Senin, 12 Oktober 2026
  • Masuk
Indopos
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Indopos
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Home Nasional

Akses Sulit dan Kekurangan Air Hambat Pemadaman Karhutla di Kalimantan, Hotspot Meningkat

Editor : Affandy oleh Editor : Affandy
12 Oktober 2026
in Nasional
A A
0
Akses Sulit dan Kekurangan Air Hambat Pemadaman Karhutla di Kalimantan, Hotspot Meningkat

Foto: dok. bksda kalteng

Share on FacebookShare on Twitter

Koranindopos.com– JAKARTA – Petugas pemadam kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan menghadapi sejumlah tantangan dalam menangani kebakaran, mulai dari sulitnya akses menuju lokasi hingga keterbatasan sumber air akibat musim kemarau. Meski demikian, upaya pemadaman dipastikan terus dilakukan dengan melibatkan masyarakat setempat.

Kepala Balai Pengendalian Karhutla Wilayah Kalimantan, Yudho Shekti Mustiko, mengatakan petugas Manggala Agni tetap berupaya memadamkan api meskipun kondisi di lapangan tidak selalu mendukung.

“Pemadaman terus dilakukan. Apalagi juga Pak Menteri kan juga menugaskan kami untuk membentuk Masyarakat Peduli Api (MPA) dan juga melibatkan masyarakat itu di kegiatan-kegiatan pemadaman,” ujar Yudho dalam keterangannya, Minggu (11/10/2026).

Menurut Yudho, keterlibatan Masyarakat Peduli Api (MPA) menjadi salah satu upaya untuk memperkuat penanganan karhutla, terutama di wilayah yang sulit dijangkau petugas.

Artikel Terkait

Pemkot Sibolga Percepat Pemulihan Pascabencana, Infrastruktur Prioritas Ditargetkan Rampung Desember 2026

Makam Kuno Bermunculan Pasca Waduk Gajah Mungkur Surut

Gudang Distributor Minyak Goreng dan Sembako di Pulogadung Terbakar, 20 Mobil Damkar Dikerahkan

Yudho menjelaskan, salah satu kendala terbesar dalam pemadaman karhutla adalah aksesibilitas menuju titik kebakaran. Kondisi geografis dan lokasi kebakaran yang sulit dijangkau membuat petugas harus mencari cara agar dapat mencapai area terdampak.

Meski menghadapi hambatan tersebut, Manggala Agni tetap berupaya menjangkau lokasi kebakaran, termasuk melalui jalur air jika diperlukan.

“Tantangan yang utama itu aksesibilitasnya luar biasa. Tidak semua bisa kita jangkau. Tapi biarpun sulit-sulitnya dijangkau, kita tetap berupaya. Mau lewat air kita kerjain juga,” katanya.

Upaya tersebut dilakukan agar proses pemadaman tetap berjalan meskipun lokasi kebakaran berada di kawasan dengan akses terbatas.

Selain kendala akses, keterbatasan sumber air akibat musim kemarau juga menjadi tantangan bagi petugas di lapangan. Kondisi ini menyulitkan proses pemadaman, khususnya di daerah yang jauh dari sumber air alami.

Sebagai salah satu alternatif, petugas Manggala Agni turut membuat sumur bor untuk membantu memenuhi kebutuhan air di lokasi yang mengalami keterbatasan pasokan.

Yudho menegaskan, berbagai kendala tersebut tidak menghentikan upaya penanganan karhutla. Petugas tetap bekerja untuk memadamkan api, bahkan ketika kondisi mengharuskan mereka bertugas pada malam hari.

“Kesulitan ada, tapi bukan berarti kita nggak berupaya ya, kita tetap lakukan terus. Terus teman-teman juga kayak jangankan siang, malam juga dikerjakan,” ujar Yudho.

Ia juga menyatakan bahwa Manggala Agni akan terus menjalankan tugas pemadaman meskipun menghadapi risiko keselamatan di lapangan.

“Kalau yang lain mundur, Manggala Agni tetap bertahan biarpun ada risiko keselamatan. Tapi mereka tetap mengerjakan itu,” katanya.

Di tengah upaya pemadaman, kebakaran hutan dan lahan masih terjadi di sejumlah wilayah Indonesia, termasuk Pulau Kalimantan. Kalimantan Tengah menjadi salah satu daerah yang mencatat peningkatan titik panas atau hotspot dalam beberapa waktu terakhir.

Berdasarkan data Sistem Informasi Deteksi Dini Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan (SiPongi) Kementerian Kehutanan, hingga Sabtu (10/10/2026) pukul 21.00 WIB, terdeteksi 793 titik panas dengan tingkat kepercayaan tinggi (high confidence) secara nasional.

Data tersebut dihimpun berdasarkan pemantauan satelit NASA Terra/Aqua, NASA SNPP, dan NASA NOAA-20.

Jumlah itu meningkat sebanyak 356 titik dibandingkan sehari sebelumnya, Jumat (9/10/2026), ketika tercatat 437 titik panas.

Peningkatan juga terjadi di sejumlah provinsi di Kalimantan. Berikut rinciannya:

  • Kalimantan Tengah: 288 titik panas, naik dari 122 titik.
  • Kalimantan Barat: 44 titik panas, naik dari 13 titik.
  • Kalimantan Selatan: 28 titik panas, naik dari 13 titik.

Data tersebut menunjukkan peningkatan titik panas di sejumlah wilayah Kalimantan yang perlu menjadi perhatian dalam upaya pengendalian karhutla.

Pembentukan Masyarakat Peduli Api menjadi bagian dari upaya memperkuat keterlibatan masyarakat dalam penanganan kebakaran hutan dan lahan. Dengan melibatkan warga, upaya pengendalian diharapkan dapat menjangkau wilayah yang sulit diakses sekaligus memperkuat kesiapsiagaan di tingkat lokal.

Di tengah kendala akses, keterbatasan air, dan risiko keselamatan, petugas Manggala Agni terus berupaya menangani kebakaran di Kalimantan. Peningkatan titik panas juga menjadi pengingat pentingnya koordinasi antara petugas dan masyarakat untuk mempercepat penanganan serta menekan dampak karhutla.(dhil/kmps)

Topik: kalimantanKARHUTLA

TerkaitBerita

Pemkot Sibolga Percepat Pemulihan Pascabencana, Infrastruktur Prioritas Ditargetkan Rampung Desember 2026
Nasional

Pemkot Sibolga Percepat Pemulihan Pascabencana, Infrastruktur Prioritas Ditargetkan Rampung Desember 2026

oleh Editor : Affandy
12 Oktober 2026
MAKAM KUNO: Warga menelusuri area makam kuno dan bekas permukiman yang mendadak muncul setelah Waduk Gajah Mungkur surut akibat kemarau panjang. (Foto: Antara Foto/Mohammad Ayudha)
Nasional

Makam Kuno Bermunculan Pasca Waduk Gajah Mungkur Surut

oleh Editor : Memoarto
12 Oktober 2026
Gudang Distributor Minyak Goreng dan Sembako di Pulogadung Terbakar, 20 Mobil Damkar Dikerahkan
Peristiwa

Gudang Distributor Minyak Goreng dan Sembako di Pulogadung Terbakar, 20 Mobil Damkar Dikerahkan

oleh Editor : Affandy
11 Oktober 2026
Kepala BGN Tegaskan Anak Panti Asuhan yang Bersekolah Mendapat MBG Lewat Sekolah
Nasional

Kepala BGN Tegaskan Anak Panti Asuhan yang Bersekolah Mendapat MBG Lewat Sekolah

oleh Editor : Affandy
11 Oktober 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Direkomendasikan

Pemkot Sibolga Percepat Pemulihan Pascabencana, Infrastruktur Prioritas Ditargetkan Rampung Desember 2026

Pemkot Sibolga Percepat Pemulihan Pascabencana, Infrastruktur Prioritas Ditargetkan Rampung Desember 2026

12 Oktober 2026
MAKAM KUNO: Warga menelusuri area makam kuno dan bekas permukiman yang mendadak muncul setelah Waduk Gajah Mungkur surut akibat kemarau panjang. (Foto: Antara Foto/Mohammad Ayudha)

Makam Kuno Bermunculan Pasca Waduk Gajah Mungkur Surut

12 Oktober 2026
KEJAHATAN KEMANUSIAAN: Seorang perempuan Palestina membawa logistik bantuan dari Yayasan Kemanusiaan Gaza (GHF). (FOTO ILUSTRASI: GETTY IMAGE)

Prancis Sesalkan Keputusan Presiden Palestina Soal Penundaan Pemilu

12 Oktober 2026
JUARA BERTAHAN: Skuad Arsenal mengangkat trofi juara Community Shield 2026. (Foto Ilustrasi: (c) AP Photo/Alastair Grant)

Arsenal Sempat Bikin Pelatih Mikel Arteta Frustrasi

12 Oktober 2026

Terpopuler

  • Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    4986 shares
    Share 1994 Tweet 1247
  • Mayoritas Menteri Disentil Presiden, Menag Ingatkan Bawahannya Membeli Produk Dalam Negeri

    1032 shares
    Share 413 Tweet 258
  • Pemilahan Sampah Warga Rorotan Tembus 90 Persen, Biodigester Olah 1,2 Ton Sampah per Hari

    314 shares
    Share 126 Tweet 79
  • Jorge Jesus Enggan Menambah Besar Polemik Dengan Cristiano Ronaldo

    311 shares
    Share 124 Tweet 78
  • Real Madrid Buang Antonio Rudiger di Musim 2027/2028

    310 shares
    Share 124 Tweet 78
  • Tentang Kami
  • Redaksi Indopos
  • Pedoman Media Siber
  • Sitemap
Kontak Kami : 0899 064 8218

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya