Koranindopos.com – JAKARTA — Kebakaran melanda area proyek bangunan di Jalan Pantai Indah Utara 3, Kelurahan Kapuk Muara, Kecamatan Penjaringan, Jakarta Utara, Sabtu (29/8/2026) siang. Kebakaran menghanguskan bedeng logistik dan peti kemas yang digunakan sebagai ruang kantor serta gudang penyimpanan peralatan listrik.
Kasi Operasi Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Jakarta Utara, Gatot Sulaeman, mengatakan kebakaran terjadi ketika para pekerja proyek sedang beristirahat sekitar pukul 14.00 WIB.
“Saat karyawan sedang istirahat di kawasan proyek, tiba-tiba ruang kantor yang terbuat dari peti kemas terbakar hebat,” ujar Gatot saat dikonfirmasi, Sabtu (29/8/2026).
Api kemudian dengan cepat membesar dan merambat ke peti kemas lain yang digunakan sebagai gudang logistik. Di dalam gudang tersebut tersimpan berbagai peralatan listrik.
Lokasi kebakaran yang berada tidak jauh dari Rumah Sakit PIK sempat memicu kepanikan. Kobaran api bahkan berpotensi merambat ke area rumah sakit apabila tidak segera ditangani.
Petugas keamanan dan karyawan RS PIK turut membantu petugas pemadam kebakaran untuk melokalisir api agar tidak meluas.
Area pagar RS PIK juga sempat digunakan sebagai akses masuk petugas pemadam kebakaran dalam proses penanganan.
“Area pagar RS PIK sedikit terkena dampak karena menjadi akses masuk petugas dalam upaya pemadaman,” kata Gatot.
Sudin Gulkarmat Jakarta Utara menerima laporan kebakaran sekitar pukul 14.00 WIB. Petugas kemudian mengerahkan unit pemadam terdekat dari Pos PIK.
Unit pemadam tiba di lokasi sekitar pukul 14.11 WIB dan langsung melakukan operasi pemadaman pada pukul 14.12 WIB.
Sebanyak tujuh unit mobil pemadam kebakaran dengan dukungan 42 personel diterjunkan untuk menjinakkan api. Operasi tersebut dipimpin Perwira Piket Eko Mahendro.
Petugas berhasil melokalisir api pada pukul 14.27 WIB. Setelah itu, proses pendinginan dilakukan mulai pukul 14.40 WIB untuk memastikan tidak ada lagi titik api yang berpotensi memicu kebakaran kembali.
“Api berhasil dilokalisir pada pukul 14.27 WIB dan dilanjutkan proses pendinginan pukul 14.40 WIB. Operasi pemadaman secara keseluruhan resmi dinyatakan selesai pada pukul 15.32 WIB,” ujar Gatot.
Kebakaran tersebut menghanguskan area bedeng logistik dengan luas sekitar 5 x 15 meter persegi.
Berdasarkan pemeriksaan awal petugas, kebakaran diduga dipicu oleh korsleting atau arus pendek listrik yang terjadi di ruang kantor yang berada di dalam peti kemas.
Api kemudian menyebar dengan cepat karena terdapat gudang yang menyimpan berbagai peralatan listrik di lokasi tersebut.
Meski menimbulkan kerusakan cukup besar, kebakaran dipastikan tidak menyebabkan korban jiwa maupun korban luka.
Petugas memperkirakan kerugian materiil akibat kebakaran mencapai sekitar Rp200 juta.
Penanganan cepat petugas pemadam kebakaran bersama pihak keamanan dan karyawan RS PIK membuat api berhasil dilokalisir sebelum merambat lebih jauh ke kawasan sekitar.(dhil/kmps)










