Jumat, 23 Oktober 2026
  • Masuk
Indopos
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Indopos
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Home Megapolitan

Motif 3 Tersangka Keroyok Bambang hingga Tewas di Pejompongan, Kesal Pekerjaan Terganggu

Editor : Affandy oleh Editor : Affandy
13 September 2026
in Megapolitan
A A
0
Motif 3 Tersangka Keroyok Bambang hingga Tewas di Pejompongan, Kesal Pekerjaan Terganggu

Foto: dok. kompas.com

Share on FacebookShare on Twitter

Koranindopos.com – JAKARTA – Polisi mengungkap motif tiga tersangka yang mengeroyok Bambang Setiawan (59) hingga tewas dalam kericuhan di Jalan Pejompongan Raya, Jakarta Pusat, Kamis (27/8/2026).

Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirreskrimum) Polda Metro Jaya Kombes Pol Iman Imanuddin mengatakan, para tersangka diduga melakukan penganiayaan karena merasa kesal setelah pekerjaan mereka terganggu akibat kericuhan yang terjadi di sekitar lokasi.

“Terkait motif, para pelaku merasa ada terganggu dengan peristiwa yang terjadi saat mereka bersama-sama melintas, karena kebetulan para pelaku ini mencari nafkah di sekitaran atau area tempat kejadian perkara,” tutur Iman dalam konferensi pers di Mapolda Metro Jaya, Sabtu (12/9/2026).

Ketiga tersangka masing-masing berinisial FP (23), DS (33), dan DDS (29). Menurut polisi, ketiganya sehari-hari bekerja sebagai pekerja kasar serabutan dan saat kejadian sedang berada di sekitar tempat kejadian perkara (TKP).

Artikel Terkait

Kasus ISPA di Tangsel Tembus 6.147 dalam Sepekan, Kualitas Udara Jadi Faktor Utama

BEM UI dan Komite Sadar Serukan Aksi Nasional pada Hari Sumpah Pemuda 28 Oktober

Sempat Ditahan 8 Jam, 6 Aktivis Greenpeace Pembentang Spanduk di Bundaran HI Dibebaskan Polisi

Iman menjelaskan, ketiga tersangka melihat kericuhan yang terjadi setelah aksi demonstrasi. Mereka disebut merasa kesal karena situasi tersebut mengganggu aktivitas dan pekerjaan mereka.

Para tersangka kemudian disebut ikut tersulut emosi ketika demonstrasi berlangsung hingga malam hari.

“Jadi para tersangka ini mengalami kekesalan dan ikut serta secara serta-merta pada saat terjadi kerusuhan di lokasi,” tutur Iman.

Polisi menyebut ketiganya kemudian secara spontan ikut dalam kerusuhan dan mengincar warga maupun pedemo yang berada di lokasi.

Iman mengatakan, ketiga tersangka bukan bagian dari kelompok atau organisasi tertentu. Mereka merupakan pekerja serabutan yang biasa mencari pekerjaan harian di sekitar lokasi.

Polisi juga memastikan ketiga tersangka tidak memiliki afiliasi dengan organisasi masyarakat (ormas) maupun instansi tertentu.

Hal tersebut sekaligus membantah dugaan bahwa para pelaku merupakan bagian dari organisasi yang sebelumnya berada di sekitar lokasi kerusuhan.

Termasuk, polisi memastikan ketiga tersangka bukan anggota GRIB Jaya, yang sebelumnya sempat terlihat hadir di lokasi dan berupaya membubarkan massa.

“Kami pastikan tidak ada (afiliasi). Dari hasil keterangan yang disampaikan oleh para pelaku itu sendiri, mereka tidak terafiliasi dengan organisasi atau pun anggota organisasi tertentu,” ujar Iman.

Dengan demikian, berdasarkan hasil pemeriksaan sementara, polisi menyebut pengeroyokan terhadap Bambang dilakukan oleh tiga warga sipil yang diduga terlibat secara spontan dalam kericuhan.

Pengungkapan kasus tersebut dilakukan melalui pemeriksaan sejumlah barang bukti yang ditemukan di lokasi pengeroyokan.

Polisi menemukan sidik jari laten pada potongan kayu dan bambu yang diduga digunakan untuk memukul Bambang.

Setelah dilakukan penyelidikan dan pengintaian, polisi kemudian melacak keberadaan para tersangka hingga ke sebuah rumah makan di kawasan Babakan Madang, Kabupaten Bogor.

“Setelah dilakukan surveillance (pengintaian), para terduga pelaku terlacak berada di sebuah rumah makan di kawasan Babakan Madang, Kabupaten Bogor,” ucap Iman.

Polisi kemudian melakukan penangkapan terhadap para tersangka di lokasi tersebut.

Dalam penangkapan tersebut, polisi turut menyita sejumlah barang yang digunakan oleh FP di rumah makan, yakni lima gelas kaca, delapan piring, dan sendok.

Barang-barang tersebut kemudian diperiksa untuk mencocokkan sidik jari dengan temuan yang sebelumnya diperoleh dari potongan kayu dan bambu di TKP.

“Hasil sidik jari laten pada potongan kayu memiliki kecocokan (identik) dengan hasil sidik jari laten pada piring dan gelas yang dimiliki sidik jari saudara FP (tersangka),” kata Iman.

Temuan tersebut menjadi salah satu bagian dari proses penyidikan polisi untuk mengidentifikasi dan memastikan keterlibatan para tersangka dalam pengeroyokan.

Atas perbuatannya, ketiga tersangka dijerat dengan Pasal 262 Ayat (3) atau Ayat (4) dan Pasal 466 Ayat (2) atau Ayat (3) KUHP.

Para tersangka terancam hukuman pidana penjara hingga maksimal 12 tahun.

Polisi masih melanjutkan proses penyidikan untuk mengungkap secara menyeluruh rangkaian peristiwa yang menyebabkan Bambang meninggal dunia dalam kericuhan di Pejompongan.

Kasus tersebut menjadi perhatian karena kekerasan terjadi di tengah situasi kerusuhan setelah demonstrasi. Polisi pun menegaskan proses hukum terhadap para tersangka akan terus berjalan berdasarkan bukti dan hasil penyidikan yang diperoleh.(Dhhil/kmps)

Topik: bambangtersangka keroyoktewas

TerkaitBerita

Kasus ISPA di Tangsel Tembus 6.147 dalam Sepekan, Kualitas Udara Jadi Faktor Utama
Megapolitan

Kasus ISPA di Tangsel Tembus 6.147 dalam Sepekan, Kualitas Udara Jadi Faktor Utama

oleh Editor : Affandy
22 Oktober 2026
BEM UI dan Komite Sadar Serukan Aksi Nasional pada Hari Sumpah Pemuda 28 Oktober
Megapolitan

BEM UI dan Komite Sadar Serukan Aksi Nasional pada Hari Sumpah Pemuda 28 Oktober

oleh Editor : Affandy
21 Oktober 2026
Sempat Ditahan 8 Jam, 6 Aktivis Greenpeace Pembentang Spanduk di Bundaran HI Dibebaskan Polisi
Megapolitan

Sempat Ditahan 8 Jam, 6 Aktivis Greenpeace Pembentang Spanduk di Bundaran HI Dibebaskan Polisi

oleh Editor : Affandy
21 Oktober 2026
Demo 20 Oktober: Rekayasa Lalu Lintas dan Rute Alternatif Sekitar Istana dan Gedung DPR
Megapolitan

Demo 20 Oktober: Rekayasa Lalu Lintas dan Rute Alternatif Sekitar Istana dan Gedung DPR

oleh Editor : Affandy
20 Oktober 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Direkomendasikan

Didimax AI Trading Assistant Bisa Digunakan Gratis, Bantu Trader Analisis Pasar

Didimax AI Trading Assistant Bisa Digunakan Gratis, Bantu Trader Analisis Pasar

22 Oktober 2026
Deus Slidetoberfest 2026 Satukan Surfing, Motor, dan Musik di Bali

Deus Slidetoberfest 2026 Satukan Surfing, Motor, dan Musik di Bali

22 Oktober 2026
The Stained Drop™ Collection: Merangkai Cerita Keseharian dalam Ekspresi Fashion

The Stained Drop™ Collection: Merangkai Cerita Keseharian dalam Ekspresi Fashion

22 Oktober 2026
Dinkes Kabupaten Bogor Uji Sampel Makanan Usai 103 Siswa SMPN 2 Cisarua Diduga Keracunan Program MBG

Dinkes Kabupaten Bogor Uji Sampel Makanan Usai 103 Siswa SMPN 2 Cisarua Diduga Keracunan Program MBG

22 Oktober 2026

Terpopuler

  • Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    5026 shares
    Share 2010 Tweet 1257
  • Mayoritas Menteri Disentil Presiden, Menag Ingatkan Bawahannya Membeli Produk Dalam Negeri

    1084 shares
    Share 434 Tweet 271
  • Singapura Ancam Tutup Bisnis Tujuh Perusahaan Dalang Karhutla

    319 shares
    Share 128 Tweet 80
  • The Pizza Company Buka Gerai Pertama di Jakarta Utara, Bidik Pasar Kelapa Gading

    314 shares
    Share 126 Tweet 79
  • MU Hanya Dua Kali Menang, Nasib Michael Carrick di Ujung Tanduk

    312 shares
    Share 125 Tweet 78
  • Tentang Kami
  • Redaksi Indopos
  • Pedoman Media Siber
  • Sitemap
Kontak Kami : 0899 064 8218

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya