Minggu, 13 September 2026
  • Masuk
Indopos
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Indopos
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Home Megapolitan

Motif 3 Tersangka Keroyok Bambang hingga Tewas di Pejompongan, Kesal Pekerjaan Terganggu

Editor : Affandy oleh Editor : Affandy
13 September 2026
in Megapolitan
A A
0
Motif 3 Tersangka Keroyok Bambang hingga Tewas di Pejompongan, Kesal Pekerjaan Terganggu

Foto: dok. kompas.com

Share on FacebookShare on Twitter

Koranindopos.com – JAKARTA – Polisi mengungkap motif tiga tersangka yang mengeroyok Bambang Setiawan (59) hingga tewas dalam kericuhan di Jalan Pejompongan Raya, Jakarta Pusat, Kamis (27/8/2026).

Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirreskrimum) Polda Metro Jaya Kombes Pol Iman Imanuddin mengatakan, para tersangka diduga melakukan penganiayaan karena merasa kesal setelah pekerjaan mereka terganggu akibat kericuhan yang terjadi di sekitar lokasi.

“Terkait motif, para pelaku merasa ada terganggu dengan peristiwa yang terjadi saat mereka bersama-sama melintas, karena kebetulan para pelaku ini mencari nafkah di sekitaran atau area tempat kejadian perkara,” tutur Iman dalam konferensi pers di Mapolda Metro Jaya, Sabtu (12/9/2026).

Ketiga tersangka masing-masing berinisial FP (23), DS (33), dan DDS (29). Menurut polisi, ketiganya sehari-hari bekerja sebagai pekerja kasar serabutan dan saat kejadian sedang berada di sekitar tempat kejadian perkara (TKP).

Artikel Terkait

Rayakan Gol Menit Akhir Persija, Sejumlah Jakmania Sempat Terobos Gerbang GBK

Cerita Korban Loker Bodong di Kelapa Gading, Diminta Buka Rekening dengan Saldo Rp2 Juta

Asap Kebakaran TPA Galuga Masuk Permukiman, Warga Keluhkan Batuk dan Mata Perih

Iman menjelaskan, ketiga tersangka melihat kericuhan yang terjadi setelah aksi demonstrasi. Mereka disebut merasa kesal karena situasi tersebut mengganggu aktivitas dan pekerjaan mereka.

Para tersangka kemudian disebut ikut tersulut emosi ketika demonstrasi berlangsung hingga malam hari.

“Jadi para tersangka ini mengalami kekesalan dan ikut serta secara serta-merta pada saat terjadi kerusuhan di lokasi,” tutur Iman.

Polisi menyebut ketiganya kemudian secara spontan ikut dalam kerusuhan dan mengincar warga maupun pedemo yang berada di lokasi.

Iman mengatakan, ketiga tersangka bukan bagian dari kelompok atau organisasi tertentu. Mereka merupakan pekerja serabutan yang biasa mencari pekerjaan harian di sekitar lokasi.

Polisi juga memastikan ketiga tersangka tidak memiliki afiliasi dengan organisasi masyarakat (ormas) maupun instansi tertentu.

Hal tersebut sekaligus membantah dugaan bahwa para pelaku merupakan bagian dari organisasi yang sebelumnya berada di sekitar lokasi kerusuhan.

Termasuk, polisi memastikan ketiga tersangka bukan anggota GRIB Jaya, yang sebelumnya sempat terlihat hadir di lokasi dan berupaya membubarkan massa.

“Kami pastikan tidak ada (afiliasi). Dari hasil keterangan yang disampaikan oleh para pelaku itu sendiri, mereka tidak terafiliasi dengan organisasi atau pun anggota organisasi tertentu,” ujar Iman.

Dengan demikian, berdasarkan hasil pemeriksaan sementara, polisi menyebut pengeroyokan terhadap Bambang dilakukan oleh tiga warga sipil yang diduga terlibat secara spontan dalam kericuhan.

Pengungkapan kasus tersebut dilakukan melalui pemeriksaan sejumlah barang bukti yang ditemukan di lokasi pengeroyokan.

Polisi menemukan sidik jari laten pada potongan kayu dan bambu yang diduga digunakan untuk memukul Bambang.

Setelah dilakukan penyelidikan dan pengintaian, polisi kemudian melacak keberadaan para tersangka hingga ke sebuah rumah makan di kawasan Babakan Madang, Kabupaten Bogor.

“Setelah dilakukan surveillance (pengintaian), para terduga pelaku terlacak berada di sebuah rumah makan di kawasan Babakan Madang, Kabupaten Bogor,” ucap Iman.

Polisi kemudian melakukan penangkapan terhadap para tersangka di lokasi tersebut.

Dalam penangkapan tersebut, polisi turut menyita sejumlah barang yang digunakan oleh FP di rumah makan, yakni lima gelas kaca, delapan piring, dan sendok.

Barang-barang tersebut kemudian diperiksa untuk mencocokkan sidik jari dengan temuan yang sebelumnya diperoleh dari potongan kayu dan bambu di TKP.

“Hasil sidik jari laten pada potongan kayu memiliki kecocokan (identik) dengan hasil sidik jari laten pada piring dan gelas yang dimiliki sidik jari saudara FP (tersangka),” kata Iman.

Temuan tersebut menjadi salah satu bagian dari proses penyidikan polisi untuk mengidentifikasi dan memastikan keterlibatan para tersangka dalam pengeroyokan.

Atas perbuatannya, ketiga tersangka dijerat dengan Pasal 262 Ayat (3) atau Ayat (4) dan Pasal 466 Ayat (2) atau Ayat (3) KUHP.

Para tersangka terancam hukuman pidana penjara hingga maksimal 12 tahun.

Polisi masih melanjutkan proses penyidikan untuk mengungkap secara menyeluruh rangkaian peristiwa yang menyebabkan Bambang meninggal dunia dalam kericuhan di Pejompongan.

Kasus tersebut menjadi perhatian karena kekerasan terjadi di tengah situasi kerusuhan setelah demonstrasi. Polisi pun menegaskan proses hukum terhadap para tersangka akan terus berjalan berdasarkan bukti dan hasil penyidikan yang diperoleh.(Dhhil/kmps)

Topik: bambangtersangka keroyoktewas

TerkaitBerita

Rayakan Gol Menit Akhir Persija, Sejumlah Jakmania Sempat Terobos Gerbang GBK
Megapolitan

Rayakan Gol Menit Akhir Persija, Sejumlah Jakmania Sempat Terobos Gerbang GBK

oleh Editor : Affandy
13 September 2026
Cerita Korban Loker Bodong di Kelapa Gading, Diminta Buka Rekening dengan Saldo Rp2 Juta
Megapolitan

Cerita Korban Loker Bodong di Kelapa Gading, Diminta Buka Rekening dengan Saldo Rp2 Juta

oleh Editor : Affandy
12 September 2026
Asap Kebakaran TPA Galuga Masuk Permukiman, Warga Keluhkan Batuk dan Mata Perih
Megapolitan

Asap Kebakaran TPA Galuga Masuk Permukiman, Warga Keluhkan Batuk dan Mata Perih

oleh Editor : Affandy
11 September 2026
Nelayan Muara Angke Sulit Dapat Solar, Dua Hari Tak Melaut hingga Kesulitan Belanja
Megapolitan

Nelayan Muara Angke Sulit Dapat Solar, Dua Hari Tak Melaut hingga Kesulitan Belanja

oleh Editor : Affandy
10 September 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Direkomendasikan

Hillary Brigitta Lasut Pimpin Natal Nasional GEMPAR 2026 di Sulawesi Utara

Hillary Brigitta Lasut Pimpin Natal Nasional GEMPAR 2026 di Sulawesi Utara

13 September 2026
Lima Jurnalis Hilang di Krakatau, Novita Emilda Ajak Masyarakat Doakan Keselamatan Korban

Lima Jurnalis Hilang di Krakatau, Novita Emilda Ajak Masyarakat Doakan Keselamatan Korban

13 September 2026
Rayakan Gol Menit Akhir Persija, Sejumlah Jakmania Sempat Terobos Gerbang GBK

Rayakan Gol Menit Akhir Persija, Sejumlah Jakmania Sempat Terobos Gerbang GBK

13 September 2026
Dua Pejabat BTN Terseret Kasus Korupsi KPR Karawang, DPR Minta BTN Berbenah

Dua Pejabat BTN Terseret Kasus Korupsi KPR Karawang, DPR Minta BTN Berbenah

13 September 2026

Terpopuler

  • Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    4513 shares
    Share 1805 Tweet 1128
  • Mayoritas Menteri Disentil Presiden, Menag Ingatkan Bawahannya Membeli Produk Dalam Negeri

    866 shares
    Share 346 Tweet 217
  • 3 Motor Listrik Bertenaga Buas yang Diklaim Bisa Menandingi Motor 250cc

    326 shares
    Share 130 Tweet 82
  • Keputusan Juventus Lepas Dusan Vlahovic Dipertanyakan

    322 shares
    Share 129 Tweet 81
  • Suami Leni Mariska Angkat Bicarakan Tuduhan Podcast: Dari Klaim Nafkah Kurang Hingga Laporan Pemalsuan Dokumen

    326 shares
    Share 130 Tweet 82
  • Tentang Kami
  • Redaksi Indopos
  • Pedoman Media Siber
  • Sitemap
Kontak Kami : 0899 064 8218

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya