Koranindopos.com – JAKARTA — Kebakaran melanda gudang pabrik milik PT Stretchline di Jalan Pembangunan II No. 32, RT 01/RW 01, Kelurahan Batusari, Kecamatan Batuceper, Kota Tangerang, Banten, Minggu (13/9/2026) sore.
Kebakaran tersebut terjadi sekitar pukul 16.00 WIB. Hingga pukul 19.19 WIB, api masih belum berhasil dipadamkan dan petugas pemadam kebakaran masih melakukan penanganan di lokasi.
Sebanyak delapan unit mobil pemadam kebakaran dari Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Tangerang dan UPT Damkar Batuceper dikerahkan untuk menjinakkan kobaran api.
Peristiwa kebakaran pertama kali diketahui oleh dua petugas keamanan pabrik, yakni Yana Mulyana (39) dan Yunus (41).
Keduanya melihat kepulan asap hitam pekat membumbung dari area gudang bagian belakang pabrik. Melihat kondisi tersebut, petugas keamanan langsung meminta bantuan untuk menangani kebakaran.
Petugas kemudian menghubungi Call Center 110 untuk melaporkan kejadian dan meminta bantuan penanganan.
Api yang awalnya terlihat dari bagian belakang gudang kemudian dengan cepat membesar.
Kobaran api disebut merambat dari gudang bagian belakang menuju gudang tengah hingga akhirnya mencapai bagian depan pabrik.
Kondisi tersebut membuat area yang terbakar semakin luas sehingga proses pemadaman membutuhkan pengerahan sejumlah unit kendaraan pemadam kebakaran.
Kapolsek Batuceper Kompol Gunawan mengatakan, berdasarkan pemeriksaan awal terhadap saksi dan olah tempat kejadian perkara (TKP), kebakaran diduga berasal dari gangguan kelistrikan.
“Berdasarkan hasil interogasi saksi dan olah TKP awal, kebakaran diduga kuat dipicu akibat korsleting listrik di bagian gudang belakang yang saat ini sedang dalam proses renovasi,” ujar Gunawan saat dikonfirmasi Kompas.com melalui WhatsApp, Minggu (13/9/2026).
Meski demikian, penyebab pasti kebakaran masih menunggu hasil pemeriksaan lebih lanjut.
Gunawan memastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa kebakaran tersebut.
Hingga Minggu malam, petugas masih berjibaku memadamkan api yang berada di area gudang pabrik. Proses penanganan dilakukan untuk memastikan seluruh titik api berhasil dipadamkan dan tidak kembali menyebar ke bagian bangunan lainnya.
Kebakaran yang berlangsung selama beberapa jam tersebut juga menjadi perhatian karena api sempat meluas dari bagian belakang hingga ke bagian tengah dan depan pabrik.
Pihak kepolisian bersama petugas pemadam kebakaran masih melakukan penanganan dan pemeriksaan di lokasi untuk memastikan kondisi pabrik aman serta mengetahui penyebab kebakaran secara lebih lengkap.(dhil/kmps)










