Minggu, 4 Oktober 2026
  • Masuk
Indopos
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Indopos
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Home Edukatif & Inspiratif

Ancaman Megathrust Selatan Jawa, Pakar Unair Ungkap Tiga Lapis Kesiapsiagaan

Editor : Affandy oleh Editor : Affandy
4 Oktober 2026
in Edukatif & Inspiratif
A A
0
Ancaman Megathrust Selatan Jawa, Pakar Unair Ungkap Tiga Lapis Kesiapsiagaan

Foto: dok. ilustrasi

Share on FacebookShare on Twitter

Koranindopos.com – JAKARTA – Indonesia berada di kawasan pertemuan tiga lempeng tektonik utama dunia. Kondisi tersebut membuat Indonesia memiliki aktivitas seismik yang tinggi dan berpotensi mengalami berbagai jenis gempa, termasuk gempa megathrust.

Megathrust merupakan gempa besar yang dapat terjadi akibat pelepasan energi pada zona penunjaman atau subduksi lempeng. Salah satu kawasan yang menjadi perhatian ilmuwan adalah zona megathrust di selatan Jawa yang memiliki potensi gempa besar.

Pakar Manajemen Bencana Universitas Airlangga (Unair), Dr Hijrah Saputra ST MSc, menjelaskan gempa dapat terjadi ketika tekanan akibat pergerakan lempeng terus terakumulasi hingga batuan tidak lagi mampu menahannya.

“Sesuai hukum elastisitas batuan, saat lempeng terus tertekan hingga tidak lagi mampu menahan beban, batuan akan retak atau patah secara mendadak dan memicu pelepasan gelombang gempa,” tutur Hijrah melalui laman Unair, dikutip Sabtu (3/10/2026).

Artikel Terkait

Akses Bacaan Belum Merata, CIA Fest 2026 Dorong Pemenuhan Hak Baca Anak

UIN Sunan Kalijaga Jadi Kampus Terbaik Kedua di Indonesia Versi THE WUR 2027

Kemendikdasmen: PJJ Terbuka untuk Anak dengan Kondisi Kesehatan Khusus, Termasuk Pasien Kanker

Meski potensi gempa megathrust menjadi perhatian, keberadaan zona tersebut tidak berarti gempa besar akan terjadi pada waktu tertentu. Karena itu, kesiapsiagaan dan mitigasi menjadi bagian penting dalam menghadapi risiko bencana.

Hijrah menilai pemerintah telah memiliki sejumlah langkah untuk meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat, salah satunya melalui penerapan sistem peringatan dini atau Early Warning System (EWS).

Menurut dia, EWS yang efektif tidak hanya bergantung pada teknologi pemantauan. Sistem tersebut harus didukung oleh sejumlah komponen yang berjalan secara bersamaan.

“EWS yang efektif itu terdiri dari empat komponen yang harus berjalan bersama, yakni pengetahuan tentang risiko, pemantauan dan peringatan, penyebaran informasi kepada masyarakat, serta kemampuan respons masyarakat. Kalau salah satu komponen itu lemah, maka EWS secara keseluruhan bisa gagal,” jelasnya.

Dengan demikian, sistem peringatan dini harus diikuti dengan kemampuan masyarakat untuk memahami informasi dan segera melakukan tindakan penyelamatan ketika peringatan diberikan.

Dalam menghadapi risiko gempa dan tsunami di kawasan megathrust, Hijrah mendorong penerapan tiga lapis kesiapsiagaan. Ketiganya mencakup tingkat pemerintah, komunitas lokal, hingga unit terkecil berupa keluarga.

Pada tingkat pemerintah, kesiapsiagaan dapat dilakukan melalui penguatan infrastruktur, pemetaan risiko, pemodelan potensi tsunami, serta penyediaan jalur evakuasi.

Sementara di tingkat komunitas, masyarakat perlu mendapatkan pelatihan dan simulasi secara berkala agar memahami tindakan yang harus dilakukan ketika terjadi gempa atau peringatan tsunami.

“Di level struktural, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) secara intensif sudah melakukan sosialisasi dan simulasi. Instansi terkait juga melakukan pengujian skala nasional dengan membuat skenario terburuk,” kata Hijrah.

Menurut dia, peneliti juga telah melakukan pemodelan mengenai potensi ketinggian dan jangkauan gelombang tsunami ke daratan berdasarkan skenario gempa tertentu. Hasil pemodelan tersebut dapat digunakan pemerintah daerah untuk menyusun jalur evakuasi.

Selain kesiapan infrastruktur, komunikasi risiko kepada masyarakat juga dinilai penting. Informasi mengenai ancaman bencana perlu disampaikan dengan bahasa yang mudah dipahami agar tidak menimbulkan kepanikan.

Hijrah mendorong pendekatan komunikasi yang melibatkan kearifan lokal, termasuk tokoh agama, tokoh adat, komunitas, serta media lokal.

“Komunikasi bencana dapat dilakukan dengan basis solusi dan bukan ancaman, pesan konsisten dan terkoordinasi, menggunakan bahasa sederhana dan konseptual, melibatkan tokoh lokal dan media lokal, serta edukasi berkelanjutan,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan bahwa rasa panik ketika menghadapi bencana merupakan hal yang dapat terjadi. Namun, masyarakat perlu mendapatkan pengetahuan dan latihan yang cukup agar dapat mengambil tindakan penyelamatan secara tepat.

“Jadi, panik itu wajar, jangan menyalahkan diri sendiri, dan jangan biarkan kepanikan mengendalikan diri,” pesannya.

Kesiapsiagaan menghadapi potensi megathrust pada akhirnya tidak hanya bergantung pada pemerintah maupun teknologi peringatan dini. Pemahaman risiko, kesiapan keluarga, latihan evakuasi, serta koordinasi masyarakat menjadi bagian penting untuk mengurangi dampak apabila gempa besar dan tsunami benar-benar terjadi.(dhil/dtk)

Topik: megathrustselatan jawaUNAIR

TerkaitBerita

Akses Bacaan Belum Merata, CIA Fest 2026 Dorong Pemenuhan Hak Baca Anak
Edukatif & Inspiratif

Akses Bacaan Belum Merata, CIA Fest 2026 Dorong Pemenuhan Hak Baca Anak

oleh Editor : Affandy
2 Oktober 2026
UIN Sunan Kalijaga Jadi Kampus Terbaik Kedua di Indonesia Versi THE WUR 2027
Edukatif & Inspiratif

UIN Sunan Kalijaga Jadi Kampus Terbaik Kedua di Indonesia Versi THE WUR 2027

oleh Editor : Affandy
1 Oktober 2026
Kemendikdasmen: PJJ Terbuka untuk Anak dengan Kondisi Kesehatan Khusus, Termasuk Pasien Kanker
Edukatif & Inspiratif

Kemendikdasmen: PJJ Terbuka untuk Anak dengan Kondisi Kesehatan Khusus, Termasuk Pasien Kanker

oleh Editor : Affandy
29 September 2026
Universitas Brawijaya Ubah Eceng Gondok DAS Brantas Jadi Probiotik dan Ecoenzyme
Edukatif & Inspiratif

Universitas Brawijaya Ubah Eceng Gondok DAS Brantas Jadi Probiotik dan Ecoenzyme

oleh Editor : Affandy
28 September 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Direkomendasikan

IKAL SMANIC Revival: Alumni SMAN 1 Ciledug Lintas Generasi Bersiap Kembali Bernostalgia

IKAL SMANIC Revival: Alumni SMAN 1 Ciledug Lintas Generasi Bersiap Kembali Bernostalgia

4 Oktober 2026
RUSAK RINGAN: Warga memperbaiki kerusakan rumahnya pasca gempa 6,1 magnitudo yang melanda Sumba Barat Daya, NTT pada Minggu (4/10/2026). (Foto: Ola Keda/Liputan6.com)

Gempa di NTT Akibatkan Kerusakan Rumah Warga dan Sekolah

4 Oktober 2026
SERANGAN MILISI: Pasukan koalisi Saudi membeberkan bahwa milisi Houthi di Yaman menyerang gardu listrik di Masjid Nabawi di Madinah pada Kamis (1/10/2026). (REUTERS/SAUDI PRESS AGENCY)

Milisi Houthi Serang Fasilitas Minyak Arab Saudi

4 Oktober 2026
PELUANG BERKEMBANG: Skuad AC Milan merayakan kemenangan atas Lecce pada Senin (21/9/2026). (Foto (c) AP Photo/Antonio Calanni)

Laga Awal Musim Membuka Peluang AC Milan Berkembang

4 Oktober 2026

Terpopuler

  • Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    4867 shares
    Share 1947 Tweet 1217
  • Membawa Pulang Standar Dunia ke Sekolah Menengah Kejuruan

    372 shares
    Share 149 Tweet 93
  • Raffi Ahmad Rela Gelontorkan Biaya Fantastis Puluhan Miliar Demi Hak Siar Persib dan Borneo FC di ASEAN Club Championship

    371 shares
    Share 148 Tweet 93
  • Mayoritas Menteri Disentil Presiden, Menag Ingatkan Bawahannya Membeli Produk Dalam Negeri

    993 shares
    Share 397 Tweet 248
  • Laga Awal Musim Membuka Peluang AC Milan Berkembang

    316 shares
    Share 126 Tweet 79
  • Tentang Kami
  • Redaksi Indopos
  • Pedoman Media Siber
  • Sitemap
Kontak Kami : 0899 064 8218

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya