Minggu, 18 Oktober 2026
  • Masuk
Indopos
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Indopos
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Home Ekonomi Bisnis

LPDB Koperasi Perkuat Inkubasi Koperasi di Papua, Siapkan KDKMP Naik Kelas dan Akses Pembiayaan Dana Bergulir

Editor : Anggoro oleh Editor : Anggoro
1 Agustus 2026
in Bisnis
A A
0
LPDB Koperasi Perkuat Inkubasi Koperasi di Papua, Siapkan KDKMP Naik Kelas dan Akses Pembiayaan Dana Bergulir

Direktur Umum dan Hukum LPDB Koperasi Deva Rachman memberikan pemaparan saat Pelatihan Inkubasi Tenant KDKMP Pusat Inkubasi Bisnis Universitas Ottow Geissler Papua yang diselenggarakan di Kota Jayapura, Papua, Jumat (31/7).

Share on FacebookShare on Twitter

koranindopos.com, JAYAPURA – Lembaga Pengelola Dana Bergulir (LPDB) Koperasi terus memperkuat pengembangan ekosistem koperasi di Papua melalui program inkubasi, pendampingan, dan pembiayaan dana bergulir bagi Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP). Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya mendorong koperasi agar semakin profesional, bankable, dan mampu menjadi penggerak ekonomi masyarakat di wilayah timur Indonesia.

Komitmen itu ditegaskan dalam Pelatihan Inkubasi Tenant KDKMP Pusat Inkubasi Bisnis Universitas Ottow Geissler Papua yang diselenggarakan di Kota Jayapura, Papua, Jumat (31/7).

Kegiatan ini diikuti 15 tenant KDKMP yang bergerak di sektor riil dan merupakan hasil kolaborasi LPDB Koperasi dengan Universitas Ottow Geissler Papua dalam memperkuat kapasitas kelembagaan, tata kelola, perencanaan bisnis, hingga kesiapan koperasi mengakses pembiayaan.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Direktur Umum dan Hukum LPDB Koperasi Deva Rachman, Pejabat Fungsional Dinas Perindagkop UKM dan Tenaga Kerja Provinsi Papua Antonius Indarto Wibowo, Wakil Rektor I Bidang Akademik Universitas Ottow Geissler Papua Meiske Murni Nurbintan Sihombing, serta Kepala Pusat Inkubasi Bisnis Universitas Ottow Geissler Papua Moses Yomunga.

Artikel Terkait

BNI Raih Peringkat Top 4 BUMN Layanan Terbaik di Danantara Indonesia CX100 Award 2026

Pasar Modal Terguncang: IHSG Anjlok 10%, Saham Perbankan Raksasa Rebah Akibat Sinyal Downgrade MSCI

Ancaman Downgrade Pasar Modal Indonesia: MSCI Buka Konsultasi Penurunan Status ke Standalone Market

Direktur Umum dan Hukum LPDB Koperasi Deva Rachman menegaskan bahwa program inkubasi bukan sekadar pelatihan, tetapi merupakan proses membangun fondasi koperasi agar mampu tumbuh menjadi lembaga ekonomi yang sehat, profesional, dan memiliki akses terhadap pembiayaan.

“Target utama program inkubasi adalah menyiapkan koperasi agar memiliki tata kelola yang baik, bisnis yang layak, dan siap mengakses pembiayaan dana bergulir LPDB Koperasi. Kami ingin KDKMP di Papua menjadi koperasi yang sehat, unggul, bankable, dan mampu naik kelas sehingga dapat menjadi penggerak ekonomi masyarakat di daerahnya,” ujar Deva.

Ia menambahkan bahwa LPDB Koperasi memiliki tiga fokus utama, yakni penyaluran pembiayaan, pendampingan, dan inkubasi koperasi. Ketiga program tersebut dirancang sebagai satu ekosistem yang saling terhubung untuk memastikan koperasi tidak hanya memperoleh akses modal, tetapi juga memiliki kapasitas manajerial dan bisnis yang kuat.

Menurut Deva, Papua memiliki potensi ekonomi yang sangat besar di berbagai sektor, mulai dari pertanian, perkebunan, kelautan, perikanan, hingga pariwisata berbasis kearifan lokal. Potensi tersebut perlu dikelola melalui koperasi yang memiliki tata kelola baik, model bisnis yang jelas, dan kemampuan mengakses pembiayaan secara berkelanjutan.

Sementara itu, Kepala Pusat Inkubasi Bisnis Universitas Ottow Geissler Papua Moses Yomunga menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang kembali diberikan LPDB Koperasi kepada Universitas Ottow Geissler Papua sebagai mitra pelaksana program inkubasi di Papua.

Ia menjelaskan bahwa tahun ini program difokuskan pada 15 KDKMP sektor riil, dengan materi yang disusun berdasarkan kebutuhan nyata koperasi di lapangan, mulai dari tata kelola kelembagaan, penyusunan rencana bisnis, pembukuan, hingga strategi mengakses pembiayaan.

“Kami mengucapkan terima kasih atas kepercayaan LPDB Koperasi. Tahun ini kami fokus menginkubasi 15 KDKMP yang bergerak di sektor riil. Materi yang diberikan disesuaikan dengan kebutuhan koperasi, mulai dari tata kelola, rencana bisnis, pembukuan, hingga akses pembiayaan. Kehadiran LPDB memberikan pencerahan bahwa koperasi memiliki peluang untuk berkembang dan memperoleh pembiayaan apabila dipersiapkan dengan baik,” kata Moses.

Menurutnya, program inkubasi menjadi sangat penting karena sebagian besar pengurus KDKMP masih membutuhkan pendampingan dalam pengelolaan usaha, manajemen keuangan, dan pengembangan bisnis koperasi. Ia berharap program tersebut tidak berhenti pada pelatihan, tetapi berlanjut menjadi pendampingan jangka panjang.

Moses optimistis 15 koperasi peserta inkubasi dapat menjadi model pengembangan KDKMP di Papua.

“Kami berharap 15 koperasi ini dapat menjadi role model bagi koperasi di seluruh Papua. Papua memiliki potensi yang luar biasa, tetapi membutuhkan pendampingan, penguatan manajemen, dan akses pembiayaan agar koperasi benar-benar mampu tumbuh dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujarnya.

Dari sisi peserta, Sekretaris KDKMP Kampung Nendali, Kabupaten Jayapura, Erick Kawali mengaku kehadiran LPDB Koperasi memberikan jawaban atas berbagai keraguan yang selama ini dirasakan pengurus koperasi dalam menjalankan program KDKMP.

Ia mengatakan bahwa sebelumnya banyak pengurus koperasi yang masih mempertanyakan bagaimana koperasi dapat menjalankan usaha secara nyata, memperoleh modal, dan memenuhi harapan masyarakat.

“Kehadiran LPDB membuat kami merasa sangat terbantu. Wawasan kami terbuka bahwa koperasi tidak berjalan sendiri, tetapi memiliki akses pendampingan dan pembiayaan. Ini memberi kami semangat, motivasi, dan keyakinan untuk menjalankan usaha koperasi serta menjawab kebutuhan masyarakat,” ujar Erick.

Menurut Erick, penjelasan yang disampaikan LPDB Koperasi memberikan kepastian mengenai arah pengembangan KDKMP, termasuk mekanisme pembiayaan dan tahapan yang harus dipersiapkan koperasi agar mampu berkembang secara berkelanjutan.

“Yang kami harapkan adalah penguatan seperti ini. Kami diberi pemahaman, motivasi, dan arah yang jelas dalam menjalankan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih. Kehadiran LPDB telah menjawab salah satu pertanyaan besar kami tentang bagaimana koperasi dapat bergerak dan berkembang,” tambahnya.

Melalui kolaborasi dengan Universitas Ottow Geissler Papua, LPDB Koperasi menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat ekosistem koperasi di Papua melalui inkubasi, pendampingan, dan pembiayaan. Program ini diharapkan mampu melahirkan koperasi-koperasi yang profesional, berdaya saing, dan memiliki akses pembiayaan sebagai modal pengembangan usaha.

Penguatan KDKMP di Papua juga menjadi bagian dari dukungan LPDB Koperasi terhadap program strategis nasional dalam memperkuat koperasi sebagai pilar ekonomi rakyat. Dengan tata kelola yang semakin baik dan akses pembiayaan yang lebih luas, koperasi diharapkan mampu menjadi motor penggerak pertumbuhan ekonomi daerah sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat Papua secara berkelanjutan. (Riz)

Instant win games deliver a result immediately with no spinning reels or dealt cards. Scratch cards, crash games and quick draw titles all share that structure, appealing to players who want short sessions rather than extended play at a single game.

Games That Resolve Immediately

Return percentages on instant titles often sit below those of mainstream slots, though the format makes stakes and outcomes unusually transparent. Players comparing what is available across operators can Slotlair casino and review return figures by category. Crash games in particular reward a predetermined exit point, since the decision to cash out belongs entirely to the player.

Game TypeSession Length
Scratch cardSeconds
CrashUnder a minute
Quick draw1 to 2 minutes
  • Check published return percentages before playing
  • Decide a cash out point in advance on crash titles

Because each round takes seconds, the number of rounds in a session climbs faster than most players notice. Counting rounds is therefore more useful than watching a balance. Keep the session short, which is what the format is actually designed for.

Topik: Dana BergulirLPDB KoperasiProgram KDKMPUniversitas Ottow Geissler Papua

TerkaitBerita

Bisnis

BNI Raih Peringkat Top 4 BUMN Layanan Terbaik di Danantara Indonesia CX100 Award 2026

oleh Editor : Affandy
17 Oktober 2026
Pasar Modal Terguncang: IHSG Anjlok 10%, Saham Perbankan Raksasa Rebah Akibat Sinyal Downgrade MSCI
Bisnis

Pasar Modal Terguncang: IHSG Anjlok 10%, Saham Perbankan Raksasa Rebah Akibat Sinyal Downgrade MSCI

oleh Editor : Affandy
16 Oktober 2026
Ancaman Downgrade Pasar Modal Indonesia: MSCI Buka Konsultasi Penurunan Status ke Standalone Market
Bisnis

Ancaman Downgrade Pasar Modal Indonesia: MSCI Buka Konsultasi Penurunan Status ke Standalone Market

oleh Editor : Affandy
16 Oktober 2026
Gerakkan Ekonomi Melalui Belanja Negara, LKPP Gelar Business Matching 2026
Ekonomi

Gerakkan Ekonomi Melalui Belanja Negara, LKPP Gelar Business Matching 2026

oleh Editor : Akula
15 Oktober 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Direkomendasikan

FESTIVAL MUSIK: Geisha saat tampil dalam Synchronize Fest 2026 di Gambir Expo Kemayoran, Jakarta Pusat pada Jumat (16/10/2026). (Foto: Dedi Yondra / JPNN.com)

Para Musisi Kompak Kritik Karhutla di Synchronize Fest 2026

18 Oktober 2026
KERICUHAN DI PRANCIS: Demonstran menerobos balai kota Marseille dan kantor Wali Kota Lille. Sementara kantor pariwisata di Lyon dibakar dalam demo biaya hidup di Prancis. (Foto: AFP/KIRAN RIDLEY)

Kericuhan di Prancis Terus Meluas Jelang Pemilihan Presiden

18 Oktober 2026
RAYAKAN GOL: Para pemain Barcelona merayakan gol dalam pertandingan Liga Spanyol melawan Real Betis pada Sabtu (17/10/2026). (Foto: (c) AP Photo/Jose Breton)

Barcelona Hajar Telak Real Betis 5-2 di Pekan Sembilan La Liga

18 Oktober 2026
Malaysia Healthcare Expo 2026 di Jakarta, Hadirkan 21 Rumah Sakit dan Konsultasi Kesehatan Gratis

Malaysia Healthcare Expo 2026 di Jakarta, Hadirkan 21 Rumah Sakit dan Konsultasi Kesehatan Gratis

17 Oktober 2026

Terpopuler

  • Produk Dalam Negri

    Mayoritas Menteri Disentil Presiden, Menag Ingatkan Bawahannya Membeli Produk Dalam Negeri

    1061 shares
    Share 424 Tweet 265
  • Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    4992 shares
    Share 1997 Tweet 1248
  • Rekrutmen CPNS Guru Dibuka 2027–2029, Pemerintah Siapkan 464.856 Formasi

    314 shares
    Share 126 Tweet 79
  • Liverpool, Real Madrid, dan PSG Tampil Menyala di Matchday Kedua

    314 shares
    Share 126 Tweet 79
  • Emiten Haji Isam PGUN Buka Suara soal Gadai 5,3 Miliar Saham ke Bank Mandiri

    312 shares
    Share 125 Tweet 78
  • Tentang Kami
  • Redaksi Indopos
  • Pedoman Media Siber
  • Sitemap
Kontak Kami : 0899 064 8218

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya