Minggu, 13 September 2026
  • Masuk
Indopos
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Indopos
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Home Nasional

Dua Pejabat BTN Terseret Kasus Korupsi KPR Karawang, DPR Minta BTN Berbenah

Editor : Affandy oleh Editor : Affandy
13 September 2026
in Nasional
A A
0
Dua Pejabat BTN Terseret Kasus Korupsi KPR Karawang, DPR Minta BTN Berbenah

Foto: dok. ilustrasi korupsi

Share on FacebookShare on Twitter

Koranindopos.com – JAKARTA – Anggota Komisi VI DPR RI Fraksi PKB Rivqy Abdul Halim meminta PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) melakukan pembenahan setelah dua pejabat BTN Kantor Cabang Karawang ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi penyaluran Kredit Pemilikan Rumah (KPR) pada PT BAS periode 2021-2024.

Rivqy menilai kasus tersebut harus menjadi bahan evaluasi bagi manajemen BTN, terutama untuk memastikan setiap proses pemberian kredit berjalan sesuai prosedur dan menerapkan prinsip kehati-hatian perbankan.

“Ini menjadi evaluasi bagi manajemen BTN untuk berbenah dengan memperkuat kontrol dan integritas kepegawaian,” kata Rivqy dalam keterangannya, Sabtu (12/9/2026).

Menurut dia, pembenahan diperlukan agar kasus serupa tidak kembali terjadi, terlebih sektor perumahan memiliki posisi strategis dalam pembangunan nasional.

Artikel Terkait

UMKM Tak Cukup Dibiayai, Penjaminan Dibutuhkan agar Usaha Tetap Bertahan

Gempa di Pesisir Jakarta Disebabkan Oleh Batu Lempeng Samudra Australia Patah

PT Mayawana Persada Salurkan Peralatan Pemadam untuk Perkuat Penanganan Karhutla

“Terlebih, sektor perumahan merupakan bagian dari program pembangunan nasional. Jangan sampai ada lagi kasus serupa yang terulang,” tambahnya.

Rivqy menilai dugaan penyalahgunaan kewenangan dalam proses pemberian kredit menunjukkan perlunya penguatan pengawasan internal di lingkungan BTN.

Dalam perkara tersebut, terdapat dugaan pejabat bank memerintahkan Consumer Loan Officer untuk tetap melanjutkan dan menginput berkas permohonan kredit.

Menurut Rivqy, persoalan tersebut tidak seharusnya hanya dilihat dari sisi individu yang diduga terlibat. BTN juga perlu mengevaluasi sistem pengawasan yang memungkinkan prosedur pemberian kredit diduga dilanggar.

“Kasus ini juga merupakan indikasi bahwa Bank BTN tidak melaksanakan prinsip prudential banking di luar batas kewenangannya,” kata dia.

Karena itu, Rivqy meminta manajemen BTN melakukan evaluasi menyeluruh terhadap sistem kontrol, kepatuhan, serta integritas pegawai dalam menjalankan prosedur perbankan.

Rivqy mengingatkan BTN memiliki peran penting dalam pembiayaan sektor perumahan. Karena itu, tata kelola penyaluran kredit harus menjadi perhatian utama agar program pembiayaan perumahan tidak disalahgunakan.

Ia menilai setiap celah dalam proses pemberian kredit harus segera diidentifikasi dan diperbaiki.

“Jangan sampai program yang memiliki tujuan strategis tersebut justru membuka celah bagi penyalahgunaan kewenangan dan praktik korupsi,” pungkasnya.

Menurut Rivqy, penguatan sistem kontrol juga penting untuk memastikan keputusan kredit dilakukan berdasarkan analisis dan prosedur yang berlaku, bukan karena intervensi atau penyalahgunaan kewenangan.

Sebelumnya, Kejaksaan Negeri (Kejari) Karawang menetapkan dua pejabat BTN Kantor Cabang Karawang sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi penyaluran KPR pada PT BAS periode 2021-2024.

Kepala Kejaksaan Negeri Karawang Dedy Irwan Virantama mengatakan, kedua tersangka tersebut adalah BMY dan AA.

BMY diketahui menjabat sebagai Consumer Loan Unit Head Non Subsidized Bank BTN Kantor Cabang Karawang pada 2022-2025. Sementara AA menjabat sebagai Deputy Branch Manager Business pada 2022-2023 di bank yang sama.

Penetapan kedua pejabat tersebut menambah jumlah tersangka dalam perkara menjadi tujuh orang.

Sebelumnya, Kejari Karawang telah menetapkan lima tersangka lain. Empat di antaranya berasal dari PT BAS, yakni VY, HJ, OH, dan HH.

Sementara satu tersangka lainnya berasal dari BTN Kantor Cabang Karawang, yakni DMP.

Kasus dugaan korupsi penyaluran KPR tersebut menjadi perhatian karena melibatkan pejabat dari salah satu bank milik negara yang memiliki peran besar dalam pembiayaan perumahan.

Rivqy meminta BTN tidak hanya melakukan evaluasi terhadap pegawai yang diduga terlibat, tetapi juga memastikan sistem pengawasan mampu mencegah terjadinya pelanggaran sejak awal.

Penguatan kontrol internal, kepatuhan terhadap prosedur kredit, serta integritas pegawai dinilai menjadi bagian penting untuk menjaga kepercayaan masyarakat terhadap bank.

Dengan pembenahan tersebut, Rivqy berharap penyaluran pembiayaan perumahan dapat tetap mendukung program pembangunan nasional tanpa membuka ruang bagi penyalahgunaan kewenangan dan praktik korupsi.

Proses hukum terhadap para tersangka saat ini masih berjalan di Kejari Karawang. Penanganan perkara tersebut diharapkan dapat mengungkap secara menyeluruh dugaan pelanggaran dalam proses penyaluran KPR pada PT BAS sekaligus menjadi bahan evaluasi bagi tata kelola pembiayaan perumahan di lingkungan perbankan.(Dhil/kmps)

Topik: Korupsipejabat btn

TerkaitBerita

UMKM Tak Cukup Dibiayai, Penjaminan Dibutuhkan agar Usaha Tetap Bertahan
Nasional

UMKM Tak Cukup Dibiayai, Penjaminan Dibutuhkan agar Usaha Tetap Bertahan

oleh Editor : Affandy
13 September 2026
WISATA PANTAI: Pulau Kelapa memegang predikat sebagai wilayah dengan konsentrasi penduduk tertinggi sekaligus pusat perputaran ekonomi paling aktif di Kabupaten Kepulauan Seribu, Jakarta. (Foto Ilustrasi:exploreseribu.com)
Nasional

Gempa di Pesisir Jakarta Disebabkan Oleh Batu Lempeng Samudra Australia Patah

oleh Editor : Memoarto
12 September 2026
PT Mayawana Persada
Nasional

PT Mayawana Persada Salurkan Peralatan Pemadam untuk Perkuat Penanganan Karhutla

oleh Editor : Hana
12 September 2026
Toyota Innova Terperosok ke Parit di Cengkareng, Sopir Diduga Mengantuk
Peristiwa

Toyota Innova Terperosok ke Parit di Cengkareng, Sopir Diduga Mengantuk

oleh Editor : Affandy
12 September 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Direkomendasikan

Hillary Brigitta Lasut Pimpin Natal Nasional GEMPAR 2026 di Sulawesi Utara

Hillary Brigitta Lasut Pimpin Natal Nasional GEMPAR 2026 di Sulawesi Utara

13 September 2026
Lima Jurnalis Hilang di Krakatau, Novita Emilda Ajak Masyarakat Doakan Keselamatan Korban

Lima Jurnalis Hilang di Krakatau, Novita Emilda Ajak Masyarakat Doakan Keselamatan Korban

13 September 2026
Rayakan Gol Menit Akhir Persija, Sejumlah Jakmania Sempat Terobos Gerbang GBK

Rayakan Gol Menit Akhir Persija, Sejumlah Jakmania Sempat Terobos Gerbang GBK

13 September 2026
UMKM Tak Cukup Dibiayai, Penjaminan Dibutuhkan agar Usaha Tetap Bertahan

UMKM Tak Cukup Dibiayai, Penjaminan Dibutuhkan agar Usaha Tetap Bertahan

13 September 2026

Terpopuler

  • Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    4512 shares
    Share 1805 Tweet 1128
  • Mayoritas Menteri Disentil Presiden, Menag Ingatkan Bawahannya Membeli Produk Dalam Negeri

    866 shares
    Share 346 Tweet 217
  • 3 Motor Listrik Bertenaga Buas yang Diklaim Bisa Menandingi Motor 250cc

    326 shares
    Share 130 Tweet 82
  • Keputusan Juventus Lepas Dusan Vlahovic Dipertanyakan

    322 shares
    Share 129 Tweet 81
  • Suami Leni Mariska Angkat Bicarakan Tuduhan Podcast: Dari Klaim Nafkah Kurang Hingga Laporan Pemalsuan Dokumen

    326 shares
    Share 130 Tweet 82
  • Tentang Kami
  • Redaksi Indopos
  • Pedoman Media Siber
  • Sitemap
Kontak Kami : 0899 064 8218

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya