Koranindopos.com – JAKARTA – Kebakaran melanda permukiman padat penduduk di Jalan Kramat Pulo Gang 16, Kelurahan Kramat, Kecamatan Senen, Jakarta Pusat, Kamis (8/10/2026) malam. Sekitar 50 rumah warga terdampak dalam peristiwa tersebut.
Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol Dr. Reynold E.P. Hutagalung mengatakan, kebakaran pertama kali dilaporkan sekitar pukul 18.54 WIB. Api berhasil dipadamkan sekitar pukul 21.25 WIB.
“Berdasarkan hasil pengecekan di lapangan, api berhasil dipadamkan sekitar pukul 21.25 WIB. Tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa ini,” ujar Reynold dalam keterangan tertulisnya, Kamis.
Reynold menjelaskan, berdasarkan pemeriksaan sementara di lokasi kejadian, sekitar 50 unit bangunan atau rumah warga terdampak kebakaran. Sementara itu, jumlah pasti kerugian materiil masih dalam proses pendataan oleh petugas.
Hingga saat ini, polisi juga belum dapat memastikan penyebab kebakaran. Petugas masih mengumpulkan keterangan dan petunjuk di tempat kejadian perkara (TKP) untuk mengetahui sumber awal munculnya api.
“Untuk penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan. Kami juga melakukan koordinasi dengan pihak pemadam kebakaran dan tim identifikasi untuk memastikan penyebab serta kondisi di lokasi,” kata Reynold.
Proses pemadaman di permukiman padat tersebut menghadapi sejumlah kendala teknis. Petugas pemadam kebakaran harus melewati gang-gang sempit untuk menjangkau titik api.
Selain akses jalan yang terbatas, jarak sumber air yang cukup jauh dari lokasi kebakaran turut menyulitkan petugas dalam memperoleh pasokan air untuk memadamkan api.
Meski demikian, petugas berhasil mengendalikan kebakaran pada Kamis malam. Hingga Jumat (9/10/2026) dini hari, petugas pemadam kebakaran masih melakukan proses pendinginan di area terdampak guna mengantisipasi munculnya kembali titik api.
Untuk mendukung penanganan kebakaran, personel gabungan dari Polres Metro Jakarta Pusat, Polsek Senen, Satpol PP, serta unsur pemerintah Kecamatan Senen dikerahkan ke lokasi.
Petugas melakukan pengamanan dan sterilisasi area agar proses penanganan berjalan lancar. Koordinasi juga dilakukan dengan instansi terkait untuk menjaga situasi tetap kondusif serta membantu warga yang terdampak.
“Kami memastikan lokasi tetap aman dan proses penanganan berjalan dengan baik. Anggota juga melakukan koordinasi dengan seluruh unsur terkait serta membantu masyarakat yang terdampak,” tegas Reynold.
Penyebab kebakaran dan total kerugian yang dialami warga masih menunggu hasil penyelidikan serta pendataan lebih lanjut dari petugas berwenang.(dhil/kmps)










