Koranindopos.com, Jakarta – Rasa syukur dan haru bercampur aduk menyelimuti perasaan selebgram sekaligus aktris Berlliana Lovell. Karya layar lebar terbarunya yang bertajuk Ibadah & Cinta dipastikan siap menyapa penonton di bioskop tanah air mulai 24 September 2026 mendatang.
Dalam sinema yang diproduksi oleh rumah produksi Sinemata Buana Kreasindo tersebut, wanita berusia 34 tahun ini mendapat kepercayaan untuk memerankan tokoh bernama Nisa. Momen keterlibatannya di proyek ini menjadi sebuah pencapaian personal yang memiliki tempat tersendiri di hatinya.
Proyek sinematik yang diarahkan oleh sutradara Jastis Arimba ini rupanya menyimpan nilai sentimental yang sangat mendalam bagi Berlliana. Sang ayah tercinta diketahui amat menantikan penayangan karya ini sebelum akhirnya menghembuskan napas terakhir beberapa hari lalu.
Kepergian sang ayah yang berdekatan dengan jadwal rilis film membuat momen premiere terasa begitu emosional bagi sang aktris. Kesedihan tersebut tampak jelas saat ia menyapa rekan media dalam acara pemutaran film di XXI Epicentrum Kuningan, Jakarta Selatan, pada Sabtu (12/9/2026).
“Makanya ini spesial banget filmnya buat aku dan almarhum ayah aku. Jadi tolong disebarin ya biar nanti ayah aku ngelihat di atas,” kata Belliana Lovell.
Kehilangan sosok pelindung sejak kecil memberikan tamparan emosional yang nyata serta mengubah cara pandangnya terhadap alur cerita film tersebut. Proses merelakan kepergian sang ayah menjadi ujian terberat yang kini sedang dihadapi oleh Berlliana di tengah jadwal promosi.
“Aku pribadi karena mungkin baru merasakan kehilangan seorang orang tua, jadi ternyata kehilangan itu dan mengikhlaskan itu sangat-sangat sulit,” ucapnya.
“Ya apalagi ditinggal pergi untuk selama-lamanya sama orang tua yang dari kecil ngurusin aku,” sambungnya.
Pengalaman berduka ini melahirkan perenungan mendalam mengenai esensi hubungan keluarga yang juga terefleksikan kuat dalam jalan cerita film Ibadah & Cinta. Ia berharap penonton dapat memetik pelajaran berharga untuk senantiasa mengasihi orang tua selagi kesempatan tersebut masih ada.
“Jadi buat temen-temen, seperti yang ada di film juga, kalau masih ada orang tua hari ini, hargain mereka, genggam terus tangannya, tatap terus matanya,” jelasnya.
“Karena one day entah kita, entah orang tua yang akan tutup mata dan nggak melihat kita lagi,” tambahnya.
Meski diselimuti rasa duka menjelang perilisannya, proses pengambilan gambar sinema ini tetap meninggalkan kenangan manis bagi Berlliana. Pengalaman pengambilan gambar di luar negeri memberi kesan tersendiri bagi seluruh jajaran pemeran dan kru yang terlibat selama produksi.
“Karena disana kita kayak main, jalan-jalan, bercanda, seru lah pokoknya,” ujar Berlliana Lovel.
Dari segi narasi, film Ibadah & Cinta mengusung genre drama romantis dan religius yang menyoroti perjalanan hidup tokoh Rico (Achmad Megantara), seorang pemuda asal Australia yang sedang kehilangan arah hidup. Takdir kemudian mempertemukannya dengan Santun (Indah Permatasari), seorang ustazah muda berwawasan agama luas yang merupakan putri dari seorang kiai pemilik pesantren.
Dinamika kehidupan Rico yang awalnya hanya percaya pada keberadaan Tuhan berubah secara drastis setelah pertemuannya dengan Santun. Hubungan keduanya lantas diuji oleh benturan perbedaan keyakinan, dinamika keluarga, hingga pilihan-pilihan hidup yang rumit. Selain Achmad Megantara, Indah Permatasari, dan Berlliana Lovell, film ini juga didukung oleh jajaran aktor kawakan seperti Mathias Muchus, Elma Theana, serta Adhin Abdul Hakim. (BRG/Hend)










