Selasa, 6 Oktober 2026
  • Masuk
Indopos
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Indopos
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Home Kesehatan

Tak Harus Diet Ketat, Ini Cara Sederhana Menjaga Kolesterol dari Sarapan

Editor : Affandy oleh Editor : Affandy
6 Oktober 2026
in Kesehatan
A A
0
Tak Harus Diet Ketat, Ini Cara Sederhana Menjaga Kolesterol dari Sarapan

Foto: dok. ilustrasi

Share on FacebookShare on Twitter

Koranindopos.com – JAKARTA – Menjaga kadar kolesterol kerap dianggap harus dilakukan dengan menerapkan diet ketat dan mengurangi berbagai makanan yang disukai. Padahal, pola makan sehat tidak selalu berarti harus mengorbankan kenikmatan saat menyantap makanan.

Dengan memilih bahan makanan dan metode pengolahan yang tepat, masyarakat tetap dapat menikmati beragam menu sekaligus menerapkan gaya hidup yang lebih sehat.

Salah satu langkah yang dapat dilakukan adalah memperbanyak konsumsi makanan yang mengandung serat larut. Jenis serat ini dapat ditemukan dalam sejumlah makanan sehari-hari, termasuk oat yang mengandung beta-glukan.

Oat dapat menjadi salah satu pilihan makanan dalam pola makan untuk membantu menjaga kadar kolesterol jahat atau low-density lipoprotein (LDL).

Artikel Terkait

Kematian Pekerja Lab di Rusia Disorot, Eks WHO Ungkap 5 Fakta soal Penyakit Pes

Mengenal Kelenjar Pituitari: Waspadai Sakit Kepala Hingga Gangguan Penglihatan Sejak Dini

Wabah Ebola di Kongo Tewaskan 4.018 Orang, Kasus Tembus 8.300

Serat pangan larut berupa beta-glukan yang terdapat dalam oat dapat membantu menurunkan kadar kolesterol darah jika dikonsumsi sebagai bagian dari pola makan rendah kolesterol dan rendah lemak jenuh.

Kadar kolesterol yang terjaga merupakan salah satu bagian penting dalam upaya mengurangi risiko penyakit jantung.

Selain beta-glukan, oat juga merupakan sumber serat yang dapat membantu memenuhi kebutuhan serat harian sekaligus mendukung kesehatan sistem pencernaan.

Dalam satu porsi oatmeal sebanyak 35 gram atau sekitar delapan sendok makan, terdapat sekitar 2,9 gram serat pangan atau setara dengan 12 persen kebutuhan harian, serta 1,2 gram beta-glukan.

Kandungan serat tersebut juga dapat membantu memberikan rasa kenyang lebih lama. Hal ini membuat oat dapat menjadi salah satu pilihan makanan dalam pengelolaan berat badan sebagai bagian dari penerapan gaya hidup sehat.

Oat dapat dikonsumsi sebagai salah satu pilihan menu sarapan karena memiliki kandungan serat yang cukup tinggi, terutama beta-glukan.

Selain serat, oat juga mengandung sejumlah mikronutrien, seperti tiamin atau vitamin B1, asam folat atau vitamin B9, fosfor, magnesium, mangan, seng, tembaga, dan zat besi.

Salah satu produk yang dapat menjadi pilihan adalah Quaker Oats. Produk tersebut terbuat dari 100 persen oat utuh dan mengandung serat, protein, serta beta-glukan.

Quaker Oats tersedia dalam beberapa pilihan sesuai kebutuhan, mulai dari Quaker Instant Oats yang praktis diseduh, Quaker Quick Cook Oats yang dapat dimasak dalam waktu singkat, hingga Quaker Rolled Oats yang memiliki tekstur oat lebih utuh.

Tidak hanya praktis, oat juga mudah dikreasikan menjadi berbagai menu sarapan. Oat dapat diolah menjadi oatmeal hangat, overnight oats, maupun dipadukan dengan buah, susu, yogurt, dan berbagai topping sehat lainnya.

Dengan fleksibilitas tersebut, oat dapat menjadi pilihan sarapan yang mudah diterapkan dalam rutinitas sehari-hari.

Marketing Manager Quaker Indonesia, Shiera Maulidya, mengatakan semakin banyak masyarakat, termasuk kelompok usia muda dan produktif, yang mulai memahami pentingnya menjaga kesehatan melalui pilihan sederhana sehari-hari.

Menurutnya, salah satu kebiasaan yang dapat dibangun adalah memilih menu sarapan yang lebih baik dan memberikan manfaat jangka panjang.

“Kami sadar bahwa banyak konsumen, mulai dari usia muda hingga produktif, yang semakin paham bahwa menjaga kesehatan dapat dimulai dari pilihan-pilihan kecil setiap hari. Salah satunya adalah membangun kebiasaan sarapan yang lebih baik setiap pagi dengan pilihan yang dapat memberikan manfaat jangka panjang, seperti rutin mengonsumsi oatmeal,” ujar Shiera.

Melalui kampanye “Sobat KoLESSterol”, Quaker Oats juga mengajak masyarakat untuk mulai menerapkan gaya hidup yang lebih sehat melalui langkah-langkah sederhana.

Shiera menilai kebiasaan tersebut dapat dimulai sejak pagi dengan memilih menu sarapan yang lebih sehat, salah satunya semangkuk oatmeal.

“Kunci dari pola hidup sehat adalah konsistensi. Masyarakat tidak perlu merasa bahwa menjaga kolesterol berarti harus berhenti menikmati makanan. Yang lebih penting adalah memahami pilihan makanan yang lebih baik dan menjadikannya bagian dari kebiasaan sehari-hari,” katanya.

Ia menambahkan, menjaga kesehatan bukan hanya bentuk kepedulian terhadap diri sendiri, tetapi juga terhadap orang-orang terdekat agar dapat menikmati lebih banyak momen bersama di masa mendatang.

Pada akhirnya, perubahan gaya hidup tidak harus dilakukan secara drastis. Kebiasaan sederhana seperti mengonsumsi makanan yang mengandung serat larut, berolahraga secara rutin, serta mengelola stres dapat menjadi bagian dari upaya menjaga kesehatan.

Dengan membangun kebiasaan sarapan yang lebih sehat dan konsisten, perhatian terhadap kesehatan dapat dimulai sejak pagi dan menjadi bagian dari gaya hidup sehari-hari.(dhil)

Topik: dietkolestrol

TerkaitBerita

Kematian Pekerja Lab di Rusia Disorot, Eks WHO Ungkap 5 Fakta soal Penyakit Pes
Kesehatan

Kematian Pekerja Lab di Rusia Disorot, Eks WHO Ungkap 5 Fakta soal Penyakit Pes

oleh Editor : Affandy
6 Oktober 2026
Mengenal Kelenjar Pituitari: Waspadai Sakit Kepala Hingga Gangguan Penglihatan Sejak Dini
Kesehatan

Mengenal Kelenjar Pituitari: Waspadai Sakit Kepala Hingga Gangguan Penglihatan Sejak Dini

oleh Editor : Akula
5 Oktober 2026
Wabah Ebola di Kongo Tewaskan 4.018 Orang, Kasus Tembus 8.300
Kesehatan

Wabah Ebola di Kongo Tewaskan 4.018 Orang, Kasus Tembus 8.300

oleh Editor : Affandy
4 Oktober 2026
Kasus Campak di AS Tembus 3.887 pada 2026, Lampaui Total Tahun Lalu
Kesehatan

Kasus Campak di AS Tembus 3.887 pada 2026, Lampaui Total Tahun Lalu

oleh Editor : Affandy
3 Oktober 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • Tentang Kami
  • Redaksi Indopos
  • Pedoman Media Siber
  • Sitemap
Kontak Kami : 0899 064 8218

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya