehan nilai.
Setelah melalui pertandingan yang menegangkan, SMAN 1 Manokwari berhasil meraih Juara I dengan nilai 125 poin. Posisi kedua ditempati SMAN Taruna Kasuari Nusantara Papua Barat dengan 120 poin, sementara SMAN 2 Manokwari menempati Juara III dengan 100 poin.
Kemenangan tersebut memastikan SMAN 1 Manokwari menjadi wakil Papua Barat pada Grand Final LCC Empat Pilar MPR RI Tahun 2026 di Jakarta.
Salah satu anggota tim SMAN 1 Manokwari, I Putu Ayu Puja Prameswari, mengaku bersyukur atas pencapaian tersebut.
“Kami sangat bersyukur karena mendapat kesempatan mewakili Papua Barat di tingkat nasional. Persiapan kami tidak mudah, bahkan ada anggota tim yang sempat sakit. Kami akan terus belajar dan memperbaiki kekurangan agar dapat memberikan hasil terbaik di Jakarta,” ujarnya.
Kepala SMAN 1 Manokwari, Lucinda Patricia Mandobar, turut mengapresiasi kerja keras para siswa, guru pembina, orang tua, serta seluruh keluarga besar sekolah yang telah memberikan dukungan selama proses persiapan hingga kompetisi berlangsung.
Selain menentukan juara utama, panitia juga memberikan penghargaan Yel-Yel Terbaik kepada para peserta. Penghargaan tersebut diraih oleh SMAN 1 Prafi pada Babak Penyisihan I, SMAN 1 Bintuni pada Babak Penyisihan II, dan SMAN 1 Manokwari pada Babak Penyisihan III.
Kepala Biro Persidangan dan Pemasyarakatan Konstitusi Sekretariat Jenderal MPR RI, Dr. Wachid Nugroho, S.IP., M.IP., saat membuka kegiatan menegaskan bahwa LCC Empat Pilar MPR RI bukan sekadar ajang menguji kemampuan akademik peserta, tetapi juga menjadi sarana pembentukan karakter generasi muda.
Menurutnya, melalui kompetisi ini para pelajar diajak memahami sekaligus menginternalisasi nilai-nilai Pancasila, Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), dan Bhinneka Tunggal Ika dalam kehidupan sehari-hari.
Ia menjelaskan, rangkaian LCC Empat Pilar MPR RI Tahun 2026 telah dimulai sejak 31 Maret 2026 dan dilaksanakan secara bertahap di 38 provinsi di seluruh Indonesia. Para juara tingkat provinsi selanjutnya akan bertanding pada Grand Final Nasional di Jakarta.
Senada dengan itu, Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Papua Barat, Barnabas Dowansiba, S.Pd., M.Pd., menilai LCC Empat Pilar merupakan wahana strategis untuk memperkuat wawasan kebangsaan di kalangan pelajar.
Menurutnya, kemenangan memang menjadi tujuan dalam setiap kompetisi, namun yang lebih penting adalah lahirnya generasi muda yang berintegritas, menghargai keberagaman, menjunjung tinggi persatuan, dan memiliki komitmen kuat terhadap kehidupan berbangsa dan bernegara.
Melalui penyelenggaraan LCC Empat Pilar MPR RI, MPR RI terus berupaya memperkuat pemahaman generasi muda terhadap nilai-nilai kebangsaan sekaligus mempersiapkan calon pemimpin masa depan yang memiliki karakter, wawasan konstitusi, dan semangat persatuan dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia.(Dhil)









